Faktapagi.com

Berita

Kalbar

Politik

Selasa, Februari 17, 2026

Perkosa Anak Kecil Di Bak Mobil,Seorang Pria Di Glandang Ke Mapolres.

 

Terduga pelaku berinisial F 23 tahun.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sekadau kembali menangani dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur. Kali ini, tindak pidana tersebut dilakukan oleh seorang pria berinisial F (23) yang sudah diamankan di Mapolres Sekadau

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasat Reskrim IPTU Zainal Abidin membenarkan, bahwa ada laporan polisi yang diterima pada hari Jumat tanggal 13 Februari 2026, terkait peristiwa yang terjadi sehari sebelumnya pada hari  Rabu tanggal 11 Februari 2026. Kejadian dugaan tindakan pidana pencabulan tersebut sekitar pukul 02.00 WIB, di bak mobil dump truck yang terparkir di lokasi pembangunan sebuah gedung.

“Kasus ini menjadi penanganan kedua yang diungkap Satreskrim Polres Sekadau dalam bulan ini terkait dugaan tindak pidana terhadap anak di bawah umur. Penanganan dilakukan oleh Unit PPA untuk memastikan perlindungan maksimal bagi korban,” ujar IPTU Zainal, Senin (16/02/2026) melalui pres realaes.

Hasil penyelidikan, modus pelaku mendekati korban dan melakukan perbuatan cabul di lokasi tersebut. Setelah menerima laporan, kepolisian langsung melakukan serangkaian tindakan, mulai dari pemeriksaan pelapor dan saksi, visum terhadap korban, penyitaan barang bukti, hingga gelar perkara. Pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026, dihadapan penyidik pelaku mengakui semua perbuatannya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 415 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dan saat ini ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

 Zainal menegaskan, Satreskrim Polres Sekadau menangani perkara ini secara profesional dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana terhadap anak serta segera melapor jika mengetahui atau mencurigai adanya perbuatan yang membahayakan anak (tar/wos)

Sejak Berlakunya KUHP Dan KUHAP Baru Simak Tanggapan Praktisi Hukum Dan Akademisi Sumut

Foto istimewa.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru menurut Guru Besar Hukum Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Prof Dr Ansari Yamamah, MA merupakan langkah tepat. Hal ini untuk memberikan warna dan ruang bagi penegakan dan penerapan hukum pidana di Indonesia, sesuai dengan kebutuhan, dinamika hukum untuk menghilangkan warisan hukum kolonial yang digunakan oleh Indonesia dalam kurun waktu yang sudah cukup lama. "Bahkan sejak Indonesia belum merdeka, hukum pidana kolonial menjadi rujukan dalam penerapan pidana," katanya belum lama ini.

Keberanian pemerintah Indonesia untuk menerapkan hukum pidana yang bersumber dari pemikiran sesuai dengan sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia, yang kian tumbuh kesadaran hukum, maka sudah sepantasnya dengan beragam produk warisan hukum pidana kolonial yang selama ini hidup subur dalam belantika penerapan hukum pidana Indonesia.

Menurut dia, keberanian pemerintah dan DPR RI dalam mengganti pemberlakuan konsep-konsep hukum pidana kolonial dengan penerapan KUHP dan KUHAP yang sudah diberlakukan akan membawa angin segar bagi keberlangsungan hukum pidana di Indonesia.

"Sebab penerapan pasal dan tafsir pidana yang ada di dalamnya, merupakan buah pemikiran kelompok intelektual Indonesia yang disemangati nilai-nilai kebangsaan yang kuat, tentu langkah ini patut diapresiasi," ucapnya.

Ditempat yang sama Guru Besar Fakultas Hukum (FH) USU, Prof, Dr H Hasim Purba, SH, M.Hum di sela kegiatan diskusi politik, kepada media menjelaskan, terkait pemberlakuan KUHP dan KUHAP Nasional yang baru yang diberlakukan sejak 2 Januari lalu, tentunya akan memberikan harapan baru dalam sistem hukum di Indonesia.

Sebab, selama ini, Indonesia masih mengadopsi sistem hukum pidana warisan kolonial Belanda, sehingga hadirnya KUHP dan KUHAP Nasional ini,semakin memberikan arah baru bagi  sistem hukum Indonesia, yang lahir dari pemikiran para tokoh hukum. 

"Sebagai anak bangsa tentu ini menjadi kebanggaan," ujarnya.

Menurut dia, kehadiran UU Nomor 1/2023 terhadap lahirnya KUHP dan KUHAP Nasional ini memberikan harapan baru bagi jalannya sistem hukum pidana Nasional kita, sebab selama ini kita cenderung masih mengadopsi sistem hukum pidana produk Hindia Belanda. 

"Isi KUHP yang baru ini diatur tentang Restoratif Justice dan pemaafan diantara para pihak, termasuk hukum adat yang hidup ditengah masyarakat (living law), dan tercapainya keadilan secara substansial,"ucapnya.

Pengamat sekaligus Dosen Studi Hukum UISU,  Nasrullah, MH, terkait pemberlakuan KUHP dan KUHAP yang baru versi Indonesia yang sudah berjalan sudah sepatutnya di apresiasi, artinya hukum pidana Indonesia berani keluar dari dominasi hukum-hukum kolonial yang sangat menguasai panggung hukum nasional. 

Inilah salah satu karya terbaik para pemikir hukum nasional kita, bahwa mereka mampu mendraf konsep-konsep KUHP dan KUHAP berdasarkan dinamika sosial ditengah bangsa Indonesia. 

"Kita tahu KUHP dan KUHAP era kolonial dianggap sudah tidak sesuai dengan dinamika hukum yang ada di negeri kita, sebagai pemerhati dan peneliti saya sangat apresiasi keputusan pemerintah ini,"ungkapnya. 

Sementara, Ketua Peradi Kota Medan,  Dwi Ngai Sinaga SH MH menambahkan, produk ini dianggap sangat berhasil. Pemberlakuan KUHP dan KUHAP tersebut sudah lama dibutuhkan sebab sangat menguntungkan bagi masyarakat (tim)

Senin, Februari 16, 2026

Enam Orang Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas Resmi Diberikan Ijazah

Penyerahan ijazah kepada 6 orang santri terbaik.
PADANG PARIAMAN-FAKTAPAGI.COM. Santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas pada hari Jumat tanggal 13 Februari 2025 malam resmi melaksanakan acara pemberian ijazah bagi enam orang santri yang terpilih. Enam orang yang terpilih merupakan amanah dari pendiri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas H Sulkani TK Sutan. Diantara  ke enam orang tersebut adalah:

1. Abdul Jamil Al Rasyid S.Hum(Pimpinan  PPMINI & Anak Dari Pendiri PPMINI Abuya H Sulkani TK Sutan) Dari Tandikek Asli Nagari Tandikek Utara. 

2. Bagas Mulya Perdana Dari Kampuang Baru Nagari Batu Kalang Utara.

3.  Mandala Adi Putra Dari Data Nagari Tandikek.

4.  Muhammad Iqbal Kampuang Paneh Nagari Tandikek Barat.

5.  Muhammad Fajar Kampuang Paneh Nagari Tandikek Barat.

6.  Riski Candra S. Pd Kampuang Apa Nagari Tandikek Utara.

Acara Ini Dihadiri Oleh Amukaram Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah Abuya TK. Sidi Jalalen. Abuya TK Sidi Jalalen merupakan guru dari mendiang Alm H Sulkani TK Sutan. Dalam sambutannya, ia berpesan kepada seluruh santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas agar melanjutkan cita-cita dari pendiri mendiang H Sulkani TK Sutan. 

Acara ini juga memberikan dimeriahkan dengan pemberian hadiah Muhadarah dan lomba cerdas cermat antar santri. Acara ini turut dihadiri oleh bapak Wali Nagari Tandikek Saharudin, Bapak Wali Korong Lubuak Aro Bakri Hosen, Pemuka Masyarakat Lubuak Aro tamu undangan masyarakat Tandikek, serta guru tuo dari Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Islamiyah Buluah Kasok Sungai Sariak. Acara ditutup dengan doa bersama (Rasyid)

Minggu, Februari 15, 2026

Lepas Pawai Taaruf Sambut Ramadhan, Wabup Ingatkan Jaga Situasi Agar tetap Kondusif

 

Wakil bupati saat melepas peserta Pawai ta'aruf dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2026, Sabtu (14/02/2026) di terminal Lawang Kuari Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. . Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH,MH melepas Kafilah pawai Ta'aruf dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijiriah tahun 2026 Masehi. Pawai Ta'aruf mengangkat tema "Mari kita tingkatkan keimanan dan takwa serta berbagi kepada sesama dan Ramadhan 1447 Hijriah, Sabtu (14/02/2026) di terminal Lawang Kuari Sekadau.

Dalam sambutanya Wakil Bupati, Subandrio SH, MH menyampaikan, atas Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau ia mengucapkan selamat menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H kepada seluruh masyarakat Sekadau yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. "Semoga di bulan suci ini kita semakin mempererat hubungan dengan Tuhan dan sesama," kata Subandrio mengawali sambutannya.

Ia juga mengatakan, semoga umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa dapat dilaksanakan dengan khusyuk, tertib, dan menjaga situasi tetap kondusif di Kabupaten Sekadau.

"Jaga situasi agar tetap kondusif saat menjalankan ibadah puasa, agar teman-teman kita yang merayakan bisa lebih khusyuk," ingatnya.

Ia juga mengapresiasi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang selalu konsisten melaksanakan Pawai Ta’aruf. Kareena pelaksanaan Pawai Ta'aruf adalah sebagai ajang silaturahmi dan syiar Islam menjelang bulan Suci Ramadhan. 

"Pemerintah Daerah mendukung penuh kegiatan-kegiatan keagamaan di Kabupaten Sekadau," tegas Wabup. 

Peserta pawai mengenakan pakaian muslim dan muslimah serta membawa atribut, spanduk, dan kafilah perwakilan dari Sekolah. Rute yang dilalui yakni, start terminal Lawang Kuari lewat jalan Irian, jalan pantai Kapuas jalan Merdeka Bundaran Tugu PKK jalan Merdeka Barat kembali ke Terminal Lawang Kuari.

Pawai Taaruf Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sekadau berjalan lancar.

Ketua PHBI Sekadau melalui, Wakil Ketua II,  Syamsul Bahri, S.Pd.I dalam sambutan menjelaskan, pawai Taaruf ini dilaksanakan untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan sekaligus memupuk rasa persaudaraan antar umat islam. 

"Saya berharap supaya melalui kegiatan ini umat Islam di Kabupaten Sekadau semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanallah wataalla," ucapnya.

Dijelaskan Syamsul Bahri, Pawai Ta’aruf ini merupakan program kerja pertama kepengurusan PHBI Kabupaten Sekadau periode 2025–2030.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau atas dukungan terhadap kegiatan dan kepengurusan PHBI, " timpal pria yang biasa disapa Wak Saleh ini.

Pelepasan Kafilah Pawai oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio SH MH didampingi, unsur Forkopimda,Tokoh Masyarakat, Organisasi serta pengurus inti PHBI Sekadau (tar/wos)


Sabtu, Februari 14, 2026

Bupati Sebut, Pembangunan Jembatan Enkayas Sungai Sambang Dari Dana CSR PT Agro Andalan

 

Berfoto bersama usai penancapan tiang pertama pembangunan Jembatan Engkayas oleh PT.Agro Andalan, Kamis (12/02/2026) di Sungai Sambang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Setelah meresmikan Jembatan Merah Putih di Desa sungai Sambang pada tanggal 12 Pebruari 2026, Bupati Sekadau bersama unsur Forkopimda melakukan penancapan tiang pertama pembangunan Jembatan Engkayas desa Sungai Sambang. Jembatan penghubung antar desa dan warga di eks jalan Kayu Lapis ke kecamatan Sekadau Hulu dibangun oleh PT.Agro.Andalan mengunakan dana Coporate Sosial Responsibility (CSR), Kamis (12/02/2026) kemarin.

Usai melakukan penancapan tiang pertama Bupati Sekadau Aron, SH kepada pada wartawan mengucapkan terimakasih kepada Management PT Agro Andalan atas perhatiannya terhadap sarana transportasi warga di wilayah kerjanya.

Karena lanjut dia, pembangunan tidak hanya oleh pemerintah  tapi semua pihak harus terlibat. Termasuk pihak swasta. Saat ını pihaknya tengah melakukan pendataan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung Pemerintah dan pihak swasta, tujuannya agar semua akses jalan Jembatan di wilayah perusahaan bisa lancar. Agar pembagunan bisa berjalan baik meskipun efisiensi secara ketat saat ını oleh Pemerintah Pusat.

Untuk itu, sekali lagi ia mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan yang telah membantu kesulitan sarana transportasi warga di wilayah kerjanya.

" Karena lancarnya transportasi warga maka secara langsung dampak baik adalah pertumbuhan ekonomi semakin membaik," kata Aron (tar).


Pemda Sekadau Sinkronkan Program Jurong Dan Gerakan Indonesia Asri.

 

Berfoto bersama usai Apel dalam kegiatan gotong royong gerakan Indonesia Asri, Jumat (13/02/2026) di lapangan Ej.Lantu.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Aron, SH Sekadau bersama jajaran Polres dan unsur Forkopimda Kabupaten Sekadau menggelar Jumat Gotong Royong (Jurong)!dengan tema Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik dan Indah, melalui aksi bersih-bersih lingkungan di pusat Kota Sekadau. Kegiatan diawali dengan apel bersama, kemudian dilanjutkan kerja bakti di sejumlah titik, yakni Jalan Merdeka, Jalan Pelajar, Jalan Mawar, dan Jalan Irian, Jumat (13/02/2026) di lapangan Ej Lantu.

Dalam sambutanya Aron mengatakan, bahwa kegiatan Jurong sebenarnya telah rutin dilaksanakan. Namun kali ini, kegiatan tersebut sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Gerakan Indonesia Asri.

Kegiatan ini momentum penting karena seluruh unsur Forkopimda turun langsung bersama masyarakat. "Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya acara seremonial belaka, tapi hendaknya bisa menjadi budaya, dan dimulai dari rumah tangga dengan cara membuang sampah pada tempatnya,” saran Aron.

Ia tugas menyarankan, setelah masyarakat mulai sadar, dan membuang sampah pada tempatnya, lalu petugas kebersihan tidak lagi memungut sampah yang tercecer, melainkan mengangkut sampah dari tempat penampungan sementara ke tempat pembuangan akhir (TPA). Karena itu, kesadaran masyarakat untuk disiplin membuang sampah dinilai menjadi kunci utama.

Meskipun kata dia, bahwa kegiatan besar seperti baru pertama kali dilakukan bersama Forkopimda, namun sebelumnya Pemda Sekadau sudah mencanangkan Jurong dilingkungan Pemerintah Daerah bersama para SKPD.

Namun kali ini, kita bersama-sama unsur Forkopimda untuk turun langsung bergotong royong membersihkan kawasan pasar dan sejumlah titik lain di Sekadau.

"Ke depan, pemerintah daerah berencana melanjutkan kegiatan serupa secara bergilir di kecamatan lain yang dinilai membutuhkan perhatian khusus terkait persoalan sampah,"kata Aron.

Sementara itu, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama menyatakan pihaknya mendukung penuh program pemerintah dalam implementasi Gerakan Indonesia Asri.

“Ini wujud peran aktif Polri bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Kita mulai dari lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas warga agar gerakan ini menjadi contoh bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, jajaran kepolisian juga telah menerima arahan pimpinan untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor selama 30 menit sebelum jam kerja setiap hari sebagai bentuk pembinaan disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan.

Menurut AKBP Andhika, kebersihan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terkecil, termasuk keluarga dan tempat kerja, sehingga dapat membentuk budaya hidup bersih di masyarakat.

“Kita berkomitmen agar gerakan ini berkelanjutan. Kebersihan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” 

Petugas gabungan yang terlibat terdiri atas Polri, TNI, Kejari, BPBD, Dinkes, DLH, Satpol PP, Damkar, Dishub, PUPR, Pegawai PAM Siri Meragun, Forkopincam Sekadau Hilir, Pemdes Sungai Ringin, mahasiswa ITKK Sekadau, serta pelajar SMA. Mereka dibagi menjadi empat regu untuk menyasar area pasar dan ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat (tar/wos)


Jumat, Februari 13, 2026

Agar Semua Warga Tionghoa Merayakan Imlek, MABT Salurkan Tali Asih

Para pengurus MABT kabupaten Sekadau bersama ketua saat menyalurkan Tali Asih kepada warga Tionghoa yang tinggal di CKL, Jumat (13/02/2026) di Congkong Liau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Untuk membantu warga yang kurang beruntung secara ekonomi serta para Lansia dan sesepuh menjelang perayaan Imlek. Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) kabupaten menggelar Bhakti Sosial (Baksos). Kegiatan Baksos tersebut dilakukan dengan cara mengumpulkan donasi dari warga Tionghoa kabupaten Sekadau yang mampu. Donasi tersebut dikumpulkan kemudian disalurkan kembali kepada warga 115 orang warga yang membutuhkan, Jumat (13/02/2026) di Sekadau.

Kepada media ını, Harianto Sioti ketua MABT kabupaten Sekadau mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah berlangsung 6 tahun berturut-turut, menjelang perayaan Imlek. Hal ini sebagai bentuk perhatian kepada warga yang kurang mampu agar mereka juga bisa merayakan Imlek bersama-sama yang lainnya.

Selain warga kurang mampu, Tali asih juga diberikan kepada sesepuh budaya dan Lansia yang sakit-sakitan. Adapun kata dia lagi, sasaran kegiatan, para warga Tionghoa yang tinggal di Lopon, Simpang Empat, Seberang Kapuas, Madya, Entomas, Semoang, Engekrsik, Merapi dan Kelilit. "Kita kunjungi langsung, tali asih kita serahkan langsung kepada yang bersangkutan sesuai data yang kumpulkan sebelumnya," kata Sioti sapaan akrabnya.

Tali asih yang diberikan berupa, Kue Keranjang, Jeruk dan uang tunai, diserahkan secara bersamaan para pengurus MABT kabupaten Sekadau.

"Ia yakin bantuan yang kita berikan dapat meringankan beban warga menjelang perayaan Imlek 2577 tahun 2026" ucapnya.

Sementara itu, Valentinus, Anggota DPRD  yang juga pengurus MABT kan Sekadau, mengapresiasi kegiatan Berbagi Kasih yang dilaksanakan MABT Sekadau. 

Program ini sangat bagus, masyarakat saling berbagi pada momen Imlek, disalurkan lewat panitia donasi dan di sampaikan kepada yang berhak menerima secara langsung," katanya.

Ia berharap agar program yang sangat baik ini bisa terus dilanjutkan,karena setiap Imlek kita harus bersama merayakan. 

"Jangan sampai ada warga yang tidak bisa merayakan Imlek, untuk itulah tujuan mulia dari pembagian Tali Asih ini," tutupnya (tar)


Buka Akses Transportasi Warga, Bupati Resmikan Jembatan Merah Putih

 

Penandatanganan prasasti peresmian Jembatan Merah Putih oleh Bupati Sekadau didampingi para tamu undangan serta unsur Forkopimda, Kamis (11/02/2026) di Sungai Sambang.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron, SH didampingi ketua TP PKK Ny, Magdalena Susilawati Aron,SP meresmikan pengunaan Jembatan Merah Putih Desa Sungai Sambang. Jembatan penghubung Sungai Menterap dengan beberapa desa di wilayah kecamatan Sekadau Hulu, merupakan akses bagi perekonomian masyarakat, Kamis (12/02/2026) di Sungai Sambang.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan, sejak jembatan gantung terputus, baru terpikir bahwa rangka jembatan yang sudah ada harus dilanjutkan, karena akses transportasi sangat dibutuhkan oleh beberapa warga dari desa  Boti, Mondi, serta warga kilometer 46 jalan Kayu Lapis. Sebelum ada jembatan warga harus disana harus berbelanja ke Sekadau, meski agak memutar, namun setelah jembatan ini bisa digunakan. Maka, mereka cukup belanja di Rawak, jarak dekat, dengan begitu harga kebutuhan pokok bisa lebih murah.

"Itulah dampak nyata dari lancar akses transportasi bagi masyarakat,"kata Aron.

Setelah dibangun selesai pemasangan rangka jembatan, muncul lagi masalah baru, anggaran kurang untuk menimbun jalan naik ke jembatan, karena kedalaman hampir 6 meter, sehingga setelah selesai belum bisa digunakan. "Beruntung berkat suforrt dari pihak perusahaan penimbunan Jembatan melalui dana Coporate Sosial Responsibility (CSR) berhasil sehingga sekarang sudah bisa dilewati," kata Aron.

Karena lanjut dia, pembangunan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah semata, tapi semua pihak harus terlibat. Termasuk pihak swasta. Saat ını pihaknya tengah melakukan pendataan jalan dan jembatan yang menjadi tanggung Pemerintah dan pihak swasta, tujuannya agar semua akses jalan Jembatan di wilayah perusahaan bisa lancar. Agar pembagunan bisa berjalan baik meskipun efisiensi secara ketat saat ını oleh Pemerintah Pusat.

Kita juga canangkan tambah Aron, Jumat Gotong royong (Jurong ) hal ini sesuai instruksi presiden Prabowo, tujuannya agar sampah-sampah tidak menumpuk dan bisa menjadi penyebab banjir. " Saya minta Jumat bersih digalakkan demi kebersihan wilayah masing, untuk camat dan serta jajaran OPD," ingatnya.

Sementara itu kepala Dinas PUPR kabupaten Sekadau Henry Handoko dalam sambutanya mengatakan, bahwa pondasi jembatan ini sudah dibangun sejak tahun 2019, dan sempat terhenti pembangunannya, karena belum adanya rangka baja. Sehingga pembangunannya belum dilanjutkan. "Pada saat itu saya belum jadi kepala Dinas PUPR,," katanya.

Baru sejak kepemimpinan pak Aron dan Subandrio Pemerintah mulai memikirkan kelanjutan Jembatan tersebut, setelah itu akhirnya Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau mengusulkan ke Kementerian PUPR untuk diberikan rangka baja, meskipun sempat berebut dengan tiga kabupaten lainnya. Namun, kabupaten Sekadau berhasil menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan oleh kementerian sehingga rangka jembatan berhasil kita bawa, dan sekarang sudah digunakan.

"Berkat perjuangan panjang tersebut akhirnya hasil bermanfaat bagi masyarakat kecamatan Sekadau Hulu," cetusnya.

Sementara itu Plt camat Sekadau hulu Fransisco Uwardianus,dalam sambutanya mengatakan, kendala utama setelah jembatan selesai dipasang adalah, mencari tanah dan batu untuk menimbun. Seusai instruksi Bupati akhir ia melakukan pembicaraan kepada perusahaan, yakni PT Agro Andalan, MJP, MPE, TBSM dan BSL. Beberapa perusahaan ini masing-masing menyumbangkan batu dan tanah untuk menimbun jembatan sehingga bukan Desember tahun 2025  Jembatan tersebut sudah bisa di pakai.

Setelah beroperasi, warga dari kilometer 40 dan 46 jalan eks Kayu Lapis mulai belanja ke Rawak. Artinya, ada peredaran uang lebih banyak di kecamatan Sekadau hulu. 

"Dengan begitu pertumbuhan ekonomi pasti akan baik, itulah keinginan dari Pemerintah Daerah," ucapnya.

"Atas nama warga masyarakat Sekadau Hulu saya ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan Jembatan Merah putih," ucapnya.

Ditempat yang sama kepala desa.(Kades) sungai Sambang Vinsensius Lican mengatakan, bahwa setelah digunakan meskipun belum diresmikan bulan Desember tahun lalu, arus transportasi warga dari wilayah jalan Kayu Lapis serta desa-desa sekitar sudah mulai padat. Masyarakat sudah ada mulai membeli kendaraan roda empat. Bahkan intensitas lalulintas sudah mulai meningkat, hal ini sangat dirasakan oleh warga sehingga rasa syukur kami tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Karena banyak dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat, secara umum pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat sudah mulai menggeliat.

"Artinya, program IP3K sudah berjalan dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat,"ucapnya.

"Mewakili masyarakat desa sungai Sambang saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, Camat Sekadau hulu serta pihak perusahaan yang telah terlibat langsung dalam proses pembangunan Jembatan Merah ini," ucapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Muhammad Isa, Kapolres Sekadau AKBP Andika Wiratama, perwakilan dari Dandim 1204, wakil ketua DPRD Jefray Raja Tugam, Harianto, Eko, Kadis PTSP Handayani, Kadis Perkimtam Urabi, Imanuel Tibian PT Agro Andalan, Perwakilan dari PT.MJP, Perwakilan dari PTM BSL, Perwakilan dari PT. TBSM, perwakilan dari PT.MPE, Camat Sekadau hilir Gustiar Hendarto, camat Mahap Frans Seda, para Kades,  serta para undangan lainnya (tar/wos).



Kamis, Februari 12, 2026

Soal Kasus Judol, Al-Washliyah Tidak Pernah Mengajarkan Kadernya Berujdi

 .

Abdul Hafez baju putih dan rekannya.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Ketua Al-Washliyah Kota Medan, Dr H Abdul Hafez Harahap menegaskan, soal oknum Sekjen Himmah Sumut, MK dan Sekjen Himmah Asahan, MR yang ditangkap karena kasus judi online  (Judol) oleh Satreskrim Polrestabes Medan.Kedua oknum ini tidak ada kaitannya dengan organisasi,itu masalah pribadi. Sebab, dalam nomenklatur organisasi tidak pernah ada aturan yang mengajarkan atau mengarahkan pada tindakan-tindakan yang tidak baik yang dapat menimbulkan kemudharatan dan melanggar hukum. 

Menurutnya, Himmah sebagai organisasi kader mahasiswa Al Washliyah adalah lembaga yang bersih dari aktifitas pelanggaran hukum negara dan hukum syariat Islam. "Kalau ada tindakan pelanggaran hukum itu adalah tindakan bersifat pribadi, "jelas Ketua Al-Washliyah Kota Medan, Dr Abdul Hafeez Harahap belum lama ini. 

Polrestabes membantah dengan tegas soal opini yang dihembuskan bahwa Polrestabes mengkriminalisasi aktivis Himmah. Polrestabes Medan tidak pernah tebang pilih.  Soal kasus Camat Medan Maimun, Natarpdja yang  dicopot dari jabatannya  karena korupsi yang menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar dari kartu kredit Pemda untuk membayar hutang, sewa rumah secara berturut-turut selama 4 bulan pada tahun 2024. Bukan seperti kasus Judol yang dialami MK dan MR. 

Dalam hal ini, Polrestabes Medan berkomitmen dalam memberantas praktik judi online sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang pernah disampaikan saat  sidang kabinet paripurna  yang menekankan kepada jajarannya agar tidak main-main dalam mengatasi judi online, narkoba, penyelundupan, dan korupsi (tim)

Rabu, Februari 11, 2026

Resmikan Gedung Perpustakaan, Bupati Harap Bisa Menambah Kecerdasan Dan Ilmu

 

Berfoto bersama unsur Forkopimda usai meresmikan gedung perpustakaan Daerah oleh Bupati, Selasa (10/02/2026) kemarin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Bupati Sekadau Aron, SH. didampingi Bunda Literasi kabupaten Sekadau Ny. Magdalena Susilawati Aron, SP meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Umum kabupaten Sekadau. Peresmian ditandai dengan pemotongan vita oleh Bupati, Selasa (10/02/2026) kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas berdirinya gedung layanan perpustakaan ini.

Menurut dia, pembangunan gedung ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, anak-anak maupun orang dewasa lainnya bisa mengunjungi perpustakaan untuk melihat buku-buku yang disukai.

Karena lanjut dia, hadirnya gedung perpustakaan ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi simbol komitmen kita untuk membangun masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan. "Karena perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, wahana belajar, dan pengembangan ilmu pengetahuan," kata Aron.

Ia menjelaskan, bahwa biaya pembangunan gedung perpustakaan tersebut bersumber dari dana pendidikan dan perpustakaan tahun anggaran 2024. Dengan harapan agar perpustakaan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. 

"Jadikan tempat ini sebagai ruang untuk memperluas wawasan, menggali ilmu, dan meningkatkan kualitas diri,” sarannya.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Ahmad Urabi mengatakan, bahwa peresmian ini merupakan momentum penting dalam peningkatan minat baca masyarakat di Kabupaten Sekadau. Gedung ini bukan hanya fasilitas, tapi pusat pengetahuan dan pengembangan diri. 

"Ini adalah ruang inklusif bagi semua kalangan,”ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa gedung layanan ini terdiri dari tiga lantai, sedangkan lantai pertama diperuntukkan bagi pelayanan anak dan penyandang disabilitas, lantai kedua untuk ruang baca remaja dan dewasa, serta lantai ketiga digunakan sebagai ruang rapat dan pertemuan.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya gedung ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi dan budaya membaca di tengah masyarakat," harapnya.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Aron , yang diawali dengan  tarian sambutan serta Penampilan sang juara satu Bercerita atau Bertutur tingkat SD sekabupaten Sekadau sebagai bentuk penghormatan terhadap kepala daerah.serta tamu Undangan yang  menghadiri

Turut hadir dalam acara tersebut kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan provinsi Kalimatan Barat Fran Zeno, wakil ketua DPRD Sekadau Handi,SE, Sekretaris Daerah Sekadau,Waka polres Sekadau Kompol Samsul Bahri,Kasi intel Kajari, Danramil Kapten Arm, Syarif Mahendra, Sekadau Hilir, Camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sekadau, serta para undangan lainnya (tar/wos)


Iklan dewan

Iklan dewan

Lifestyle

Kuliner

Kesehatan