Berita Faktapagi.com hari ini

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Kamis, September 10, 2026

Pemain Lama Narkoba Di Sekadau,NP Dan Rekannya Di Ringkus



SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Satuan Reserse Narkoba Polres Sekadau mengamankan dua pria yang diduga terlibat tindak pidana narkotika. Salah satu dari mereka, berinisial NP (39) diketahui merupakan residivis kasus narkotika dan A (42) diamankan di depan rumah NP di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Minggu (06/09/2026) malam.

Dari pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan dengan disaksikan para saksi, polisi menemukan satu buah plastik klip transparan berukuran besar yang di dalamnya berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 100,04 gram.

Kasat Resnarkoba Polres Sekadau AKP Sagi melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas sekitar pukul 15.30 WIB.

"Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya orang yang diduga menguasai, memiliki atau menyimpan narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan," kata Iwan dalam keterangannya, Rabu (09/09/2026) melalui pesan WhatsApp.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada NP dan AD yang diamankan petugas sekitar pukul 19.00 WIB di depan rumah NP. Keduanya selanjutnya diperiksa dan digeledah dengan disaksikan para saksi.

Selain plastik klip transparan berisi kristal putih yang diduga sabu, petugas mengamankan satu kantong plastik transparan kosong berukuran besar, satu kantong plastik hitam dan satu tas berwarna hitam merek Ripcurl.

Polisi juga menyita satu unit Toyota Avanza Veloz warna hitam beserta kunci kontak serta tiga unit smarpthone merek Samsung.

"Seluruh barang bukti bersama kedua orang tersebut kemudian dibawa dan diamankan ke Mapolres Sekadau untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Iwan mengatakan N diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Keduanya kini diamankan di Mapolres Sekadau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Keduanya dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," ungkapnya.

Iwan mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Menurutnya, informasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengungkap dugaan tindak pidana narkotika.

"Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap kasus narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sekadau," pungkasnya
Sesuai informasi yang didapat, ada kabar burung, bahwa dugaan pelaku tidak hanya dua, masih ada satu lagi. Masyarakat meminta aparat untuk mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya siapapun yang terlibat peredarann Narkoba kabupaten Sekadau (sumber humas/red).

Pemain Lama Narkoba Di Sekadau NP,.Dan Rekannya Di Ringkus

 

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Satuan Reserse Narkoba Polres Sekadau mengamankan dua pria yang diduga terlibat tindak pidana narkotika. Salah satu dari mereka, berinisial NP (39) diketahui merupakan residivis kasus narkotika dan A (42) diamankan di depan rumah NP di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Minggu (06/09/2026) malam.

Dari pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan dengan disaksikan para saksi, polisi menemukan satu buah plastik klip transparan berukuran besar yang di dalamnya berisikan kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 100,04 gram.

Kasat Resnarkoba Polres Sekadau AKP Sagi melalui Plt Kasi Humas Polres Sekadau IPDA Iwan Kurniawan mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas sekitar pukul 15.30 WIB.

"Anggota mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya orang yang diduga menguasai, memiliki atau menyimpan narkotika jenis sabu. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan," kata Iwan dalam keterangannya, Rabu (09/09/2026) melalui pesan WhatsApp.

Penyelidikan kemudian mengarah kepada NP dan AD yang diamankan petugas sekitar pukul 19.00 WIB di depan rumah NP. Keduanya selanjutnya diperiksa dan digeledah dengan disaksikan para saksi.

Selain plastik klip transparan berisi kristal putih yang diduga sabu, petugas mengamankan satu kantong plastik transparan kosong berukuran besar, satu kantong plastik hitam dan satu tas berwarna hitam merek Ripcurl.

Polisi juga menyita satu unit Toyota Avanza Veloz warna hitam beserta kunci kontak serta tiga unit smarpthone merek Samsung.

"Seluruh barang bukti bersama kedua orang tersebut kemudian dibawa dan diamankan ke Mapolres Sekadau untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Iwan mengatakan N diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Keduanya kini diamankan di Mapolres Sekadau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Keduanya dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana," ungkapnya.

Iwan mengapresiasi peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Menurutnya, informasi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengungkap dugaan tindak pidana narkotika.

"Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap kasus narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sekadau," pungkasnya

Sesuai informasi yang didapat, ada kabar burung, bahwa dugaan pelaku tidak hanya dua, masih ada satu lagi. Masyarakat meminta aparat untuk mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya siapapun yang terlibat peredarann Narkoba kabupaten Sekadau (sumber humas/red).

Camat Mahap Dan Camat Nanga Taman Setuju Lindungi Sungai Sekotong Dari Aktivitas PETI


SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Warga di dua Dusun yakni Dusun Pekawai Desa Nanga Suri kecamatan Nanga Mahap dan warga Dusun Kenore meminta camat Nanga Taman dan camat Nanga Mahap untuk hadiri pada pertemuan di kantor Desa Lubuk Tajau dan desa Nanga Suri. Permintaan kehadiran dua kepala wilayah tersebut untuk memperkuat kesepakatan warga untuk menolak aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroprasi di bantaran sungai Sekotong.Untuk diketahui bahwa sungai Sekotong bermuara ke sungai Mentuka dan sungai Mentuka mengalir ke sungai Sekadau.

Pertemuan tersebut diinisiasi oleh kepala Desa Lubuk Tajau kecamatan Nanga Taman untuk membahas pencemaran air sungai Sekotong akibat aktivitas PETI, oleh beberapa pekerja, pertemuan dilaksanakannya di Dusun Kenore, Senin (07/09/2026) kemarin.

Pada pertemuan tersebut masyarakat kedua Dusun sepakat untuk menjaga agar kondisi air di sungai Sekotong tetap terjaga kelestariannya dan terhindar dari pencemaran,karena Sungai tersebut saat ini masih dimanfaatkan masyarakat sekitarnya sebagai sumber air minum, mandi dan cuci.

Oleh karena itu masyarakat setempat meminta agar para pekerja PEti untuk tidak lagi melakukan aktifitas di sekitar Sungai Sekotong.

Dalam sambutanya Camat Nanga Taman Roberthus Robby, S.Sos, M.E mengatakan, pihaknya menyambut baik kesepakatan warga masyarakat Dusun Kenore Desa Lubuk Tajau Kecamatan Nanga Taman dan warga Dusun Pekawai Desa Nanga Suri Kecamatan Nanga Mahap.

Dirinya sependapat dengan masyarakat di dua Dusun, mereka telah sepakat bahwa tidak boleh lagi ada aktivitas yang merusak sungai tersebut, hal ını demi kebaikan bersama, baik pada saat ini maupun dimasa yang akan datang. 

"Oleh karena itu hal-hal yang sudah disepakati agar menjadi pedoman bersama untuk dilaksanakan”, Kata camat.

Dirinya mengaku menyambut baik dan berterimakasih kepada kepala desa Lubuk Tajau yang telah menginisiasi terlaksananya kesepakatan ini.

Menurut dia, kehadiran Forkompincam dalam pertemuan tersebut untuk menyaksikan kesepakatan. Semoga komitmen bersama ini dapat menjadi dasar untuk hidup yang lebih baik, khususnya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan  ketersediaan air minum bagi Masyarakat setempat, baik di Desa Lubuk Tajau maupun  Nanga Suri.

Kegiatan tersebut di hadiri Forkompincam Nanga Mahap, Forkompincam Nanga Taman, kepala desa Lubuk Tajau kecamatan Nanga Taman dan kepala desa Nanga Suri kecamatan Nanga Mahap serta Ketua DAD kecamatan dan tokoh masyarakat lainnya (tar/man).

Rabu, September 09, 2026

Kemarau Panjang, Air PDAM Masih Ngalir Bentuk Nyata Hasil Kerja Pemerintah

Ilustrasi AI.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Di dera Kemarau hampir 2 bulan, masyarakat kabupaten Sekadau masih merasa lega, pasalnya air untuk mandi dan mencuci bahkan minum masih sangat tersedia. Bahkan pelayanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sirin Meragun masih tetap berjalan baik. Sehingga warga kota Sekadau dan sekitarnya masih terlayaninya dengan baik.

"Selama dua bulan kemarau melanda, Air PDAM dari Sirin Meragun tidak pernah putus, sehingga kami tidak perlu kwatir soal Air selama kemarau," kata Kusvenso kepala Desa Selalong kepada media ını Rabu (09/09/2026) melalui pesan whatsapp.

Menurut dia, sebagai warga kita patut acung jempol dan merasa bersyukur kepada Bupati pertama kabupaten Sekadau yakni Simon Petrus, karena hasil kerja nyata beliau kita tidak kekurangan air. Simon Petrus yang menggagas dan mengeksekusi pembantu PDAM Sirin Meragun. 

Dalam benaknya beliau berpikir jauh kedepan, bahwa sewaktu-waktu masyarakat pasti membutuhkan air bersih.

"Jika tidak ada PDAM Sirin Meragun, entah bagaimana kita menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan saat ını," katanya.

 Dikatakan dia lagi, inilah bentuk dari hasil kerja Pemerintah, selain infrastruktur dan sarana kesehatan, artinya dampaknya terasa apabila kita membutuhkan, tapi kita lupa apabila kita tidak butuh,contoh nyata adalah air PDAM, kabupaten lain sudah hampir menghadapi krisis air bersih,tapi kabupaten Sekadau masih tersedia air bersih yang layak diminum mencuci dan mandi. 

Bahkan kota Pontianak saja sudah susah air selama kemarau,namun kita masih tenang, inilah yang patut kita kenang dan kita syukuri, bahwa Pemerintah Daerah selalu hadir dalam bentuk nyata, dari hasil pembangunan bisa bermanfaat bagi kehidupan masyarakatnya (tar/man).


Sebagai Upaya Preventif,Tim Mabes TNI Perkuat Edukasi Warga Bandan

 

Tim dari Mabes TNI saat menyambangi warga Dusun Bandan Desa Mondi kecamatan Sekadau Hulu, dalam sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait bahaya Karhutla, Rabu (09/09/2026) 

SEKADAU HULU-FAKTAPAGI.COM. Dalam upaya memperkuat pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tim Sosialisasi Karhutla dari Mabes TNI kembali mengelar kegiatan penyuluhan kepada masyarakat di Dusun Bandan, Desa Mondi, Kecamatan Sekadau Hulu, Kabupaten Sekadau, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Sosialisasi Karhutla Mabes TNI Brigjen TNI Henry Wijaya. Upaya tersebut sebagai bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya serta dampak Karhutla, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas sebagai Peladang.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. 

"Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujar Brigjen TNI Henry Wijaya.

Sementara itu, Danramil 1204-16/Sekadau Hulu Peltu Bahrun menegaskan,bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan Karhutla.

“Kami mengharapkan masyarakat terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan adanya kerja sama dan kepedulian seluruh pihak, potensi Karhutla dapat kita cegah dan tangani sedini mungkin,” kata Peltu Bahrun.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara komunikatif dengan melibatkan masyarakat Dusun Bandan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pemahaman masyarakat terkait bahaya Karhutla semakin meningkat serta terbangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kolonel Laut (KH) Khoirul, Letkol Lek Hairudin, Mayor Arh Agus, Danramil 1204-16/Sekadau Hulu Peltu Bahrun beserta anggota, Kepala Desa Mondi beserta staf, serta tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat peladang Dusun Bandan.

Dalam penyampaiannya, Brigjen TNI Henry Wijaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla sumber Pendim 1204/Sanggau,/redaksi).

Dalam Hitungan Menit,500 Paket Sembako Operasi Pasar Ludes.

Paket Sembako pada Operasi Pasar di Kabupaten Sekadau dalam rangka menurunkan angka Inflasi,di serbu ibu-ibu. Rabu (09/09/2026). kemarin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan,Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) melaksanakan program Operasi Pasar Pengendalian Inflasi dengan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau,Rabu (09/09/2026) di pasar Lawang Kuari komplek pasar baru Desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.

Pantauan media ini di lapangan menunjukkan,baru saja dibuka dengan  mengunakan kupon,dalam hitungan menit 500 paket Sengko ludes terjual.

Ketika awak media ını mengkonfirmasi kepada panitia, kenapa barang tidak ada lagi. "habis bang, kami menjual barang mengunakan kupon, yang tidak dapat kupon tidak dapat Sembako,"ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja kabupaten Sekadau Novita, sebelumnya mengatakan,bahwa tujuan dari Operasi Pasar adalah untuk pengendalian inflasi daerah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau.

"Artinya program ini adalah kerjasama antara Pemprov Kalbar dan Pemda Sekadau,sekaligus dalam rangka kunjungan ketua TP PKK Provinsi ke kabupaten Sekadau,"katanya.

Ia menyebutkan, saat ını pihaknya hanya menyediakan 500 Paket, terdiri dari Gula Pasir, Minyak Goreng dan Beras.

"Satu paket kita bandrol dengan harga Rp 90.000 ribu rupiah dan pembelian mengunakan kupon," katanya.

Salah satu tujuan kegiatan ini kata dia lagi,adalah untuk membantu masyarakat serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pangan pokok di Kabupaten Sekadau (tar/man).

Titik Hotspot Sudah Menurun, BPBD Tetap Lakukan Upaya Preventif

Bayu Suharsono.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Sekadau Bayu Dwi Harsono mengatakan, pertanggal 8 September 2026, titik Hotspot hanya ada 4 titik, 3 titik di kecamatan Nanga Mahap dan 1 titik di kecamatan Nanga Taman. Situasi ini sangat terkendali, artinya kebakaran memang terjadi pada Peladang yang di awasi dan dijaga ketat, sehingga kebakaran tidak meluas.

"Situasi Karhutla terkendali dalam artian, hanya terjadi pada peladang yang diawasi dan dijaga ketat sehingga tidak meluas," katanya melalui pesan WhatsApp Rabu (09/09/2026).

Menurut dia, titik panas dari tanggal 4 sampai tanggal 7 September 2026 menurun dengan rincian tanggal 7 ada 10 titik dan tanggal 8 September kemarin hanya 4 titik.

"Itupun berada di kecamatan tertentu,Nanga Taman dan Nanga Mahap, kemungkinan ada warga yang belum bakar Ladang.

Kendati titik Hotspot turun lanjut dia, pihaknya tetap melakukan sosialisasi agar pembakaran Ladang dapat dilakukan pada saat situasi memungkinkan atau sudah sedikit normal.

Saat ını kita tetap melakukan komunikasi dengan pihak kecamatan, Desa serta pihak perusahaan, TNI -Polri terkait kondisi dilapangan.Apabila ada titik kebakaran lahan atau lahan kita langsung keroyokan, agar sumber Api tidak menyebar. Sebagai upaya tindakan preventif.

"Inilah berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah saat ını, berusaha sekuat tenaga untuk meminimalisir titik Api," kata Bayu.

Pantauan awak media ini di lapangan, menunjukkan, bahwa Asap sudah berkurang, jarak pandang sudah mulai membaik, yang semula hanya sekitar 100 meter. Kini sudah mulai berangsur-angsur normal(tar/man)


Selain Patroli, Tim Dari Koramil Nanga Mahap Berhasil Padamkan Api Di Desa Tembaga

 

Tim sat memadamkan Api di Desa Tembaga kecamatan Nanga Mahap Selasa (09/09/2026) kemarin.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Sebagai upaya untuk mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Koramil 1204-18/Nanga Mahap bersama personel BKO TNI, Polsek Nanga Mahap dan masyarakat secara terus menerus melakukan patroli di wilayah rawan serta menangani titik panas di Desa Tembaga, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Selasa (08/09/2026) kemarin.

Sesuai hasil pantauan di lapangan, menunjukkan ada 2 titik Hotspot di wilayah Desa Tembaga dengan luas lahan terdampak sekitar 1,3 hektare. Kedua titik Api tersebut telah berhasil di padamkan dan dinyatakan padam. Sementara itu, firespot aktif dilaporkan nihil.

Kegiatan penanganan melibatkan 2 personel Koramil 1204-18/Nanga Mahap, 3 personel BKO Yon TP 538/TA, 2 personel BKO Yon TP 833/BD, serta 2 anggota Polsek Nanga Mahap. Sinergi tersebut dilakukan untuk memastikan titik api dapat segera ditangani dan tidak kembali meluas.

Plh. Danramil 1204-18/Nanga Mahap, Serma Ardi, mengatakan, bahwa patroli dan pemantauan akan terus dilakukan secara intensif sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Nanga Mahap.

“Dua titik hotspot yang berada di Desa Tembaga telah berhasil ditangani dan dipadamkan. Kami bersama personel BKO, Polsek Nanga Mahap serta masyarakat akan terus melakukan patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla, sehingga apabila ditemukan titik api dapat segera ditindaklanjuti dan tidak sampai meluas,” ungkapnya.

Selain pemadaman Api, personel juga melaksanakan patroli pencegahan di wilayah Desa Tembaga yang dinilai berpotensi terjadi kebakaran maupun pembakaran lahan. 

Patroli melibatkan 2 personel Koramil, 3 personel BKO Yon TP 538/TA, 2 personel BKO Yon TP 833/BD, 2 anggota Polsek Nanga Mahap dan 2 masyarakat Desa Tembaga.

Ardi mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. 

"Dengan sinergi dan kewaspadaan bersama, kita dapat mencegah Karhutla sejak dini,” tegasnya.

Kegiatan patroli dan pemadaman berlangsung dengan aman dan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi wilayah Kecamatan Nanga Mahap terpantau aman dan terkendali (sumber Pendim 1204/Sanggau/redaksi).

Kendalikan Inflasi, Hari InI Pemkab Sekadau Akan Gelar OP,

Banner OP di inisiasi oleh Disperindagesdm dan TP PKK.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja hari ini akan melaksanakan Oprasi Pasar (PP) dalam rangka pengendalian inflasi. Kegiatan ini selain OP juga mendukung kegiatan PKK Provinsi Kalimantan Barat dan PKK  kabupaten Sekadau, Rabu (09/09/2026) pasar Lawang Kuari komplek pasar baru Sekadau jalan Panglima Naga Desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.

Pada kegiatan Operasi Pasar tersebut, produk yang dijual adalah, beras Premium sebanyak 500 pack, kemudian gula pasir sebanyak 500 pack dan Minyak Goreng sebanyak 500 liter. 

"Tiga jenis barang ını dibandrol dengan harga Rp. 90.000, ribu rupiah," kata Kadis Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten Sekadau Novita, Selasa (08/09/2026) kemarin melalui WhatsApp Grup.

Menurut dia, dengan adanya Oprasi Pasar ini masyarakat kabupaten Sekadau sedikit bisa terbantu, selain itu kegiatan ını juga bertujuan untuk mengendalikan inflasi.

"Mudah-mudahan masyarakat bisa sedikit terbantu dengan adanya Oprasi Pasar ini," tutupnya (tar/man).


Selasa, September 08, 2026

Camat Sekadau Hulu Apresiasi Upaya PT.Agro Andalan Mencegah Karhutla

Sosialisasi yang dilakukan oleh Tim dari Mabes TNI di PT.Agro Andalan beberapa waktu lalu.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Forum komunikasi Pemerintah kecamatan (Forkompincam) kecamatan Sekadau hulu mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT.Agro Andalan untuk mengatasi permasalahan Karhutla di wilayah kerja perusahaan,selain itu pihak perusahaan juga memberikan kontribusi nyata, terhadap pencegahan Karhutla. Konsentrasi untuk mengatasi Karhutla dinilai sangat membantu Pemerintah Daerah.

"Upaya yang dilakukan oleh PT Agro Andalan sangat membantu Pemerintah Daerah dalam mengatasi Karhutla," kata Plt Camat Sekadau Hulu Francisco Uwardianus melalui pesan singkat Selasa (08/09/2026).

Selain itu ia juga mengapresiasi kepada pihak TNI dan Polri yang selalu mendampingi dan membaur bersama mengedukasi masyarakat terkait resiko bahaya pembakaran hutan dan lahan tanpa kontrol.

Kami pemerintah kecamatan Sekadau Hulu mengucapkan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu mensosialisasikan dan membantu pemadaman api yang beberapa waktu lalu sempat terjadi kebakaran di beberapa wilayah di kecamatan sekadau hulu.

Apresiasi ini ia sampaikan setelah menghadiri kegiatan sosialisasi Karhutla bersama Tim dari Mabes TNI dan sejumlah kepala desa di kantor PT. Agro Andalan tanggal 7 September 2026 lalu.

"Terimakasih kami sampaikan kepada tim Mabes TNI dan PT.Agro Andalan, dan para kepala desa yang telah berkonstribusi nyata mencegah terjadi nya Karhutla di wilayah kecamatan Sekadau hul," pungkasnya (tar/man).