Setelah Dilantik Jadi CEO, Gimawan Siap Hadapi Tantangan
![]() |
| Penandatanganan berkas serah terima tugas dari CEO lama ke CEO baru disaksikan oleh ketua Pengurus, Rabu (25/03/2026) di kantor pusat Tapang Sambas kecamatan Sekadau Hilir. |
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri pelantikan Chief Executive Officer (CEO) Credit Union (CU) Keling Kumang (KK) periode 2026-2031.Pelantikan CEO Baru dari pejabat lama Valentinus Narung, S.sos MM ke pejabat baru Hilarius Gimawan,SE.MM sebagai upaya peralihan kepemimpinan CU sesuai masa jabatan yang sudah ditentukan, Rabu (25/03/2026) di kantor pusat Tapang Sambas kecamatan Sekadau Hilir.
Dalam sambutannya wakil Gubernur mengatakan, kehadiran dirinya pada pelantikan CEO CU KK merupakan implementasi dan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi terhadap lembaga keuangan seperti CU di Kalbar. Dukungan Pemerintah terhadap semua lembaga keuangan bukan isapan jempol belaka, tetapi kehadiran Pemerintah dalam setiap kegiatan adalah implementasinya. "Bukan hanya di CU KK saja, di CU-CU lain juga saya hadir," kata Wagub.
Ia berharap setelah dilantik CEO baru maka tugas berat tentu menunggu yakni menambah jumlah anggota dan menaikkan jumlah aset lembaga. Saat ini aset CU KK sekitar Rp 2 triliun, angkan ını juga cukup besar, namun jumlah ini masih bisa dinaik apabila semua bergerak untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang makna dan hasil positip menjadi anggota CU.
"Mudah-mudahan CEO baru bisa menambah jumlah aset dan anggota selama masa kepemimpinannya," pesan Wagub.
Ada wacana lanjut dia,dimana CU tidak tidak lagi diperlakukan seperti Koprasi, kedepannya CU perlakukan setara dengan bank. Untuk itu CU harus bisa mempersiapkan diri agar semua transaksi mengunakan sistem elektronik dan sistem online. Ia juga berpesan kepada anggota dan aktivis CU agar setiap anggota CU harus mampu memberi pencerahan kepada anggota agar mampu menelaah setiap informasi dari media sosial. Karena, ada di tiktok salah seorang warga kabupaten Sintang meminta agar KDM sebutan untuk Gubernur Jawab Barat pindah ke Kalbar untuk membangun jalan di Kalbar, postingan tersebut keliru, karena untuk membangun perlu dana besar apalagi khusus untuk infrastruktur, jika dibandingkan dengan luas wilayah Kalbar jauh lebih luas dari provinsi Jawa Barat, disisi lain dana APBD Kalbar hanya 20 persen dari APBD Jawa Barat.
"Mereka punya APBD sekitar 30 Triliun kita Kalbar hanya 6 triliun, inilah bedanya kenapa Provinsi disana lebih cepat pembangunannya," jelas Wagub.
Namun, sebagai pemimpin kami akan tetap berusaha, untuk mencari dana untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kalbar.
"Saya minta CU harus menjadi pemeran utama bagi para pelaku ekonomi masyarakat di provinsi Kalbar,"harapnya.
Sementara itu ketua pengurus CU Keling Kumang Stepanus Masiun dalam sambutanya mengatakan, bahwa hari ini kita sudah melakukan hal penting yakni peralihan kepemimpinan yakni CEO baru,hal ini biasa dalam organisasi karena sesuai sistem yang sudah ada di manajemen CU Keling Kumang.
"Peralihan kepemimpinan adalah hal biasa, karena mengikuti sistem yang ada," katanya.
Sedangkan, untuk CEO yang sudah dua periode menjabat yang bersangkutan tidak boleh lagi masuk dalam manajemen CU, karena jabatan CEO adalah yang tertinggi, kalau di pindahkan sebagai pegawai artinya demosi atau turun pangkat,dan itu tidak bisa dilakukan di Keling Kumang.
Sebagai CEO baru kata dia lagi, tugas berat menanti yakni melakukan pengawasan dan pemantauan semua Koperasi yang dibawah naungan KK. Kedepannya kita targetkan anggota 270 ribu orang dari 230 saat ını, dan target aset kita beberapa tahun kedepannya bisa mencoba sekitar Rp.5 triliun.
"Itulah target kita beberapa tahun kedepannya,"cetusnya.
Sementara itu Valentinus Narung CEO lama dalam sambutanya mengatakan, bahwa dirinya terpilih sebagai CEO pada masa kerja 10 tahun di Cisarua kemudian dirinya menjabat sebagai CEO juga 10 tahun. Artinya, sampai hari ını dirinya sudah mengabdi selama 20 tahun di CU KK.
"Saya mengucapkan terimakasih kepada CU KK serta pengurus yang telah mempercayai saya sebagai CEO terpilih selama dua periode. Jika ada kata-kata yang salah pada menjabat sebagai CEO KK mohon dimaafkan.
Selamat bertugas kepada penganti saya semoga bisa lebih baik membawa kemajuan bagi CU KK kedepannya," ucapnya.
Di tempat yang sama Hilarius Gimawan SE MM CEO terpilih masa jabatan 2026 -2031 dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Daerah kabupaten Sekadau dan kabupaten Sintang serta pemerintah provinsi Kalimantan Barat yang telah hadir memenuhi undangan kami.
"Rencananya semua Bupati wilayah timur akan di undang namun karena keterbatasan maka tidak bisa dilakukan," ucapnya.
Dikatakan dia lagi, tadi pagi dirinya sudah dilantik secara adat Dayak seperti lazimnya setiap ambil sumpah dibarengin dengan hambur beras kuning. Artinya sumpah itu mengikat dan serta menyatukan sumpah janji dengan alam.
Masih dikatakan dia, bahwa dirinya bergabung di CU KK pada tanggal 20 Maret tahun 2000. Sebagai orang CU dirinya adalah tipe orang pekerja, tidak banyak bicara tetapi bertindak.
"Saya tipe orang pekerja, saya ajak agar semua pegawai dan aktivis CU untuk terus bekerja keras demi memajukan CU KK," ajaknya.
Karena lanjut dia,banyak tantangan yang harus dihadapi, yakni penambahan aset dan anggota, karena slogan CU KK anggota harus bisa tumbuh secara ekonomi, hal ini sesuai pesan Bupati Landak saat peresmian kantor CU di kabupaten Landak beberapa waktu lalu.
Saat ını kata dia, Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) akan membangun pabrik kelapa sawit, mudah-mudahan tercapai. Sebagai CEO baru dirinya bertekad untuk melanjutkan program yang sudah di buat oleh pendahulunya
"Kalau saya lupa tolong diingatkan,". pintanya.
Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Sekadau Aron beserta sejumlah kepala SKPD, Bupati Sintang Gregorius Bala berserta kepala SKPD wakil ketua DPRD kabupaten Sekadau Jefray Raja Tugam dan Valentinus anggota DPRD dan sejumlah kepala SKPD Pemprov Kalbar tampak hadir, Waka Polres Sekadau serta para undangan lainnya (tar).











