Berita Faktapagi.com hari ini

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Senin, Agustus 31, 2026

Sekitar 5.321 Orang Terpapar Ispa, Rajawali Desak Distribusi Masker Massal Dan Penguatan Pelayanan Kesehatan

Foto ilustrasi AI.

KUBU RAYA-FAKTAPAGI.COM.Sekitar  5.321 orang yang diduga terpapar kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di kabupaten Kubu Raya, kasus ını memcuap dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Data ını bukan sekedar data statistik, tapi data ini menyangkut ribuan warga yang menderita akibat kabut asap yang berasal dari karhutla, yang semakin hari semakin pekat menyelimuti Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. 

Dinas Kesehatan mencatat rata-rata 204 kasus per hari, dengan puncak mencapai 381 kasus pada 10 Agustus 2026. Situasi ini semakin mengkhawatirkan dan memerlukan reaksi segera dari pemerintah daerah.

Merespons hal tersebut, Ketua DPD Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI) Kubu Raya, Dedi Syahputra, menyampaikan sorotan tajam sekaligus mendesak agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak menunda lagi dan segera mengambil langkah tepat, cepat, dan menyeluruh. Untuk mengobati yang sudah sakit, serta mencegah jatuhnya korban yang lebih besar. 

RAJAWALI Kubu Raya juga mengimbau masyarakat untuk mulai melindungi diri sendiri dan keluarga dari bahaya asap karhutla. Sorotan ini disampaikan bukan tanpa dasar. Pemerintah daerah memiliki kewajiban hukum yang jelas untuk menjamin hak warga atas lingkungan hidup yang baik dan sehat, antara lain:

- Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 — Setiap orang berhak mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

- Pasal 5 ayat (1) UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup — Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat; pemerintah wajib menjamin pemenuhan hak tersebut.

- Pasal 9 ayat (1) UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan — Setiap orang berhak atas lingkungan, sarana, dan prasarana yang aman dan sehat.

- Pasal 14 ayat (1) UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah — Pemerintah daerah wajib menyelenggarakan urusan di bidang kesehatan dan lingkungan hidup demi kesejahteraan masyarakat.

- UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana — Pemerintah wajib melakukan upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan dampak bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

Angka 5 ribu lebih warga menderita ISPA dalam waktu kurang dari sebulan itu adalah sinyal bahaya yang sangat nyata. Asap karhutla bukan lagi sekadar gangguan penglihatan, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan dan keselamatan jiwa warga Kubu Raya. "Jika Pemkab Kubu Raya tidak segera mengambil langkah yang tepat dan cepat, kami khawatir ini akan berujung pada jatuhnya korban jiwa. Jangan tunggu sampai ada yang meninggal baru bergerak pencegahan itu jauh lebih bermartabat daripada pengobatan setelah terlambat,'"tegasnya.

Untuk itu kami mendesak Pemkab Kubu Raya untuk segera mengerahkan seluruh sumber daya yang ada. Untuk memulai dari memadamkan titik api, membagikan masker secara massal dan gratis ke seluruh permukiman, memperkuat pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, hingga mensosialisasikan cara melindungi diri dari asap secara berkelanjutan. 

"Semua ini harus dilakukan sekarang bukan besok, bukan lusa, tapi hari ini juga,"sarannya.

Ia juga meminta, Pemerintah daerah harus sadar untuk menjaga lingkungan dan kesehatan warga bukan sekadar tugas rutin yang bisa ditunda-tunda. 

"Itu adalah amanah konstitusional yang dijamin undang-undang. Jika kelalaian menyebabkan kerugian bagi masyarakat, maka pihak yang berwenang wajib mempertanggungjawabkannya secara hukum," katanya.

Selain mendesak pemerintah, Dedi Syahputra juga mengimbau seluruh warga Kubu Raya untuk turut berperan melindungi diri dan keluarga dari dampak asap karhutla:

"Kepada seluruh masyarakat Kubu Raya, mari kita tetap waspada dan tidak menganggap enteng bahaya asap karhutla. Selalu gunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker setiap kali keluar rumah. Batasi aktivitas di luar ruangan saat asap sedang pekat. Perbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga. 

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami batuk, pilek, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya. Khususnya perhatikan anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis — mereka adalah kelompok yang paling rentan dan paling membutuhkan perlindungan kita!" imbuhnya

Kesehatan dan keselamatan rakyat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. RAJAWALI Kubu Raya berharap Pemerintah Kabupaten Kubu Raya segera bergerak cepat dan tepat sasaran, karena setiap penundaan berarti semakin membahayakan nyawa warga. Kami akan terus mengawal situasi ini hingga pemerintah bertindak nyata dan masyarakat benar-benar terlindungi dari bahaya asap karhutla (sumber Rajawali/redaksi)


Karang Taruna Buntu Bedimbar Jadi Motor Penggerak Gebyar AKBAR HUT RI ke-81

Rangkaian kegiatan Gebyar Akbar HUT RI ke 81 di Desa Buntu Bedimbar yang di meriahkan oleh Karang Taruna desa tanggal 28+30 Agustus 2026 di Desa Buntu Bedimbar.
DELI SERDANG-FAKTAPAGI.COM.Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Kemeriahan tersebut dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI yang ke-81 dan diisi dengan Gebyar AKBAR Buntu Bedimbar, ada energi besar dari generasi muda yang ikut menjadi penggerak utama suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.

Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar tampil sebagai garda terdepan. Mereka bukan sekedar hadir atau pelengkap, tetapi organisasi kepemudaan tersebut mengambil bagian aktif dalam mendukung, mengawal, dan menyukseskan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 28–30 Agustus 2026, di Lapangan Alun-Alun Kecamatan Pasar 8, Desa Buntu Bedimbar.

Gebyar AKBAR menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa se-Desa Buntu Bedimbar, perlombaan sepak bola antar-SD, perlombaan bagi ibu-ibu antar Dusun serta karnaval kemerdekaan yang dilepas Bupati Deli Serdang, hingga hiburan melalui panggung hiburan yang menampilkan Sandwich Band dan Kairos Band dari Medan.

Tidak ketinggalan, puluhan pelaku UMKM juga mendapat ruang untuk memperkenalkan produk mereka. Sekitar 50 tenda UMKM turut meramaikan bazar dengan prioritas produk-produk unggulan hasil binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar.

Namun di tengah kemeriahan tersebut, peran pemuda menjadi salah satu kekuatan yang membuat kegiatan berjalan semarak dengan semboyan 

Di sela-sela kegiatan ketua Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar, Daniel Iskandar Lubis, mengatakan,bahwa pemuda harus mampu mengambil peran nyata dalam setiap kegiatan positif yang berlangsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, Karang Taruna tidak ingin generasi muda hanya menjadi penonton pembangunan desa. Pemuda harus berada di tengah masyarakat, ikut bekerja, bergotong royong, membantu pelaksanaan kegiatan dan menciptakan suasana yang positif.

Dikatakan dia, Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar sangat mendukung dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Gebyar AKBAR ini.

"Kami bersama seluruh elemen masyarakat bergotong royong agar kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan meriah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Daniel.

Menurut Daniel, momentum HUT Kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni dan hiburan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus dimaknai dengan memberikan ruang kepada generasi muda untuk berkarya, berorganisasi dan berkontribusi bagi masyarakat.

Keterlibatan Karang Taruna dalam Gebyar AKBAR sekaligus menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan desa.Pemuda memiliki energi, kreativitas dan kemampuan untuk menggerakkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, Daniel menilai keterlibatan pemuda harus terus diperkuat.Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat Desa Buntu Bedimbar.

"Melalui kegiatan seperti ini, para pemuda dapat berkontribusi dan mengambil peran positif dalam membangun desa yang kita cintai,” katanya.

Masih menurut dia, dari pada energi pemuda tersalurkan pada hal-hal negatif, Karang Taruna Buntu Bedimbar memilih menjadikannya sebagai kekuatan untuk membangun kebersamaan, membantu masyarakat dan menghidupkan kegiatan positif di desa.

Karang Taruna Ikut Menghidupkan Ekonomi Masyarakat. Gebyar AKBAR juga tidak berhenti pada kegiatan hiburan. Kehadiran sekitar 50 UMKM memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut.Produk-produk lokal masyarakat mendapat kesempatan untuk dikenal lebih luas oleh pengunjung.Di sinilah peran pemuda kembali menjadi penting.

Kegiatan masyarakat yang melibatkan UMKM, olahraga, seni, keagamaan hingga hiburan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengelola kegiatan sekaligus memahami potensi ekonomi yang dimiliki desanya.

Karang Taruna pun menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya bisa membuat kegiatan menjadi ramai, tetapi juga dapat menjadi bagian dari gerakan ekonomi dan sosial masyarakat.

Sementara itu kepala Desa Bunyu Bedimbar Mus Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya Gebyar AKBAR.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan kegiatan bersama yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda..Selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut juga memberikan ruang kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Desa Buntu Bedimbar untuk memperkenalkan produk lokal.

"Saya berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dalam pembangunan desa. Malam Penutupan, Karang Taruna Kembali Siap Berkontribusi,"ucapnya.

Kemudian pada malam penutupan sesuai jadwal akan semakin meriah dengan penampilan Pengamen Binjai yang kemudian dilanjutkan dengan pesta kembang api.

Di balik gemerlap pesta kemerdekaan tersebut, ada semangat yang jauh lebih penting: semangat pemuda untuk mengambil peran.

Karang Taruna Desa Buntu Bedimbar telah menunjukkan bahwa organisasi kepemudaan tidak harus menunggu untuk diberi peran.

Pemuda bisa hadir, bergerak dan menjadi bagian penting dari keberhasilan sebuah kegiatan masyarakat.

Gebyar AKBAR boleh selesai malam ini. Namun semangat Karang Taruna Buntu Bedimbar untuk terus berkontribusi bagi desa diharapkan tidak ikut padam bersama berakhirnya pesta.

Karena desa yang kuat membutuhkan pemuda yang bergerak. Dan Buntu Bedimbar punya mereka (tim).

Minggu, Agustus 30, 2026

18 Titik Hotspot Terpantau, 12 Titik Level Tinggi 6 level Sedang, Dandim Pastikan Semua Bisa Ditanggulangi

Salah satu titik Api yang berhasil di Padamkan oleh dari berbagai pihak masyarakat,Pemda,Kepolisian.di Wilayah Kabupaten Sekadau dan Sanggau, Minggu (30/08/2026).

SANGGAU-FAKTAPAGI.COM.Komando.Diatrik Militer (Kodim)1204/Sanggau terus berupaya untuk menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah teritorial Kabupaten Sanggau dan Sekadau. Berdasarkan pemantauan aplikasi Laporan Harian Hotspot Kodam hingga pukul 12.00 WIB, terdeteksi sebanyak 18 titik panas atau hotspot, Minggu 30 Agustus.2026.

Dari jumlah Hotspot tersebut terbagi menjadi dua, yakni 12 titik api berada pada level tinggi sedangkan 6 titik lainnya berada pada level sedang. Untuk titik panas level tinggi tersebar di Desa Balai Tinggi, Desa Meliau Hulu, Desa Pampang Dua dan Desa Sungai Kembayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. 

Selain itu, titik panas juga terdeteksi di Desa Teraju, Kecamatan Toba, Desa Empodis, Kecamatan Bonti, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, serta Desa Sungai Tapah, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, enam titik panas kategori sedang berada di Desa Empodis, Kecamatan Bonti, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Desa Balai Tinggi, Kecamatan Meliau, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, serta Desa Betung Karang, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan, bahwa masih terdapat tiga titik api yang sedang ditangani oleh pasukan gabungan. Dua titik api berada di Desa Sungai Tapah, Kecamatan Belitang Hulu, Kabupaten Sekadau, dengan kekuatan personel terdiri dari tiga anggota Koramil 1204-13/Belitang Hulu, tujuh personel Yon TP 538/TA, empat personel PT GUM dan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA).

Sementara satu titik api lainnya berada di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Dalam penanganannya, dikerahkan empat personel Koramil 1204-01/Kapuas, tiga personel PT Finantara dan tiga personel Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., menyampaikan, bahwa terdeteksinya 18 titik panas di wilayah teritorial Kodim 1204/Sanggau menjadi perhatian serius dan membutuhkan langkah penanganan cepat serta sinergi seluruh pihak.

“Sebanyak 18 titik panas yang terpantau harus segera dilakukan pengecekan di lapangan. Saat ini, pasukan bersama unsur terkait terus bergerak menangani titik-titik api yang masih menyala agar tidak meluas,” tegas Dandim Minggu (30/08/2026) melalui pesan whatsapp.

Menurut Dandim,penanganan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari aparat pemerintah, TNI, Polri, perusahaan hingga masyarakat. Upaya pencegahan juga harus terus dilakukan dengan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan segera laporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani,” pintanya.

Kodim 1204/Sanggau bersama seluruh unsur terkait terus melaksanakan pemantauan, groundcheck, dan upaya pemadaman di wilayah yang terdeteksi titik panas. Langkah tersebut dilakukan secara maksimal untuk mencegah api meluas dan mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat (sumber Pendim 1204 Sanggau/redaksi).


Sabtu, Agustus 29, 2026

MAUNG & RAJAWALI : Keadilan Tidak Boleh Ditawar! Rakyat Sudah Terlalu Lama Menunggu!

 

Ilustrasi AI.
JAKARTA-FAKTAPAGI.COM.Aksi demonstrasi yang digelar masyarakat pada Kamis, 27 Agustus 2026 di depan Gedung DPR RI membuahkan kepastian. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dalam Rapat Paripurna menetapkan target pengesahan RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026. Keputusan itu diambil setelah Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, melaporkan perkembangan pembahasan yang telah berjalan sejak September 2025 .

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM MAUNG dan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) RAJAWALI menyambut baik kepastian tersebut, namun Ketua Umum sekaligus Pendiri MAUNG dan RAJAWALI, Hadysa Prana, mengingatkan seluruh pemangku kebijakan agar konsisten menepati janji, tidak menunda lagi, dan tidak mengkhianati harapan rakyat yang telah berjuang menuntut aturan ini selama bertahun-tahun.

Lebih lanjut Hadysa Prana menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Pati Bersatu, kelompok ojek online, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat sipil yang hadir dalam aksi 27 Agustus 2026 kemarin

"Kepada saudara-saudara kami dari Pati, rekan-rekan ojek online, para mahasiswa, dan seluruh masyarakat sipil — kalianlah pahlawan keadilan hari ini. Kalian meninggalkan pekerjaan, mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanan — bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk seluruh rakyat Indonesia. Tanpa keberanian dan keteguhan kalian, janji tanggal 15 Desember ini takkan pernah lahir. Teruslah bersatu, teruslah berjuang, dan teruslah mengawal — karena keadilan itu lahir dari perjuangan rakyat, bukan pemberian penguasa!" tegasnya,Jumat (27/08/26) kemarin.

Saat ini, pemulihan aset hasil korupsi masih tersebar dan terbatas dalam berbagai peraturan:

- Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 (UU Tipikor) — perampasan barang hasil kejahatan, namun cakupan dan mekanisme terbatas 

- Pasal 39 KUHP — perampasan kepunyaan terpidana UU No. 8 Tahun 2010 (Tindak Pidana Pencucian Uang) — hanya berlaku jika terbukti pencucian uang

Kerugian negara yang berhasil dikembalikan baru sekitar 20% dari kerugian riil akibat korupsi . RUU Perampasan Aset hadir untuk menutup celah tersebut dengan dua mekanisme utama :

1. Perampasan in personam — berdasarkan putusan pidana terhadap pelaku

2. Perampasan in rem — perampasan aset tanpa harus menunggu putusan pidana pelaku, berlaku jika tersangka meninggal, melarikan diri, atau tidak diketahui keberadaannya 

RUU ini mencakup aset hasil tindak pidana, aset alat kejahatan, barang temuan, hingga aset pengganti kerugian negara .

Pernyataan Ketua Umum MAUNG & RAJAWALI, Hadysa Prana

"Kami mengapresiasi DPR yang akhirnya menetapkan tenggat 15 Desember 2026. Namun kami memperingatkan dengan tegas: Jangan jadikan janji ini sekadar kata-kata untuk meredam aksi rakyat, lalu dibiarkan mati lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. Rakyat sudah terlalu lama menunggu — sejak Maret 2023, sejak Agustus 2025, hingga saudara kita Affan Kurniawan gugur dalam aksi damai tahun lalu." Ungkapnya. Jumat (28/08/26). 

Dalam hadits Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan:

“Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu (1) ketika berbicara ia dusta, (2) ketika berjanji ia mengingkari, dan (3) ketika ia diberi amanat ia berkhianat".

"Hadis ini menjadi cermin bagi kita semua. Jangan sampai para pemangku negara masuk dalam ciri orang munafik — berkata janji, lalu diingkari; diberi amanah rakyat, lalu dikhianati." Tambahnya

Lebih jauh, bersih itu susah, kotor itu gampang — tapi kenapa harus risih demi keadilan sosial? Demi kemaslahatan bangsa, demi rakyat kecil yang setiap hari bekerja keras sementara uang negara digerogoti segelintir orang. 

"Sudah selayaknya para koruptor ditindak tegas, asetnya dirampas tanpa pandang bulu, dan dikembalikan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia."tegasnya.

Ia menambahkan,kami mengingatkan DPR dan Pemerintah: pembahasan sudah berjalan sejak September 2025. Sudah dipanggil 50 narasumber, sudah dilakukan kunjungan kerja ke daerah, sudah diserap aspirasi masyarakat. "Sekarang waktunya menyelesaikan. Jangan ada alasan, jangan ada penundaan baru. Rakyat sedang mengawasi — MAUNG dan RAJAWALI sedang mengawasi,"ujarnya

"Jika sampai 15 Desember 2026 belum disahkan, maka itu bukan sekadar keterlambatan — itu adalah pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat, termasuk pengorbanan saudara kita Affan Kurniawan. UU Perampasan Aset bukan sekadar aturan — itu adalah harapan rakyat bahwa keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang jabatan, tanpa pandang kekuasaan!" Pungkasnya. 

 Ia menyerukan agar,1. DPR RI dan Pemerintah menyelesaikan seluruh tahapan — raker, harmonisasi, DIM, hingga pengambilan keputusan — tepat waktu sebelum 15 Desember 2026 .

2. Mekanisme perampasan in rem dipertahankan agar aset hasil korupsi tetap bisa dikembalikan meskipun pelaku melarikan diri atau meninggal dunia .

3. Aset yang dirampas dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk birokrasi atau kepentingan golongan tertentu.

4. Seluruh elemen masyarakat terus mengawal proses pembahasan — karena keadilan tidak boleh ditawar.

Janji 15 Desember 2026 adalah kemenangan rakyat. Namun perjuangan belum selesai. MAUNG dan RAJAWALI berjanji akan terus berdiri bersama masyarakat, mengawal setiap tahapan pembahasan, dan tidak akan diam jika ada pihak yang berniat menunda atau melemahkan. Karena janji rakyat harus ditepati, dan keadilan tidak boleh ditawar (sumber MAUNG/red).

Dugaan Catut Nama Penyidik Narkoba Rp200 Juta, DPW A-PPI Sumut Desak Kapolda Usut Tuntas Oknum Pengacara

 

Hardep.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (DPW A-PPI) Sumatera Utara mendesak Kapolda Sumatera Utara beserta jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktur Reserse Narkoba (Dirnarkoba) Polda Sumut untuk segera mengusut tuntas serta memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang meresahkan publik beberapa waktu lalu .

Video tersebut menarasikan aksi oknum pengacara yang diduga meminta uang sebesar Rp200 juta kepada kliennya dengan janji kebebasan, menggunakan dalih atas permintaan penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut.

​Ketua DPW A-PPI Sumatera Utara, Hardep menegaskan, bahwa dugaan praktik jual beli hukum ini merupakan tindakan destruktif yang merusak kehormatan dan marwah institusi kepolisian. Jika dibiarkan tanpa kepastian hukum, perbuatan oknum tersebut berpotensi menghancurkan kepercayaan publik terhadap kepolisian yang selama ini telah dibangun.

Sebelum nya di ketahui Ketua DPW A-PPI telah melakukan konfirmasi kepada penyidik Ditresnarkoba yang di tuding oknum pengacara meminta uang. Penyidik dengan tegas membantah tudingan dari oknum pengacara dengan mengatakan " itu sama sekali tidak benar bang " .

​"Hukum tidak boleh dijadikan barang dagangan demi kepentingan pribadi. Mencatut nama penyidik dan menjual nama besar Polda Sumatera Utara untuk meraup keuntungan ratusan juta adalah tindakan culas yang memalukan. Kami mendesak Dirnarkoba Polda Sumut segera memberikan klarifikasi yang tegas dan terbuka agar isu ini tidak semakin liar di tengah masyarakat," ujar Ketua DPW A-PPI Sumut, Hardep, dalam pernyataan resminya di Medan , pada hari Jumat 28/08/2026 .

​Hardep menyoroti bahwa tindakan oknum pengacara tersebut sangat mencederai integritas penegakan hukum di Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa A-PPI Sumut berdiri teguh mendukung kinerja dan marwah Polri, namun bersikap tanpa toleransi terhadap oknum-oknum pengacara nakal yang sengaja mengorbankan nama institusi demi memperkaya diri sendiri.

​"Polda Sumatera Utara saat ini sedang berada di bawah sorotan tajam publik dan perhatian khusus DPR RI, terutama Komisi III. Karena itu, Kapolda Sumut harus mengambil langkah cepat dan tegas melalui jajaran Krimum untuk menyelidiki dugaan penipuan dan pencatutan ini hingga tuntas. Tangkap dan tindak tegas oknumnya! Harus ada efek jera yang nyata agar tidak ada lagi oknum pengacara yang berani menjadikan institusi Polri sebagai alat pemerasan," tegas Hardep .

​DPW A-PPI Sumatera Utara menilai investigasi cepat dan transparan dari Polda Sumut sangat krusial agar spekulasi publik tidak membesar. Menjaga kepercayaan masyarakat ( public trust ) terhadap kepolisian adalah prioritas utama, dan langkah pertamanya adalah membersihkan benalu yang merusak nama baik penegak hukum dari luar maupun dalam (sumber tim A-PP/red)

Mantap !!!! Dandim Pimpin Langsung Padamkan Api Di Dusun Bali

 

Tim Pemadam dari Dandim Sanggau yang dipimpin langsung oleh Dandim saat memadamkan Api membakar lahan di wilayah Dusun Bali Desa Sebara kecamatan Perindu kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu.
SANGGAU-FAKTAPAGI.COM.Dandim 1204/Sanggau memimpin langsung kegiatan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Dusun Bali, Desa Sebara, Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1204/Sanggau didampingi Danramil 1204-12/Parindu Kapten Inf Joko Budi Santoso bersama personel gabungan yang bahu-membahu melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran beberapa waktu lalu.

Alhasil berkat kerjasama dan sinergi seluruh personel gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 18.00 WIB.

Menurut dia, Keberhasilan pemadaman api tersebut adalah hasil kerjasama seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mencegah api memadamkannya api agar tidak meluas ke wilayah lainnya.

Dandim sangat apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah bekerja keras dalam proses pemadaman. Ia menyebutkan,bahwa penanganan Karhutla membutuhkan sinergi dan respons cepat dari seluruh pihak.

Sekali lagi ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah bersama-sama bekerja di lapangan. Berkat kerja sama, koordinasi, dan semangat kebersamaan, api dapat berhasil dipadamkan.

"Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama dalam kondisi cuaca yang dapat mempercepat penyebaran api,” pintanya.

Untuk menjaga agar tidak terjadi kebakaran yang lebih parah, Kodim 1204/Sanggau bersama seluruh unsur terkait akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan patroli di wilayah rawan Karhutla, guna mencegah terjadinya Karhutla.

Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan penanggulangan Karhutla tersebut Kabag Ops Polres Sanggau, anggota Kodim 1204/Sanggau, personel Yon TP 833, Kapolsek Parindu, Manggala Agni, TRC-BNPB, Kompi Brimob Sanggau, serta masyarakat setempat (sumber Pendim 1204/Sanggau/red).

Bantu Cegah Penyakit ISPA, Paskas Sekadau Salurkan Bantuan Masker Dan Obat-obatan Serta Air Bersih

 

Tim Paskas saat membagikan Masker serta obat-obatan kepada masyarakat yang mengunakan kendaraan roda dua beberapa waktu di sekitar Tugu PKK kabupaten Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Relawan Peduli Kemanusiaan (RPK) Kabupaten Sekadau terus memperkuat langkah penanganan dampak musim kemarau di sejumlah wilayah di Kabupaten Sekadau, Upaya tersebut dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Kegiatan tersebut di inisiasi oleh ketua Paskas Kabupaten Sekadau Indra Suherman.

Kepada awak media ını komandan Paskas kabupaten Sekadau Indra Suherman mengatakan, Paskas Sekadau akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam.menghadapi potensi kekeringan dan Karhutla melalui penguatan koordinasi lintas sektoral serta penyediaan sarana pendukung yang dibutuhkan di lapangan.

"Paskas Sekadau tetap berfokus pada misi sosial kemanusiaan, melindungi lingkungan, serta menjamin keselamatan masyarakat," katanya Sabtu (29/08/2026) melalui pesan singkat.

Bantuan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan ini berasal dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan P.T Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan melalui BaitulMaal Munzalan Indonesia lalu kembali disalurkan melalui Pasukan Amal Soleh (Paskas) Kabupaten Sekadau, bantuan ini bukan hanya sebatas pemenuhan air bersih akan tetapi bantuan juga diberikan berupa obat-obatan, vitamin, masker dan Oxygen Portable.

Lalu kata dia lagi,bantuan air bersih diberikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama kebutuhan minum, memasak, serta untuk menunjang aktivitas rumah tangga lainnya, selama kondisi kemarau yang masih berlangsung saat ini.Sedangkan masker dan obat-obatan diberikan agar masyarakat tetap sehat ditengah kondisi kabut asap yang terjadi.

Menurut dia,bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap kondisi saat ini, serta menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di wilayah Kabupaten Sekadau. Lalu bantuan berupa air bersih, suplemen, masker dan kebutuhan lainnya sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Saya yakin bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,mereka sangat membutuhkan dukungan, terutama ketika harus menjalankan aktivitas sehari-hari,"ucap Indra.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada P.T Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Balikpapan atas kepedulian dan bantuannya kepada masyarakat di Kabupaten sekadau,” ujar Indra.

Dikatakan dia lagi, bantuan yang diberikan berupa obat-obatan, masker, air bersih. Untuk masker kita bagikan 1300 lembar di jalan-jalan kepada pengendara motor yang dipusatkan di tugu PKK kabupaten Sekadau, kemudian air bersih dan  masker serta obat-obatan juga dibagi ke Pondok Pesantren Nurul Hikmah dan Pondok Pesantren Madill Tul Huda.

Bantuan Air bersih kepada beberapa Pondok Pesantren Nurul Hikmah dan Madil Tul Hudal oleh tim Paskas kabupaten Sekadau beberapa waktu lalu.

Karena mereka pasti sangat membutuhkan barang tersebut.

"Saya berharap bantuan tersebut bisa mengurai penularan penyakit ISPA serta penyakit lainnya akibat dampak kemarau panjang saat ını," cetus Indra.(tar/man).


Setelah Dilantik,Wiwin Atriana Nahkodai IWAPI Kabupaten Sekadau

 

Berfoto bersama usai acara pelantikan pengurus IWAPI Kabupaten Sekadau oleh wakil Bupati Sekadau, Jumat (28/08/2026) di Aula lantai II kantor Bupati Sekadau.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Wakil Bupati (Wabup) kabupaten Sekadau Subandrio S.H,M.H resmi melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) kabupaten Sekadau periode 2026-2031.Acara pelantikan tersebut dilaksanakan,Jumat (28/08/2026) di Aula lantai II kantor Bupati Sekadau jalan merdeka Timur Desa Bokak Sebubum kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya pria asal kecamatan Belitang Hulu ini berharap, agar IWAPI mampu mengurai angka kemiskinan dan pengangguran di kabupaten Sekadau. 

Sebab kata dia, kabupaten Sekadau memiliki sumber daya yang lumayan kaya, namun dengan sumber daya yang ada jika ada penggerak minat masyarakat untuk berbisnis, maka bisa membuka peluang bisnis bagi ibu-ibu rumah tangga.

"Oleh karenanya, dengan kehadiran IWAPI bisa menjadi motor penggerak bisnis mulai dari ibu-ibu,"pinta Wabup.

Namun kata dia lagi, untuk mengerak serta mengubah mindset tidak mudah, namun harapannya IWAPI sebagai ormas yang membidangi hal itu harus secara kontinyu mengubah mindset tersebut, dari ibu-ibu yang tidak punya kegiatan menjadi pebisnis yang handal.

"Outputnya tentu untuk mencapai keluarga yang mapan secara ekonomi," harapnya.

Selain itu lanjutnya, jika sudah muncul para pebisnis dari kaum Hawa, dampak positifnya tentu terserapnya tenaga kerja, dengan begitu secara pelan-pelan namun pasti angka kemiskinan pasti berkurang.

"Selamat kepada seluruh pengurus IWAPI yang sudah dilantik, semoga bisa membawa angin segar bagi perekonomian masyarakat kabupaten Sekadau," pungkasnya.

Sementara itu ketua GOW kabupaten Sekadau yang juga ketua DPC IWAPI kabupaten Sekadau Ny, Wiwin Atarina Subandrio, S,Sos dalam sambutanya mengatakan, IWAPI akan menjadi pendongkrak dalam membangun relasi bisnis di kabupaten Sekadau, hal ını sangat membantu  meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat.

"Karena melalui bisnis keluarga kesejahteraan akan semakin meningkat," katanya.

Oleh karena itu sebagai organisasi yang baru terbentuk, saat ını kami sangat membutuhkan dukungan dan bimbingan dari penasehat agar IWAPI bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. 

Wiwin sapaan akrabnya juga mengucapkan terimakasih kepada ketua DPD IWAPI Provinsi Kalbar atas kesediaannya menghadiri pelantikan dan pengukuhan hari ini.

"Terimakasih kami sampaikan kepada ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Baras atas kesediaannya melantik pengurus IWAPI di kabupaten Sekadau" ucapnya.

Di tempat yang sama, ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Barat Ny.Oktavia S.E. M.H dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan awal untuk menggerakkan IWAPI agar bermanfaat bagi keluarga dan kaum perempuan sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. 

"Saya berharap IWAPI di kabupaten Sekadau bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,"pesannya.

Hadir pada acara tersebut wakil Bupati Sekadau Subandrio S.H.M.H, ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Barat Ny. Oktavia S.E, M.H, sekretaris IWAPI Kalbar Susanti, Kadis Koperasi dan UMKM kabupaten Sekadau St.Emanuel, dan Sekertaris Kesbangpol kabupaten Sekadau Hermanto(tar/man).


Atasi Kesulitan Warga,PT.MPE Group Salurkan Ribuan Liter Air Bersih

 

Spanduk bantuan Air bersih oleh Management PT MPE Group kepada masyarakat yang sangat membutuhkan di wilayah kerjanya, untuk mengatasi kesulitan masyarakat akan Air layak pakai, Jumat (28/08/2026) kemarin.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Untuk mengatasi keselulitan warga akan air bersih, PT.Multi Prima Entakai (MPE) group bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Polres Sekadau dan Perumda Sirin Meragun menyalurkan ribuan liter air bersih kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Bantuan ını sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan masyarakat disaat kondisi kemarau panjang seperti sekarang. "Karena, Sungai-sungai serta sumur bor warga sudah mulai kering, jadi kami berinisiatif untuk menyalurkan air bersih kepada warga yang sangat membutuhkan," kata Yuspinus swsito Manager Humas PT.MPE Group kepada media ını, Sabtu (29/08/2026) melalui pesan WhatsApp.

Menurut dia, penyaluran air bersih ini kerjasama dengan Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau melalui instansi terkait yakni Dinas pemadam kebakaran  Polres Sekadau,dan PDAM Sirin Meragun. Semoga dengan bantuan ini masyarakat bisa mencuci dan mandi mengunakan air yang layak.

Bantuan tong Air 2.000 liter di RT Semujuk Dusun Gonis Tekam Desa Gonis Tekam.
Selain itu kata dia, bantuan yang diberikan juga dapat menghindari penyakit seperti Diare dan penyakit kulit,karena jika masyarakat mandi atau mencuci mengunakan Air kurang layak maka,akan mudah terkontaminasi penyakit, yakni penyakit Diare dan penyakit kulit, terutama terutama bagi anak-anak, mereka yang paling rentan terserang penyakit tersebut, makanya melalui MPE perduli kita salurkan bantuan air bersih.

Penyaluran Air bersih kata dia lagi, menyasar beberapa titik, yakni wilayah Desa Gonis Tekam ada beberapa Dusun, dan wilayah Desa Tapang Semadak juga di beberapa Dusun 

Mudah-mudahan apa yang kita salurkan ini bisa mengurangi kesulitan warga dan bermanfaat bagi warga, karena air adalah kebutuhan mendasar bagi manusia.

"Semoga bantuan ini bisa mengurangi kesulitan warga di saat kemarau panjang seperti ını," ucapnya.

Sebelum mengakhiri pesannya,Awis mengatakan, selain membantu Air bersih pihaknya juga membantu 2 buah Tong tempat penampungan air ukuran 2.000 liter, satu buah untuk warga Dusun Sengkabang Melayang dan satu buah untuk RT Semujuk Dusun Gonis Tekam. Rencananya jumlah bantuan tong Air akan ditambah setelah melalui pengecekan dari tim Humas untuk memastikan wilayah mana lagi yang benar-benat membutuhkan saat ini.

Bantuan tong Air di Dusun Sengkabang Melayang Desa Gonis Tekam.

"Tong Air tersebut yang akan digunakan  menampung air bersih yang kami salurkan," pungkasnya (tar).

Jumat, Agustus 28, 2026

Silaturahmi Solidaritas Transportasi Online Sumut, Ojol Sumut Dukung Kamtibmas dan Kondusifitas Di Sumut

 

Pertemuan antara beberapa grup solidaritas Transportasi Online (Ojol) di Sumatra Utara bersama Dir Intelkam Polda Sumut, Kamis (27/08/2026) di Warbeng simpang Tritura jalan Sisingamangaraja Medan.

MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Solidaritas Transportasi Online Sumut menggelar dialog silaturahmi dengan Dir Intelkam Polda Sumatera Utara (Sumut), Kombes Pol Ajie Indra Dwiatma di Warung Bengkel Ojek Online Lalu Lintas (Warbeng Ojolali) di Simpang Tritura, Jalan Sisingamangaraja Medan.Dialog yang berlangsung hangat dan antusias, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran 600 paket Sembako kepada para pengemudi ojek online lintas komunitas yang hadir di lokasi, Kamis (27/08/2026) kemarin.

Ketua Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams), Agam Zubair pada wartawan mengatakan, bahwa dalam silaturahmi Solidaritas Transportasi Online Sumut, Godams menjadi tuan rumah karena acaranya diselenggarakan di salah satu selther Godams, yakni di Warbeng Ojolali. Menyikapi aksi yang terjadi hari ini di Jakarta, warga Ojol Sumut Godams mendukung aksi damai yang sedang berlangsung. 

Selain itu, kata Agam, para pengemudi transportasi online yang kesehariannya selalu berinteraksi dan berhubungan dengan aparat kepolisian  baik saat terjadi kecelakaan lalu lintas maupun aksi kejahatan jalanan, mereka merasa perlu perlindungan dari aparat kepolisian.Apalagi kami sebagai pelaku transportasi online roda dua yang paling rentan di jalan raya. 

"Tapi Alhamdulillah tadi kita dengarkan bahwa Kapolda Sumut berkomitmen menjaga keamanan lingkungan dan kondusifitas di Sumut. 

"Saya minta agar rekan-rekan Ojol untuk membantu memberi informasi dalam meminimalisir angka kejahatan di Sumut,"pinta Agam.

Sementara ditempat yang sama, ketua Forum Komunikasi Mitra Pengemudi Indonesia (Forkompi), Sumut, David Bangar Siagian menambahkan, mitra Ojol yang tergabung di Forkompi Sumut mendukung penuh situasi Kamtibmas tetap kondusif.Hak untuk menyampaikan pendapat tetap kita hormati siapapun yang menyampaikan aspirasi di depan umum kami dukung.

 "Acara hari ini kita dukung dengan tujuan menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Sumut dan  Kota Medan khususnya,"jelas David.

Kedepannya,David berharap agar Ojol bisa dilibatkan dalam kegiatan khususnya tentang Kamtibmas. 

"Karena Ojol menjadi garda terdepan bila terjadi sebuah peristiwa di lapangan," tukasnya (tim).