Berita Faktapagi.com hari ini

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Jumat, Juni 26, 2026

Peringati HUT Kabupaten Deli Serdang ke 80 PTPN I Regional 1 dan Forkompincam Tanjung Morawa Tanam 300 Pohon

Berfoto bersama usai melakukan tanam perdana pohon sebagai bentuk peringatan HUT Kanu Deli Serdang yang diinisiasi oleh PTPN I Kamis (25/06/2026) kemarin.
DELI SERDANG-FAKTAPAGI.COM.Perseraon Terbatas (PT) Perkebunan Nusantara I Regional 1 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Tanjung Morawa melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Dagang Kerawan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Deli Serdang ke-80 Tahun 2026 dan HUT ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus wujud sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Region Head PTPN I (Persero) Regional 1, Wispramono Budiman, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan program lanjutan PTPN Group yang tahun ini mengusung tema “Our Power, Our Planet” atau “Kekuatan Kita, Planet Kita”. Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa sebagai bagian dari BUMN, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kami juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian alam serta bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN Group.

“Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung program pelestarian alam demi keberlanjutan kehidupan di masa depan,” katanya.

Usai sambutan, Wispramono Budiman bersama Sekretaris Kecamatan Tanjung Morawa Fuad Ikhwan Hasibuan, Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Morawa, serta perwakilan Koramil 0201-16/Tanjung Morawa melakukan penanaman pohon secara simbolis di Jalan Industri, Desa Dagang Kerawan. Kegiatan tersebut turut diikuti para Kepala Bagian, Head of PMO, Manajer Unit Tembakau, pengurus Serikat Pekerja Perkebunan, karyawan PTPN I Regional 1, serta jajaran Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 bibit pohon ditanam, terdiri atas 50 bibit pohon duku, 50 bibit pohon manggis, 100 bibit pohon mahoni, dan 100 bibit pohon trembesi. Bibit-bibit tersebut akan ditanam di sejumlah titik lahan gersang dan kawasan rawan longsor di beberapa desa di Kecamatan Tanjung Morawa.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PTPN Group dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan dan masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem dan keberlanjutan alam.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah daerah melalui kolaborasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Tanjung Morawa, Fuad Ikhwan Hasibuan, menyampaikan apresiasi kepada PTPN I Regional 1 atas kontribusinya dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, upaya menjaga kelestarian alam tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi kepedulian PTPN I Regional 1 terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendukung upaya pelestarian alam dan meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, PTPN I Regional 1 berharap dapat memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Kabupaten Deli Serdang (tim)

Usai Tutup Kegiatan Tambang Galian C Forkompinda dan Satgas Elang Biru Gelar Syukuran Dan Santuni Anak Yatim

Penyambutan unsur Forkompinda kabupaten Deli Serdang saat acara syukuran atas keberhasilan menghentikan kegiatan tambang Galian C, Kamis (25/06/2026) kemarin.
DELI SERDANG- FAKTAPAGI.COM. Sebanyak 500 ratus warga masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestarian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara ( PMPKKBSUSU ) dari lima Kecamatan, yakni Kecamatan Pantai Labu, Betingin, Lubuk Pakam, Pagar Merbau dan Galang menggelar Pesta rakyat dan syukuran serta menyantuni 350 anak yatim yang digagas Satgas Elang Biru  DPP Garpu Nasdem, Di Jalan Sempurna, Desa Sidodadi R, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (25/6/2026) kemarin.

Pesta rakyat dan syukuran ını dilaksanakan setelah adanya Kolaborasi antara Masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Peduli Keutuhan Dan Kelestrian Bantaran Sungai Ular Sumatera Utara (PMPKKBSUSU) bersama Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem, DPC Papera Deli Serdang, Forkopimda Deli Serdang dan Penegak Hukum (PH) Deli Serdang pihak Denpom Lubuk Pakam dan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) II Medan dalam penertiban Lokasi Galian C atau Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Bantaran sungai ular ini membuahkan hasil dan dalam beberpa bulan terakhir seluruh aktifitas Galian C ditertibkan secara total.

Pihak PMPKKBSUSU dan Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem dan DPC Papera Deli Serdang merasa kerusakan lingkungan di bantaran Sungai Ular akibat Galian C atau Galian Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab akibat keserakahan dan hanya memikirkan Keuntungan pribadi, kegiatan Ilegal tersebut dalam beberapa tahun ini benar-benar menjadi sorotan masyarakat, karena mengancam kehidupan habitat lingkungan serta dapat mendatangkan bencana banjir besar bagi masyarakat sekitar, bilamana bantaran sungai ular tersebut jebol.

Berdasarkan keluhan masyarakat tersebut, menjadi konsentrasi Forkompinda Deli Serdang untuk bertindak serta menertibkan pelaku dalam beberapa bulan terakhir, sehingga seluruh kegiatan galian C di bantaran Sungai Ular ditindak dan ditertibkan secara total 

Sebelum masuk ke lokasi acara, seluruh tamu undangan disambut dengan tarian reok dan wayang orang sebagai wujud pelestarian budaya jawa yang ada di desa tersebut, sekaligus seluruh tamu undangan mendapat kalungan bunga penghormatan dari Ketua PMPKKBSUSU Naryo dan Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem Jaiman Supnur alias Okky yang juga sebagai Penasehat PMPKKBSUSU, serta siraman bunga tepung tawar dari para ibu pengajian di desa setempat.

Dalam Acara tersebut Jaiman Supnur selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem  yang juga penasehat PMPKKBSUSU Memabawa Doa syukuran dalam pesta rakyat Penutupan Lokasi Galian C yang sekaligus dirangkai dengan penyanyunan 350 anak yatim.

Selanjutnya Jaiman Supnur juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Bupati Deli Serdang dan Forkopimda lainnya yang telah melakukan penutupan lokasi galian C bersama masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU dan Ormas Papera Deli Serdang yang selama ini terus berkoordinasi dan menbuat pengaduan secara tertulis dan lisan sehingga terwujudla penutupan lokasi Galian C tersebut.

"Saat ini saya selaku penasehat PMPKKBSUSU dan juga selaku Dansatgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem menggaransi bahwa tidak ada lagi Galian C di bantaran Sungai Ular di wilayah 5 kecamatan, masing-masing, Kecamatan Beringin, Galang, Pagar Merbau, Lubuk Pakam dan Pantai Labu, sebab setelah penutupan PMPKKBSUSU terus melakukan pengawasan," ujar Jaiman Supnur.

Sementara dalam Kata sambutan Kepala BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT sangat mengapresiasi acara pesta rakyat dan syukuran yang dirangkai dengan menyantuni 350 anak yatim serta mengundang pegiat seni jawa penampilan reok ponorogo dan wayang orang.


"Saya seumur hidup baru kali ini disambut dengan seni Reok dan wayang orang serta dikalungi rangkaian bunga sebagai tanda penghormatan, sangat luar biasa masyarakat yang tergabung dalam PMPKKBSUSU," ujar Feriyanto.


Selain itu Feriyanto juga menegaskan bahwa wilayah bantaran sungai ini merupakan pengawasan mereka, sehingga pihak BBWSS II Medan berencana akan mempetbaiki Bantaran sungai yang rusak akibat galian C drai pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Diperkirakan ada 12 titik bayaran Sungai Ular yang rusak di wilayah kabupaten Deli Serdang dengan panjang 40 kilometer, sehingga perbaikan ini sudah dianggarkan tahun 2026 hingga Tahun 2027 mendatang, langkah tegas masyarakat dari PMPKKBSUSU ini perlu di contoh oleh masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai, sehingga kerusakan Bantaran Sungai Ular dapat teratasi," tegas Feriyanto.

Sedangkan Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan yang diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi menyampaikan Permohonan maaf karena tidak dapat hadir karena danya kegiatan pelantikan 76 Kepala Desa se-kabupaten Deli Serdang, Bupati sangat ingin berhadir dalam pesta rakyat dan syukuran ini, namun berbenturan dengan acara pelantikan kades tersebut.

Bupati Deli Serdang menyampaikan pesan bahwa dirinya sangat mengapresiasi masyarakat PMPKKBSUSU yang sangat peduli akan lingkungan dan berani mengadu dan bertindak bersama pihak Forkopimda serta penegak Hukum di deli serdang untuk menutup lokasi galian C illegal tersebut.

Yusnaldi juga menegaskan, setelah penutupan lokasi galian C ini, pihak Forkopimda dan masyarakat selalu bergantian melakukan patroli, memastikan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab kembali melakukan praktik galian C itu.

Usai kata sambutan, Secara simbolis puluhan anak yatim mendapatkan santuan berupa sembako dan uang tunai yang bertepatan dengan tanggal 10 Muharram 1448 Hijriyah yang merupakan Hari Rayanya anak Yatim.

Kegiatan Pesta Rakyat ini juga digelar makan bersama dengan menggunakan daun pisang yang diatasnya diletakkan nasi serta lauknya yang akan disantap bersama-sama sebagai wujud kebersamaan. 

Hadir dalam acara syukuran dan pesta rakyat tersebut, Bupati Deli Serdang Asriludin Tambunan diwakilkan Kepala Dinas Sosial Yusnaldi, Kepala Balai BBWSS II Medan Feriyanto Pawenrusi,ST, MT Beserta rombongan, Kapolresta deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana S.IK, M.Si, yang diwakili Wakapolsek Beringin Iptu Kurnia, Perwakilan Denpom I/1-3 Lubuk Pakam, Perwakilan Dandim 0204/DS, Ketua DPD Papera Sumut Suratman (tim).

Fery Penyeberangan Sunyat Abaikan Mobil Ambulance, Kalau Tidak Serius Angkat Kaki Saja.

 

Mobil Ambulance saat menunggu untuk di seberangkan membawa salah satu pasien gawat darurat namun tidak dilayani oleh Fery (22/06/2026) malam.


SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Warga Belitang Hulu pertanyakan keseriusan pelayanan Fery Penyeberangan Sunyat, pasalnya waktu mobil Ambulance bawa orang sakit yang mau di bawa Ke RSUD Sekadau malam tanggal 22 tanggal 2026 tidak dilayani. Hal ini menimbulkan protes keras warga, karena sejatinya Fery penyebrangan merupakan sarana transportasi umum yang harus melayani warga selama 24 jam. Jika tidak bisa melayani 24 jam paling tidak jika ada yang urgent seperti bawa orang sakit setidaknya bermurah hatilah untuk melayani.

"Kami kecewa sekali dengan pelayanan Fery Penyeberangan di Sunyat, seharusnya warga yang sakit mau dibawa ke rumah sakit malam-malam mestinya dilayani, kalau tidak konsisten sebaiknya angkat kaki saja," kata Abus Yanto warga Belitang Hulu kepada media ını melalui pesan WhatsApp Kamis (25/06/2026) malam.

Menurut dia, kehadiran Fery Penyeberangan di wilayah Belitang tujuannya adalah untuk melayani warga di tiga kecamatan Belitang yang terisolasi oleh sungai Kapuas, tujuannya supaya angkutan barang dan orang bisa lancar, maka ditugaskan lah Fery sebagai alternatif lain supaya arus transportasi lancar.

Hanya saja, pelayanan Fery sering lalai, mereka bekerja tidak sesuai dengan tugasnya sebagai pelayan, apalagi jika ada warga sakit yang membutuhkan pertolongan segera. "Harusnya  dilayani, bukan di cuekin seperti beberapa hari lalu," katanya kesal.

Untuk itu itu ia meminta agar pihak terkait,karena Fery tersebut adalah wewenang Pemerintah Provinsi sebaiknya pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan atau petugas yang ada di kabupaten Sekadau saat ını.

"Kalau petugas tidak baik, sebaiknya rolling saja, karena warga Belitang sangat membutuhkan pelayanan yang baik dari Fery Penyeberangan tersebut," pintanya.

Dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan kabupaten Sekadau Awan Setiawan terkait hal ini ia mengatakan, pihaknya memahami dan turut prihatin atas kejadian yang dialami masyarakat,terlebih jika menyangkut pasien yang memerlukan penanganan medis segera.

"Seharusnya pelayanan terhadap kondisi darurat, seperti Ambulance yang membawa pasien, harus menjadi perhatian utama sesuai prosedur yang berlaku,"ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Sekadau akan segera berkoordinasi dengan instansi yang berwenang, yaitu Pemerintah Provinsi, Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar Kementerian Perhubungan dan pengelola lintasan penyeberangan, untuk meminta klarifikasi serta melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.

" Apabila ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur, tentu akan menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Terpenting kata dia, pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam keadaan darurat, harus terus ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten akan menyampaikan aspirasi masyarakat agar pelayanan penyeberangan, terutama bagi ambulan dan kondisi darurat lainnya, menjadi prioritas.

Kendaraan darurat yang menjadi prioritas pada angkutan penyeberangan fery adalah Mmbulan yang membawa pasien, mobil pemadam kebakaran dan kendaraan penanggulangan bencana. Komitmen ini akan kami sampaikan kepada pihak PT. ASDP Indonesia Fery sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu pemerintah Kabupaten Sekadau juga telah menerima aspirasi masyarakat terkait keterbatasan frekuensi penyebrangan yang saat ini hanya 18 trip perhari. Aspirasi tersebut telah kami koordinasikan dengan instansi yang berwenang yaitu, Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar Kementerian Perhubungan baik secara langsung dan melalui surat Bupati Sekadau yang ditujukan kepada Kepala Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar (Surat Nomor 500.11/824/Dishub/2026 perihal penambahan jam pelayanan kapal perintis lintasan Sungai Asam – Sunyat Tanggal 9 Juni 2026) dan koordinasi langsung yang dilaksanakan pada tanggal 22 juni 2026 bertempat di Gedung Kantor Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar. 

Adapun yang dibahas adalah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan penyeberangan, mengevaluasi jadwal operasional serta mengusulkan untuk menambah frekuensi perjalanan.

Untuk diketahui kata dia,bahwa fery yang beroperasi di Sungai Asam – Sunyat adalah fery penyeberangan perintis.

"Sehingga terkait pembiayaan operasional bergantung pada subsidi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan ( Direktorat Jenderal Perhubungan Darat) atas keluhan dan aspirasi masyarakat pihak Balai Transportasi Darat Kelas II Kalbar akan segera menyampaikan permohonan penambahan anggaran subsidi kepada Kementerian Perhubungan,"imbuhnya (tar).

Rabu, Juni 24, 2026

Kapolrestabes Medan Ingatkan Personel Tetap Sabar dan Humanis Saat Mengawal Aksi Unjuk Rasa

 

Pengamanan yang humanis yang di tunjukkan Kapolrestabes Medan, Senin (22/06/2026) kemarin.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Nommensen (KBMN) Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara. Aksi yang membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan nasional tersebut berlangsung dinamis, namun tetap dapat dikendalikan berkat pendekatan sabar, humanis, dan dialogis aparat gabungan di lapangan, Senin (22/062026) kemarin.

Sejak awal kegiatan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak turun langsung memantau jalannya pengamanan. 

Ia bersama personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan memastikan seluruh rangkaian aksi penyampaian aspirasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Massa KBMN tiba di depan Gedung DPRD Sumatera Utara setelah melakukan long march. Dalam aksinya, mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, revisi UU TNI dan UU Polri, stabilisasi ekonomi nasional, hingga pengesahan beberapa regulasi nasional lainnya.

Dalam pelaksanaannya, situasi sempat mengalami peningkatan eskalasi ketika sebagian massa berupaya menerobos barikade, membakar ban, serta melempar botol air mineral ke arah petugas. Meski demikian, aparat tetap bersikap sabar, tidak terpancing emosi, dan mengedepankan pendekatan persuasif serta dialogis.

Kapolrestabes Medan melalui pengeras suara berulang kali mengingatkan seluruh personel agar tetap sabar dan mengutamakan pelayanan humanis kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi.

“Saya minta seluruh personel tetap sabar, humanis, dan jangan terpancing. Tugas kita adalah mengamankan serta melayani masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum,” tegasnya.

Arahan tersebut menjadi pedoman utama di lapangan sehingga setiap potensi gesekan dapat diredam dengan pendekatan yang terukur dan profesional.

Ketegangan kembali terjadi ketika massa mengetahui keberadaan Rektor Universitas HKBP Nommensen berada di dalam Gedung DPRD Sumut. Sejumlah mahasiswa menyampaikan kekecewaan karena sebelumnya permohonan penggunaan atribut kampus tidak disetujui pihak universitas.

Di tengah situasi tersebut, aparat kepolisian tetap membuka ruang komunikasi dan mendorong terjadinya dialog antara mahasiswa dan DPRD Sumatera Utara. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika perwakilan DPRD akhirnya menerima massa aksi untuk berdialog.

Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H. Salman Alfarisi, Lc., M.A. (Fraksi PKS) dan Anggota Komisi A DPRD Sumut Irham Buana Nasution, S.H., M.Hum. (Fraksi Partai Golkar).

Meski sebagian massa belum sepenuhnya puas karena pimpinan DPRD tidak hadir langsung, aparat tetap mengedepankan sikap sabar, tenang, dan humanis dalam mengendalikan situasi di lapangan.

Pada beberapa momen ketika terjadi aksi dorong dan pelemparan, petugas tetap bertindak terukur, profesional, dan tidak melakukan tindakan berlebihan.

Berkat kesabaran seluruh unsur pengamanan, komunikasi yang baik, serta pendekatan humanis, situasi akhirnya dapat dikendalikan tanpa terjadi bentrokan. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib dan kembali ke Universitas HKBP Nommensen.

Secara keseluruhan, pengamanan aksi melibatkan 644 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, dan Dinas Perhubungan. Aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mencerminkan komitmen aparat dalam mengawal kebebasan menyampaikan pendapat secara sabar, humanis, profesional, dan berkeadilan (tim).

Selasa, Juni 23, 2026

Persiapkan Kontingen, Kwarcab Sekadau Akan Krim 32 Orang Ikuti Jamnas Di Cibubur.

 

Kontingen Kwarcab Sekadau yang melakukan Karantina sebelum diberangkatkan pada kegiatan Jamnas di Cibubur bukan Agustus mendatang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Sekadau berencana akan mengirim 32 orang peserta untuk mengikuti  Jambore Nasional (Jamnas) yang ke XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur Jakarta Timur. Kegiatan Jamnas tersebut akan dilaksanakan dari tanggal 13 sampai tanggal 20 Agustus mendatang.

Hal ini dikatakan oleh Hermansyah. M, SE.,MAP ketua kwarcab Sekadau. Saat ini kata dia lagi Kwarcab Sekadau tengah mempersiapkan segala sesuatu baik latihan maupun persiapan lain kontingen yang akan mengikuti Jamnas nanti.

"Kabupaten Sekadau akan mengirim sebanyak 32 peserta Pramuka tingkat penggalang dengan usia antara 11-15 tahun, hasil seleksi di tujuh kwartir ranting se kabupaten. Sekadau yang nantinya akan kita berangkat untuk mengikuti jambore Nasional ke XII di Cibubur," katanya kepada media ını Senin (22/06/2026) melalui pesan singkat.

Dikatakan dia lagi, berbagai persiapan sedang dilakukan diantaranya yakni melaksanakan karantina bagi peserta, sedangkan untuk karantina pertama, sudah selesai dilaksanakan dari tanggal 17-19 Juni 2026 yang lalu bertempat di gedung PGRI kecamatan Sekadau Hilir. 

Menurut dia, karantina bagi peserta itu sendiri bertujuan untuk menjaga kesehatan peserta, serta persiapan dan pembentukan karakter menjaga kedisiplinan serta pembentukan fisik dan mental dan kekompakan peserta.

Selanjutnya, karantina kedua akan dilaksanakan kembali pada tanggal 5-9 Juli 2026, Karantina terakhir ini bertujuan untuk mematangkan persiapan kontingen sebelum berangkat.

Selain 32 orang peserta Kwarcab Sekadau juga mengirim 4 orang kakak pembina yang akan mendampingi para peserta yang ketuai oleh Kamarudin,S.Pd

"Ia juga meminta doa warga kabupaten Sekadau agar kontingen kabupaten Sekadau mampu berbicara banyak dan mengharumkan nama kabupaten Sekadau," pintanya (tar/man/wos).


Senin, Juni 22, 2026

Lepas Tim POPDA, Wabup Minta Jaga Nama Baik Daerah, Berjuanglah Dengan Penuh Semangat

 

Wabup saat melepas keberangkatan tim POPDA kabupaten Sekadau, Minggu (21/06/2026) di halaman Mall Pelayanan Publik kecamatan Sekadau Hilir.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil bupati (Wabup) kabupaten Sekadau Subandrio S.H.M.H melepas keberangkatan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) asal Sekadau yang akan mengikuti pertandingan di Pontianak. Ia berpesan kepada tim yang bertanding agar mengikuti turnamen antar kabupaten ını dengan penuh semangat dan sportivitas untuk menjaga nama baik Daerah. Kalau bisa juara berjuanglah sekuat tenaga,"pesan kepada tim Minggu (21/06/2026) di halaman Mall Pelayanan Publik kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam arahannya ia berpesan,agar ketika mengikuti kegiatan turnamen bergensi tersebut tetap semangat dan selalu menjaga nama baik Daerah.

"Saya berharap agar peserta tetap semangat raihlah prestasi yang bisa membanggakan kabupaten Sekadau," pesannya.

Karena tim sepakbola kabupaten Sekadau selama turnamen antar daerah selalu diperhitungkan sebagai tim kuat, semoga tahun ını tim dari kabupaten Sekadau bisa bertanding dengan baik, kalau bisa juara.

Kepada official tim ia juga meminta untuk selalu menjaga serta membimbing anak-anak peserta agar tidak mencemari nama baik Daerah, karena sebagai tim sepakbola yang diturunkan oleh Daerah adalah sebagai duta olahraga yang seyogyanya selalu bertindak atas nama daerah bukan pribadi.

"Bertanding lah dengan penuh semangat dan mental juara, jangan minder tunjukkan bahwa kabupaten kita memiliki tim yang solid," pesan orang nomor dua di bumi Lawang Kuari.

Sementara itu ditempat yang sama Gunawan, Plt Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata kabupaten Sekadau dalam laporannya menyampaikan, bahwa kontingen kabupaten Sekadau akan mengikuti dua cabang olah raga yaitu Sepakbola dan Sepak Takraw.

Ia juga meminta agar selama mengikuti turnamen tetap menjunjung tinggi sportifitas dengan mengedepankan kemampuan skill dan kemampuan yang dimiliki, karena nama baik Kabupaten Sekadau dalam bidang olahraga ada dipundak kalian, maka dari itu bertanding lah dengan semangat sebagai Askar Lawang Kuari, sebuah nama keramat julukan kabupaten Sekadau.

"Selamat bertanding semoga sukses dan berhasil meraih juara," doanya.

Sementara itu, Iskandar kepala Bidang Olahraga Disporapar kabupaten Sekadau yang juga ketua tim dalam arahan mengatakan, ia bersyukur karena Kabupaten Sekadau bisa memberangkatkan tim untuk mengikuti dua turnamen bergensi tingkat provinsi.

Ia meminta doa dan dukungan masyarakat kabupaten Sekadau, supaya tim yang ia bawa bisa meraih juara.

"Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Sekadau agar para atlet dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik,” pintanya (tar/wos/man).

Minggu, Juni 21, 2026

Bawa 1/2 Kg Sabu Siap Edar, LS Berhasil Ringkus Oleh Satresnarkoba Polres Deli Serdang

Pelaku saat berhasil diamankan oleh Satres Narkoba Polres Deli Serdang beberapa waktu lalu.
DELI SEDANG-FAKTAPAGI.COM.Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Pada operasi tersebut tim  berhasil mengamankan seorang pria berinisial LS, 43 tahun warga Cemara Pasar 1 Lorong 3 Barat Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. LS diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran Narkotika jenis Sabu.

Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi,SH, MH menyampaikan, bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang di sampaikan oleh masyarakat pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2026 sekira pukul  17.00 wib. 

Dari informasi tersebut akan ada transaksi Narkoba di suatu tempat yang dibawa oleh seseorang warga berinisial LS warga Lorong barat Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subnit II Unit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang segera melakukan penyelidikan ke lokasi yang di maksud, personil Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan sekira pukul 18.00 wib personil tiba di lokasi dan melihat ciri ciri Pelaku yang di informasikan oleh masyarakat

Setelah melihat pelaku personil Sat Resnarkoba melakukan under cover da kemudian personil melakukan Tindakan Kepolisian terhadap pelaku LS. 

Kemudian setelah berhasil mengamankan pelaku personil menemukan, barang bukti berupa 5 plastik klip transparan yang berisikan sabu dengan berat bruto 506,87 gram, 1 unit HP android merek oppo, 1 plastik asoy warna putih, dan 1 buah paperbag warna coklat putih yang berada dimeja didepan pelaku saat itu.

Kemudian petugas melakukan interogasi awal terhadap pelaku tentang kepemilikan Barang Bukti Narkotika tersebut bahwa pelaku mengakui jika barang bukti Narkotika adalah miliknya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa Polresta Deli Serdang akan terus memerangi peredaran narkoba dan akan menindak tegas bagi pelaku yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba. 

"Polresta Deli Serdang berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan kami juga mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba" Tegas Kasat Narkoba (tim).

Sabtu, Juni 20, 2026

Delegasi IMT-GT Bersama KLH RI Kunjungi PT SDLi, Perkuat Kerjasama Pengolahan Limbah Dan Ekonomi Sirkular

 

Kunjungan IMT+GT bersama kementerian Lingkungan Hidup RI ke Fasilitas Pengelolaan Limbah PT SDLI Jum'at (19/06/2026) kemarin.

PERCUT SEITUAN-FAKTPAGI.COM.Delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) bersama Kementerian  Lingkungan Hidup Republik Indonesia melalui Working Group on Environment  melakukan kunjungan lapangan ke fasilitas pengelolaan limbah milik PT Sumatera Deli Lestari Indah (SDLI) yang berlokasi di Dusun IXI, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026) kemarin.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan 6th IMT-GT Working Group on Environment yang bertujuan memperkuat kolaborasi regional dalam pengelolaan lingkungan hidup, pengembangan ekonomi sirkular, serta pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara anggota.

Director Of IMT-GT Subregional Cooperation, Mr Amri Bukhairi Bakhtiar pada wartawan, Jumat (19/6/2026) mengatakan, kunjungan delegasi ke PT SDLi untuk, menyampaikan bahwa kunjungan ke SDLi dilakukan untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan limbah yang telah diterapkan perusahaan serta potensi pengembangannya sebagai salah satu referensi bagi negara-negara anggota IMT-GT.

“Kami ingin memahami bagaimana SDLi mengelola limbah secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Selain aspek teknis pengelolaan limbah, kami juga melihat bagaimana perusahaan dapat menjalankan kegiatan usahanya sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Mr Amri.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Ibu Andina, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program kerja IMT-GT sektor lingkungan yang saat ini terus berjalan dan berkembang.

“SDLI terus berupaya meningkatkan kinerja pengelolaan limbah melalui pengembangan fasilitas dan teknologi yang mendukung pengelolaan limbah secara lebih efektif dan berkelanjutan. Salah satu rencana strategis yang dipaparkan adalah pengembangan pengelolaan sampah elektronik yang sejalan dengan kebutuhan dan tantangan lingkungan ke depan,” jelas Ibu Andina.

Dalam kesempatan tersebut, mana Jumat jemen SDLI memaparkan berbagai program dan rencana pengembangan perusahaan, termasuk peningkatan kapasitas pengelolaan limbah B3 dan non-B3, penguatan teknologi pengolahan limbah, serta pengembangan fasilitas pengelolaan sampah elektronik (e-waste). 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Legal and Compliance PT SDLi, Benny P. Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi IMT-GT dan dukungan Kementerian Lingkungan Hidup terhadap penguatan kerja sama regional di bidang lingkungan.

“Kami merasa terhormat dapat menerima kunjungan delegasi IMT-GT di fasilitas SDLi. Forum ini menjadi wadah yang sangat baik untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring kerja sama, serta mendorong implementasi ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah di kawasan,” ungkap Benny.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat menghasilkan berbagai gagasan dan peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pengembangan tata kelola limbah yang lebih baik, baik di Indonesia maupun di kawasan IMT-GT secara keseluruhan.

“Kami optimistis sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan di kawasan IMT-GT akan memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pengelolaan limbah yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tutupnya (tim).

Kapolri Diminta Tolak Upaya Banding PTDH Kompol DK

 

Ketua A-PPI Sumut.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Sumatera Utara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, atas keputusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang dijatuhkan kepada Kompol Dedi Kurniawan. Keputusan ini kami pandang sebagai langkah yang tepat, adil, dan tak terelakkan.

Berdasarkan keterangan resmi, Kompol Dedi Kurniawan terbukti secara sah dan meyakinkan melalui hasil uji forensik yang dilakukan di Laboratorium Forensik Polda Sumut sebagai pengguna aktif narkoba. 

"Fakta ini sudah cukup menjadi dasar kuat bagi penegakan aturan kedinasan yang berlaku di tubuh Kepolisian Republik Indonesia," katanya Kamis (18/06/2026) kemarin.

Selain itu, nama dan integritas institusi Polri juga tercoreng parah akibat perbuatan yang melibatkan dirinya. Melalui rekaman video yang sempat viral di ruang publik, Kompol Dedi Kurniawan terlihat diduga sedang menggunakan vape getar bersama seorang wanita di salah satu rumah makan di Kota Medan.

Peristiwa itu bukan hanya menjadi tontonan memalukan, tetapi telah merusak kepercayaan masyarakat serta menodai citra bersih dan wibawa Polri yang selama ini dijaga dengan susah payah.

Menanggapi kabar bahwa Kompol Dedi Kurniawan mengajukan upaya banding ke Mabes Polri atas putusan hasil sidang etik di Bidang Propam Polda Sumut, DPW A-PPI Sumut menyatakan sikap tegas menolak permohonan tersebut. 

Kami berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat menindaklanjuti dengan konsisten dan menolak keras upaya banding itu.

Jangan sampai keputusan yang sudah tepat ini dibatalkan atau dilemahkan hanya karena proses hukum lanjutan. Jika dibiarkan, hal ini justru akan menimbulkan kesan bahwa pelanggaran berat dapat dimaafkan, dan membuka celah bagi oknum lain untuk mengulangi perbuatan serupa.

Masyarakat berharap Kapolri dapat bersikap tegas bagi siapa pun aparat, tanpa pandang pangkat, jika terbukti melanggar hukum dan kode etik profesi, harus bertanggung jawab penuh dan menerima konsekuensinya. Polri harus terus membersihkan jajarannya dari unsur-unsur yang merusak, agar tetap dipercaya sebagai garda terdepan pelindung, pengayom, dan penegak hukum bagi seluruh rakyat Indonesia (tim).

Ketua PW KAMMI Sumut Meminta Agar Penyampaian Aspirasi Harus Jaga Ketertiban

 

Irham Sadani Rambe.

MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Di tengah maraknya gelombang aksi unjuk rasa di berbagai daerah, Ketua Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara Irham Sadani Rambe mengajak, semua elemen untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas dan kondusifitas di Sumut. Ia juga mengajak masyarakat agar selalu berfikir kritis dan tidak terprovokasi oleh informasi yang beredar saat ini, karena memang belum tentu benar.

"Ayo sama-sama seluruh elemen masyarakat baik pemuda dan mahasiswa mari bersama-sama bersatu membangun persatuan untuk perdamaian agar negara kita bisa semakin baik,"ungkap Irham Sadani Rambe pada wartawan, Jumat (19/06/2026) kemarin.

Lebih lanjut Irham mengatakan,bahwa penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati. Namun, menurutnya, setiap gerakan dan aksi penyampaian pendapat perlu dilakukan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, ruang demokrasi harus tetap hidup. Masyarakat, khususnya mahasiswa, memiliki hak untuk menyampaikan kritik dan gagasan terhadap berbagai persoalan bangsa. "Namun di sisi lain, kita juga harus memastikan setiap gerakan berjalan dengan tertib, damai, dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas,” ujarnya. 

Ia menilai meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dapat menjadi energi positif bagi perbaikan bangsa apabila disertai argumentasi yang kuat dan solusi yang konstruktif.

Karena kata dia, kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan Indonesia.

“Kritik adalah bagian dari kecintaan terhadap bangsa. Kita ingin melihat Indonesia semakin baik, sehingga setiap aspirasi harus menjadi kekuatan perubahan, bukan menjadi pemicu perpecahan,” katanya.

Untuk itu PW KAMMI Sumut juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Selain itu, Ketua PW KAMMI Sumut tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan semangat persatuan serta menjaga suasana yang aman dan kondusif di tengah perbedaan pandangan yang muncul dalam proses demokrasi.

Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Yang harus kita jaga bersama adalah persatuan, keamanan lingkungan, dan suasana kondusif di Sumatera Utara maupun Indonesia,” tutup Irham (tim).