Sampaikan PU, Simak Inı Saran Dan Masukkan Fraksi
Dalam sambutan pembukaan Handi mengatakan, bahwa agenda rapat hari ini adalah penyampaian Pemandangan Umum fraksi terhadap Nota Pengantar APBD oleh Bupati Sekadau terkait Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2027 pada tanggal 29 Oktober 2026 lalu.
Dari beberapa fraksi yang hadir Partai Golkar yang mendapatkan giliran pertama untuk menyampaikan PU-nya yang dibaca oleh Chandra Dawi,
fraksi ini menyarankan, agar APBD Kabupaten Sekadau TA 2027 yang diperkirakan berjumlah Rp 819,99 miliar menjadi perhatian bersama.
Fraksi ını menyarankan, Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.
"Dengan tetap memperhatikan pelayanan dasar terutama akses pendidikan dan kesehatan yang diperlukan masyarakat," katanya.
Fraksi Golkar mendukung kebijakan Pemerintah Pusat mengalihkan pembiayaan P3K melalui APBN.
Sementara itu giliran selanjutnya adalah fraksi PDI-P yang dibacakan oleh Selpanus Usel, dalam PU-nya fraksi ını mengingatkan agar pengalokasian anggaran tidak lagi dibagi merata pada Tahun Anggaran 2027 maka kurangi belanja daerah yang bersifat konsumtif, Pemerintah terjebak dalam membiayai birokrasi bukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Fraksi ini menyarankan, agar kedepannya Pemerintah Daerah harus melakukan penataan pasar dan mengatasi kemacetan di pasar tradisional Sekadau.
Fraksi juga menyarankan agar Pemerintah Daerah lebih mengutamakan pembangunan akses vital di pedesaan, seperti akses jalan di kilometer 23 eks Jalan Kayu Lapis karena ada Puskesmas di wilayah tersebut.
Jika melihat Pendapatan Asli Daerah hanya ditargetkan sebesar Rp112,60 miliar atau 13,73% dari total pendapatan daerah perlu adanya keterbukaan eksekutif tentang belanja operasional dinas terkait, dan mempertanyakan dana Rp5,5 miliar, yang dialokasikan untuk penyertaan modal Pemerintah Daerah ke PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat,sementara jalan rusak terabaikan.
Sementara itu giliran selanjutnya ada fraksi Partai Demokrat disampaikan Atanasius Jalol. Fraksi mendorong PAD sebagai modal awal pembangunan daerah Bumi Lawang Kuari, serta mendukung adanya rencana untuk tidak mengalokasikan anggaran untuk P3K tenaga pendidikan dan kesehatan melalui APBN.
Sementara itu selanjutnya adalah giliran fraksi Partai Gerindra yang dibacakan Yosep. Fraksi ini mendukung gaji dan tunjangan P3K diserahkan kepada Pemerintah Pusat melalui APBN.
Fraksi ini menyarankan agar Pemerintah Daerah untuk terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat guna mengatasi terhambatnya pembangunan di daerah.
Semetara itu ditempat yang sama giliran fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang dibacakan oleh Helcosoni. Fraksi ini menyarankan agar Pemda untuk terus mengoptimalkan Pendapatan Daerah.
Fraksi ını juga menyarankan agar Pemda terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi terkait dana transfer ke daerah,dan diharapkan supaya Pemerintah Daerah untuk terus memperhatikan akses antar kecamatan dan desa juga akses pendidikan di daerah pedalaman, serta pemerataan pelayanan kesehatan di pelosok desa.
Sementara itu giliran fraksi Persatuan yang dibacakan oleh Lorensius Ardi Wiranata. Fraksi ingin memastikan hasil sewaan HGB di terminal, perlu mengetahui total anggaran dari pusat untuk gaji dan tunjangan P3K di kabupaten Sekadau
Sementara itu giliran Fraksi Partai Nasdem yang dibacakan oleh Efa Fras, Fraksi ini meminta agar kebijakan fiskal dikelola dengan hati-hati, fraksi kami ingin terus mendorong agar Pemerintah Daerah untuk terus berupaya menggali sumber Pendapatan Daerah.
"Tapi tidak menekan masyarakat dan menambah beban daya beli masyarakat," sarannya.
Semua saran ataupun masukan yang disampaikan oleh fraksi DPRD kabupaten Sekadau terkait APBD Kabupaten Sekadau TA 2027 yang diperkirakan berjumlah Rp 819,99 miliar, angka ini menurun dari tahun sebelumnya dengan nominal Rp19,90 miliar atau 2,43% dibandingkan tahun 2026, yaitu sebesar Rp 839,14 miliar. Sedangkan, Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp112,60 miliar atau 13,73% dari total pendapatan daerah
Hadir Ketua DPRD kabupaten Sekadau Hermanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Mohammad Isa, serta 17 Anggota DPRD kabupaten Sekadau, Plh Sekretaris DPRD kabupaten Sekadau Handayani, Sejumlah Kepala SKPD dan OPD di lingkup Pemda Sekadau (tar/man).









