Berita Faktapagi.com hari ini

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Selasa, Agustus 25, 2026

Ketua Nasional GTDI Ingatkan Agar Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas

Berfoto bersama usai meninjau langsung tempat kegiatan Mubes GTDI (24/08/2026) di Medan.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Pelaksana tugas (Plt) Ketua Nasional Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI) Pdt, Jonris Siahaan, S.Th memastikan bahwa pelaksana Musyawarah Besar (Mubes) ke XXV yang akan diselenggarakan pada 25 -27 Agustus 2026 di Medan. Saat ını pihak penyelenggara sudah melakukan koordinasi dengan Polrestabes Medan dan Poldasu untuk mengantisipasi hal-hal di luar kendali pihak penyelenggara. "Semua persiapan sudah kita lakukan dengan baik dan matang mulai dari lokasi penyelenggaraan, transportasi peserta dan akomodasi peserta. Untuk keamanan kita sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Medan dan Poldasu. Kita jamin Mubes XXV GTDI akan berlangsung aman, lancar dan kondusif,"jelasnya pada wartawan, Senin (24/8/2026). 

Dikatakan dia, bahwa dirinya memang memilih kota Medan sebagai lokasi Mubes XXV 2026 karena Kota Medan menjadi salah satu Kota yang paling toleransi di Indonesia. Jadi, kita juga sudah sampaikan pesan kepada para peserta agar senantiasa menjaga dan memelihara kondusifitas. 

GTDI juga akan terus berkontribusi menciptakan toleransi dan menghargai perbedaan terutama kami penyelenggara Mubes sudah mengingatkan kepada semua peserta dan itu alasan kita memilih Medan karena tingginya rasa toleransi. 

"Pesan untuk peserta Mubes, boleh bersehati sepakat sesuai dengan aturan kita. Supaya tujuan GTDI kembali menjadi Gereja yang jaya dan bisa bekerjasama dengan semua kelompok agama termasuk dalam mendukung program Pemerintah menuju Indonesia Emas terwujud," tukasnya (tim).

DPP MAUNG Apresiasi Kunjungan Presiden Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya

 

PONTI

Kunker Presiden Prabowo Subianto ke Kalbar dalam rangka peninjauan lokasi kebakaran, (22/08/2026) kemarin (Foto istimewa).

PONTIANAK-FAKTAPAGI.COM.Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSM Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (MAUNG) menyambut hangat serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kerja langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Langkah turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, dinilai sebagai bukti nyata kepedulian mendalam pimpinan tertinggi negara terhadap nasib lingkungan dan penderitaan masyarakat di wilayah Kalimantan yang selama ini kerap dilanda bencana asap.

Kunjungan ini dilakukan tak lama setelah Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla yang dihadiri sejumlah kementerian terkait, pimpinan TNI dan Polri, serta perwakilan pemerintah daerah setempat. 

Di lokasi kejadian, Presiden terlihat berjalan sigap di tengah kawasan yang masih menyisakan sisa asap dan panas tanah, memantau langsung titik api yang baru saja berhasil dipadamkan, serta menyapa dan berdialog secara akrab dengan petugas gabungan TNI-Polri, tim SAR, dan relawan yang telah berhari-hari berjuang menekan laju kebakaran demi melindungi warga.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menurut arahan Presiden, penanganan karhutla harus berjalan cepat, terpadu, dan berorientasi pada kebutuhan riil di lapangan. 

Ia juga meminta pemerintah daerah bersikap tegas menegakkan aturan hukum, memperkuat langkah pencegahan sejak dini, serta tidak membiarkan bencana yang sama terulang terus-menerus setiap tahunnya.

Sementara itu, Ketua Umum sekaligus Pendiri DPP MAUNG, Hadysa Prana, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus harapan mendalam atas kehadiran Presiden di bumi Khatulistiwa:

“Selamat datang Bapak Presiden Prabowo Subianto di Kalimantan Barat. Kehadiran Bapak secara langsung, berjalan di tengah asap dan panasnya lokasi kebakaran, adalah bukti nyata bahwa nasib rakyat dan kelestarian alam Kalimantan benar-benar ada di hati Bapak. Langkah ini patut diapresiasi, karena jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar pertemuan seremonial di ruangan tertutup,” ujar Hadysa Prana.

 Kami sangat berharap kunjungan ini tidak hanya berhenti pada peninjauan dan sapaan semata, melainkan menjadi titik awal lahirnya solusi yang tepat sasaran, menyeluruh, dan berkelanjutan untuk dua masalah besar yang saling berkaitan dan terus menggerogoti bumi Kalimantan: kebakaran hutan dan lahan, serta aktivitas pertambangan emas ilegal (PETI). 

"Keduanya sama-sama merusak ekosistem gambut dan hutan yang dapat memicu kerugian keuangan negara hingga triliunan rupiah, meresahkan masyarakat, serta merampas hak masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Selain itu, kami tidak ingin lagi melihat masalah ini berulang tahun demi tahun tanpa penyelesaian tuntas. Diperlukan langkah tegas: penegakan hukum tanpa pandang bulu terhadap pihak yang terbukti melanggar, audit menyeluruh atas kawasan konsesi, serta komitmen nyata memulihkan lahan rusak dan menjaga kelestarian ekosistem gambut. 

"Alam Kalimantan adalah paru-paru dunia yang harus diselamatkan, bukan hanya untuk kebutuhan hari ini, tapi sebagai amanah bagi anak cucu kita kelak. Seluruh jajaran MAUNG siap berdiri bersama pemerintah untuk mengawal, mendukung, sekaligus mengawasi setiap langkah konkret yang diambil,” tegas Ketum

“Semoga kunjungan ini menjadi awal perubahan yang sesungguhnya: Kalimantan yang asri, udara bersih, bebas dari jeratan api dan kerusakan lingkungan, serta lestari untuk selamanya,” pungkasnya dengan nada penuh harap.

 DPP MAUNG menegaskan bahwa kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, serta merupakan amanah konstitusional yang wajib dijalankan oleh seluruh elemen bangsa. Kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi karhutla diharapkan mampu membangkitkan kembali komitmen bersama dari pemerintah pusat hingga daerah, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat untuk bersatu menuntaskan bencana karhutla dan menindak tegas kerusakan lingkungan, sehingga Kalimantan tetap menjadi wilayah yang subur, aman, dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.(SUMBER MAUNG/RED).



 

 

Peringati HUT Polwan ke 78, Polwan Polres Sekadau Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

 

Pembagian air oleh Polwan kepada warga yang terdampak kemarau di beberapa Desa kabupaten Sekadau, Senin (24/08/2024) kemarin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Di tengah kemarau yang masih membuat sebagian warga kesulitan memperoleh air bersih, Polisi Wanita (Polwan) Polres Sekadau turun langsung membantu masyarakat. Kegiatan tersebut sebagai salah satu rangkaian peringatan hari jadi Polwan yang ke -78. Sebanyak 18 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga di dua desa di Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (24/8/2026) kemarin.

Kegiatan adalah rangkaian dari peringatan Hari Jadi Polwan Republik Indonesia yang ke-78. Peringatan Polwan ke 78 kali ını mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary. Penyaluran dilakukan di Dusun Gonis Rabu, Desa Gonis Tekam, dan Dusun Bokak Sebumbun, Desa Bokak Sebumbun.


Di Dusun Gonis Rabu, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan menggunakan mobil Rantis AWC Sat Samapta Polres Sekadau. Sementara di Dusun Bokak Sebumbun, distribusi mencapai 12.000 liter yang dikirim secara bertahap sebanyak tiga kali menggunakan mobil pemadam kebakaran.


Penyaluran berulang di Bokak Sebumbun dilakukan karena kebutuhan air warga masih cukup tinggi. Air yang diterima masyarakat umumnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama sekitar tiga hari sebelum persediaan kembali menipis.

Para Polwan dari sejumlah fungsi, yakni SDM, Lantas, Reskrim, Intelkam, Narkoba dan Sium, ikut turun langsung dalam proses distribusi. Mereka dipimpin personel Polwan senior AIPTU Catur Susilowati.

Tidak hanya menyalurkan air, para Polwan juga membantu warga mengisi berbagai wadah yang telah disiapkan. Jeriken, Galon hingga Drum tampak berjajar untuk menampung air. Sebagian warga bahkan menggunakan wadah penampungan air hujan sebagai tempat menyimpan bantuan air untuk persediaan di rumah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin kehadiran Polwan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Bukan hanya dalam pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujar AIPTU Catur usai kegiatan.

Distribusi air tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polres Sekadau bersama Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan air selama kemarau. Air bersih berasal dari PDAM Sirin Meragun Kabupaten Sekadau, kemudian didistribusikan melalui armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau ke sejumlah permukiman warga.

Kegiatan tersebut turut didampingi Kasat Samapta Polres Sekadau IPTU Insan Malau, Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam, Kepala DPKP Kabupaten Sekadau Eko Sulistyo, Bhabinkamtibmas Desa Gonis Tekam AIPDA Arie Susilo, Kepala Desa Gonis Tekam Rizal Arafat, serta personel Sat Samapta dan Polsek Sekadau Hilir.

Kapolsek Sekadau Hilir IPTU Agustam mengatakan, distribusi air bersih di Desa Bokak Sebumbun telah beberapa kali dilakukan selama kemarau. Kebutuhan tersebut masih dirasakan warga karena sumber air yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Untuk Desa Bokak Sebumbun, distribusi air bersih memang sudah beberapa kali dilakukan. Air yang disalurkan biasanya dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat kurang lebih selama tiga hari, sehingga ketika persediaan mulai menipis, penyaluran kembali dilakukan sesuai kebutuhan,” ujar IPTU Agustam.

IPTU Agustam mengatakan, kebutuhan air bersih masyarakat terus dipantau bersama pemerintah daerah dan pihak terkait. Penyaluran dilakukan menyesuaikan kondisi di lapangan, terutama di wilayah yang sumber airnya masih terbatas.

“Kami bersama pemerintah daerah dan pihak terkait akan terus melihat kondisi di lapangan. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, kami akan berupaya mendukung penyaluran sesuai kebutuhan dan kemampuan yang ada,” pungkasnya(tar/man).

Senin, Agustus 24, 2026

Tutup Rangkaian Kegiatan Puncak Peringatan HUT Partai Demokrat, Aron Ingatkan Jangan Putus Sekarang Dan Hindari Narkoba

 

Bupati Sekadau Aron didamel ketua TP PKK kabupaten Sekadau saat meninjau pengobatan gratis dan pembagiannya vitamin dan Kelambu kepada ini hamil, Minggu (23/08/2026) di Cenayan.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Setelah melakukan berbagai kegiatan sosial, dari bersih-bersih rumah ibadah, hingga lomba pidato AHY muda,sampai mengelar lomba rakyat dan pengobatan gratis dan pembagian vitamin dan kelambu anti nyamuk kepada ibu hamil. Akhirnya semua rangkaian kegiatan penutupan yang dipusatkan di Desa Cenayan kecamatan Nanga Mahap resmi ditutup oleh Bupati Sekadau Aron, SH yang juga ketua DPC Partai Demokrat, Minggu (23/08/2026) di Desa Cenayan malam.

Dalam sambutanya putra asal Desa Nyonak kecamatan Nanga Mahap ını mengucapkan terimakasih kepada warga Desa Cenayan yang begitu antusias mengikuti semua rangkaian kegiatan dari Lomba Karung, Tarikan Tambang, Makan Kerupuk, Pancing Botol,Lomba mewarnai anak-anak Taman Kanak-Kanak, Lomba Kebersihan Lingkungan antar RT, Dorr frize melalui kupon berhadiah dan malam hiburan.

Menurut Aron, kenapa kegiatan ını dipusatkan di Desa Cenayan, karena berdasarkan rapat pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai Demokrat kabupaten Sekadau untuk memilih Desa Cenayan, sebagai pusat puncak perayaan HUT Partai Demokrat yang ke -25  dibarengi dengan peringatan HUT RI ke-81.

Kegiatan lomba rakyat dilapangan sepakbola desa Cenayan.

"Saya mengapresiasi sambutan dan partisipasi warga Desa Cenayan sebagai tuan rumah,terhadap semua kegiatan yang kita laksanakan," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada warga agar selalu menjaga kekompakan, tingkatkan kebersihan lingkungan yang sudah baik seperti sekarang.

Ia juga mengingatkan kepada orang tua agar menjaga pergaulan anak-anak diluar rumah, karena peredaran Narkoba marak di kecamatan Nanga Mahap, jadi waspadalah terhadap tingkah laku anak-anak, jika sudah terpapar Narkoba habis sudah masa depan mereka, karena Narkoba jika sudah di konsumsi maka syarat otaklah yang rusak.

"Jika sudah begitu hancur sudah masa depan anak-anak kita,"pesannya.

Selain itu, mantan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat juga mengingatkan agar hati-hati saat membakar Ladang, karena kemungkinan Pemprov akan mencabut Perda tentang Bakar lahan, hal ını akan menjadi perhatian kita bersama.

Makanya hati-hati saat bakar ladang, kalau bisa tunggu dulu,sebab jika dibakar sekarang juga tidak bisa ditanam karena belum ada hujan.

"Lagipula, kemarau ini belum tentu bisa di prediksi kapan berakhirnya," ujarnya.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada para orang tua, supaya mengutamakan pendidikan terhadap anak-anaknya, karena orang tidak mungkin bisa pintar dan bisa menguasai teknologi jika tidak sekolah, karena hanya dengan sekolah dan pintar kita bisa mengubah nasib.

"Hanya dengan pendidikan kita bisa mengentaskan kemiskinan," katanya.

Terakhir ketua DPC Partai Demokrat ini mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Desa Cenayan yang telah begitu antusias mengikuti semua kegiatan tadi (kemarin red) tahun depan kita akan tentukan kembali tempat untuk melaksanakan kegiatan yang sama.

Peninjauan kegiatan lomba mewarnai anak-anak TK Desa Cenayan.

Ditempat yang sama Atanasius Jalol ketua panitia pelaksana kegiatan HUT Partai Demokrat dan HUT RI dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada ketua dan seluruh pengurus DPC Partai Demokrat atas kepercayaan hingga menunjukkan Desa Cenayan sebagai tempat untuk merayakan puncak peringatan HUT Partai.

"Mewakili masyarakat Desa Cenayan saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pengurus DPC partai Demokrat kabupaten Sekadau yang telah menghibur warga kami," ucapan.

Hadir pada acara tersebut, ketua TP PKK kabupaten Sekadau Ny, Magdalena Susilawati Aron SP,MAP, Jefray Raja Tugam,anggota DPRD provinsi Kalimantan Barat Hasan, seluruh anggota DPRD kabupaten Sekadau darai fraksi Demokrat, kepala desa Tamang, Kepala Desa Cenayan, serta para simpatisan dan para tokoh masyarakat desa Cenayan (tar).

 

Minggu, Agustus 23, 2026

Nekad Serobot Lahan, Pasutri Dilaporkan Ke Poldasu

 

Lahan yang di Serobot oleh pasutri.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Indra Bangsawan Harahap ahli waris Almarhum Abd Halim Harahap, pemilik lahan seluas  kurang lebih 15  hektare yang berada di wilayah Gunung Tua Julu, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara melaporkan pasangan suami-istri RLS dan JH atas dugaan penguasaan tanpa hak, klaim sepihak, pengaplingan, serta dugaan transaksi atas sejumlah bidang tanah yang menurut pihak ahli waris merupakan bagian dari harta warisan keluarga dengan luas keseluruhan kurang lebih 15  Ha. 

Dalam laporan yang teregister dengan Nomor:STTLP/B/1394/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 21 Agustus 2026 keduanya dilaporkan atas  dugaan tindak pidana memaksa masuk menetap tanpa hak di properti orang lain  dengan ancaman pidana maksimal 2 tahun sesuai dengan Pasal 257 Undang-Undang No.1 tahun 2023 Tentang KUHP Baru, serta Pasal 502 Undang-Undang No.1 tahun 2023 Tentang KUHP Baru tentang Penipuan atau Perbuatan Curang terkait hak atas tanah (Penyerobotan Tanah) dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara, serta Pasal 6 Perppu No.51 

tahun 1950 yang mengatur tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atas kuasanya, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 3 bulan penjara. 

Lebih jauh, persoalan ini bermula karena, adanya salah satu objek dari tanah seluas lebih kurang 15 Ha tersebut yang berdiri sebuah rumah permanen yang sebelumnya merupakan rumah panggung milik almarhum Abd Halim Harahap dan saat ini rumah permanen tersebut di tempati dan dikuasai oleh kedua terlapor, RLS dan JH.  

Atas persoalan ini,  salah seorang ahli waris dari almarhum Abd.Halim Harahap yang bernama, Indra Bangsawan Harahap, pada tanggal 21 Agustus 2026 telah melaporkan kedua terlapor ke SPKT Poldasu. 

Berdasarkan dokumen yang dimiliki keluarga, salah satu dasar penting penguasaan dan pembagian 

harta pusaka adalah Surat Pembagian Harta Pusaka tanggal 10 Juni 1977, yang membagi sejumlah bidang tanah antara almarhum Abd. Halim Harahap dan pihak keluarga lainnya. Dalam perkembangan berikutnya, sebagian hak tersebut juga dituangkan dalam dokumen pembagian warisan tahun 1989.

Menurut pihak ahli waris, terdapat sejumlah lokasi yang saat ini telah dikuasai, dimanfaatkan, dibangun, bahkan diduga di kapling atau dipasarkan kepada pihak lain, padahal menurut dokumen keluarga bidang tanah tersebut masih merupakan bagian dari hak almarhum Abd. Halim Harahap dan para ahli warisnya.

Objek yang dipersoalkan antara lain berada di kawasan: Tanah di kanan Jalan Gunung Tua–Langga Payung, Kawasan Gomburan Besar, Kawasan lereng Tor Siboru Tompul,  sejumlah bidang lain yang menurut ahli waris merupakan bagian dari pembagian harta pusaka keluarga.

Tim hukum ahli waris juga mencatat adanya dugaan penguasaan tanpa hak, penjualan sepihak, dan pengaplingan tanpa persetujuan ahli waris.

Pihak ahli waris menegaskan bahwa klaim tersebut tidak semata-mata didasarkan pada penguasaan fisik tanah, tetapi didukung oleh sejumlah dokumen historis, antara lain, Surat Pembagian Harta Pusaka tanggal 10 Juni 1977 , Akta Pembagian Harta Warisan tahun 1989,  Surat pembatalan terhadap pernyataan tahun 2004 yang disampaikan pada tahun 2017, Surat-surat jual beli dan dokumen pendukung lainnya  dan saksi keluarga, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang mengetahui sejarah tanah.

Dokumen-dokumen tersebut menjadi bagian penting dalam upaya ahli waris untuk mempertahankan hak mereka dan meminta adanya kejelasan mengenai status hukum seluruh objek tanah yang dipersoalkan.

Tim hukum ahli waris dari Law Firm Indra Tan & Partners, menilai setiap pihak yang mengklaim kepemilikan harus dapat menunjukkan dasar hak yang sah, asal-usul tanah, dokumen 

peralihan, serta persetujuan pihak-pihak yang secara hukum berhak atas tanah tersebut. Apabila benar terdapat penguasaan, pengalihan, penjualan, atau pengaplingan atas tanah milik 

pihak lain tanpa dasar hak yang sah, maka tindakan tersebut berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, baik dalam ranah perdata maupun pidana, bergantung pada fakta dan hasil pembuktian.

"Dalam materi hukum, persoalan tersebut antara lain dianalisis dari kemungkinan Perbuatan  Melawan Hukum (PMH) serta dugaan tindak pidana yang berkaitan dengan penguasaan tanah. Untuk menghindari semakin luasnya sengketa dan kemungkinan berpindahnya objek kepada pihak  ketiga, ahli waris meminta agar dilakukan, pertama, pemeriksaan dan verifikasi status seluruh bidang tanah pada Badan Pertanahan Nasional 

(BPN),"jelas Indra Tan di dampingi Dr Khomaini,SE, SH, MH dan Ayu Noveritasari  Limbong, SH, MH serta Debreri Irfansyah Sembiring, SH, MH. 

Sementara, Dr Khomaini, SE, SH, MH menambahkan pihaknya  harapkan pemetaan dan pengukuran ulang terhadap seluruh objek yang dipersoalkan agar batas, luas, dan letaknya dapat dipastikan secara objektif. Kemudian penelusuran terhadap setiap dokumen peralihan, sertifikat, akta, surat jual beli, maupun dokumen lainnya yang digunakan oleh pihak-pihak yang mengklaim tanah tersebut.

Sementara itu Ayu Limbong, SH, MH, meminta semua pihak menghentikan sementara segala bentuk transaksi, pengaplingan atau pembangunan pada objek yang masih dalam perselisihan sampai terdapat kepastian hukum. Apabila ditemukan adanya bukti pelanggaran hukum, pihak ahli waris akan mempertimbangkan langkah hukum melalui somasi, mediasi, gugatan perdata, maupun laporan pidana sesuai hasil pemeriksaan dan bukti yang tersedia.

“Kami menginginkan persoalan ini dibuka secara terang, objektif, dan berdasarkan dokumen serta 

batas tanah yang sebenarnya. Bila ada pihak yang merasa memiliki hak, silakan dibuktikan melalui mekanisme hukum. Jangan ada klaim sepihak, jangan ada penguasaan sepihak, dan jangan ada 

transaksi terhadap tanah yang statusnya masih diperselisihkan,"ungkapnya (tim

Buka Turnamen Menembak, Bupati Ingatkan Perhatikan Senjata Yang Digunakan

Pembukaan acara sebelum dimulainya pertandingan Menembak Bupati Cup tahun 2026, oleh Bupati dan semua unsur Forkompinda kabupaten Sekadau, Sabtu (22/08/2026) di Penanjung Island.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Bupati Sekadau Aron,SH membuka secara resmi Open Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup tahun 2026 se- provinsi Kalimantan Barat. Turnamen menembak piala Bupati tersebut dilaksanakan dalam rangka mempromosikan Hari Ulang Tahun (HUT) RI  ke-81 Sabtu (22/08/2026) di Penanjung Island.

Dalam sambutannya pria asal Desa Nyonak kecamatan Nanga Mahap ını memberikan apresiasi kepada segenap jajaran kepanitiaan dan para donatur, atlet, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan baik secara matrial maupun spiritual sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Kami mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas, menjaga konsentrasi selama pertandingan, serta memperhatikan aspek keamanan atau safety, mengingat olahraga menembak berkaitan dengan penggunaan senjata.

"Jangan sampai peluru nyasar kemana-mana dan membahayakan atlet maupun penonton,"pesannya.

Ditempat yang sama ketua KONI Kabupaten Sekadau, Sunardi mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya turnamen tersebut.

“Guna persiapan Kabupaten Sekadau menghadapi Porprov tidak hanya dilakukan melalui cabang olahraga menembak, tetapi juga melalui sejumlah kegiatan olahraga lainnya,” kata Sunardi seraya menambahkan, bahwa Kabupaten Sekadau menjadi tuan rumah Porprov untuk cabang olahraga arung jeram.

Ketua Umum Perbakin Sekadau, Fransisco Wardianus dalam sambutanya mengatakan,bahwa turnamen tersebut merupakan agenda tahunan yang sekaligus menjadi momentum untuk menjaring atlet potensial.

Menurut dia, diadakan turnamen ını tujuannya adalah dalam rangka menghadapi Porprov tahun 2026 di Pontianak. Karena Perbakin Sekadau dalam turnamen bergensi tersebut menargetkan dapat meraih satu hingga dua medali emas. Atlet-atlet terbaik yang tampil dalam kejuaraan ini akan menjadi salah satu pertimbangan untuk masuk dalam tim Porprov Kabupaten Sekadau.

"Target kita satu sampai dua medali emas pada Porprov. Atlet terbaik dari kejuaraan ini akan diprioritaskan untuk masuk dalam tim Porprov," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa Perbakin Sekadau juga terus mendorong regenerasi atlet, termasuk meningkatkan partisipasi atlet perempuan dalam olahraga menembak.

Sementara itu Sukaran, ketua pantia turnamen Menembak Bupati Cup tahun 2026 dalam laporannya mengatakan, turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak Kabupaten Sekadau, guna menghadapi Porprov Kalimantan Barat yang dijadwalkan berlangsung November 2026.

Selain meningkatkan kemampuan atlet, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-atlet menembak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

"Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus persiapan atlet menembak Kabupaten Sekadau menghadapi Porprov pada November mendatang," katanya.

Turnamen tersebut diikuti lebih dari 100 peserta dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Mempawah, Sintang, Melawi, Sanggau, dan Kota Pontianak. Pertandingan mempertandingkan kelas PCP 33 dan Uklik 17 meter

“Dari sisi pendanaan, panitia mengandalkan semangat gotong royong melalui dukungan berbagai pihak, sponsor dan pendaftaran peserta,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu, panitia juga menyampaikan aspirasi para atlet terkait kebutuhan fasilitas olahraga, khususnya harapan agar Kabupaten Sekadau memiliki Gedung Olahraga Indoor yang dapat mendukung pembinaan dan pengembangan berbagai cabang olahraga.

Usai prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ekshibisi penembakan yang diikuti sejumlah pejabat dan tamu undangan.

Berikut nama-nama para juara turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026.

Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026 se Kalbar berlangsung kompetitif dengan diikuti para peserta dari sejumlah kabupaten/kota. Sejumlah penembak berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih posisi teratas pada masing-masing kategori yang diperlombakan.

Pada kategori Uklik 17 Meter, penembak asal Mempawah, Ringgo, berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Jimmy Christeven dari Sekadau, disusul Donny Exstrada dari Mempawah di peringkat ketiga dan keempat diraih Kanesius Paeno  asal Sekadau.

Persaingan tidak kalah ketat terjadi pada kategori PCP 33 Meter. Christian dari Mempawah berhasil menjadi juara pertama, disusul Rudiansyah dari Sintang di posisi kedua.

Peringkat ketiga diraih Hariyono dari Mempawah, sedangkan posisi keempat ditempati Marno Jagau dari Sanggau.

Hasil tersebut menunjukkan persaingan antar penembak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat berlangsung cukup merata. Mempawah menjadi daerah yang cukup menonjol dengan menempatkan sejumlah wakilnya di jajaran peraih podium pada kedua kategori.

Daftar Juara Turnamen Menembak Bupati Sekadau Cup 2026

Kategori UKLIK 17 Meter

1. Ringgo – Mempawah

2. Jimmy Christeven – Sekadau

3. Donny Exstrada – Mempawah

4. Kanesius Paeno – Sekadau

Kategori PCP 33 Meter

1. Christian – Mempawah

2. Rudiansyah – Sintang

3. Hariyono – Mempawah

4. Marno Jagau – Sanggau

Hadir pada acara tersebut, Waka Polres Sekadau, Dandim 1204 Sanggau, Plt Kadis Disporapar Gunawan, Raja Kusuma Negara Sekadau, perwakilan dari PT Agro Andalan Imanuel Tibian, camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto, Kades Mungguk, Kabid Olahraga Iskandar serta para undangan lainnya (tar/man

Sabtu, Agustus 22, 2026

Pool Bus Langgar Perwal Sebabkan Kemacetan Di Jalan SM Raja

 

Beberapa Bus yang masih menurunkan penumpang ditempat yang dilarang dalam Peraturan Wali kota Medan masih marak di jalan Sisingamangaraja Medan.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Keberadaan pool bus yang diduga masih beroperasi tanpa mematuhi ketentuan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan Nomor 61 Tahun 2018 kembali menjadi sorotan. Sejumlah pool bus di sepanjang jalan Sisingamangaraja, Medan, masih ditemukan menaikkan dan menurunkan penumpang di lokasi yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.Pantauan awak media ını dilapangan beberapa waktu,masih marak ditemukan pool bus yang masih beroperasi di sepanjang koridor Jalan S.M. Raja, mulai dari kawasan Masjid Raya Al Mashun hingga Simpang Flyover Amplas.

Pantauan selanjutnya yang dilakukan di ruas jalan Sisingamangaraja mulai dari Masjid Raya hingga Simpang Indogrosir ditemukan setidaknya enam pool bus yang masih beroperasi menaikkan dan menurunkan penumpang.

Keenam pool tersebut yakni Pool Bus Bobby Paradep, KUPJ Tour Grup, Andalas Travel, PT Bahtera Napu Artha Gopans Jaya, Paradep dan Bintang Tapanuli.

Sedangkan dari kawasan Indogrosir hingga Simpang Flyover Amplas kembali ditemukan sejumlah pool bus yang masih melakukan aktivitas menaikkan maupun menurunkan penumpang.

Ada sekitar 42  operator bus yang ditemukan beroperasi di sepanjang ruas tersebut, di antaranya PMH, Bayu, Glans, Tao Toba, Pangeran, PMTOH, Putra Riau, Bintang Utara Putra, PMJ, Kota Pinang Baru, Rajawali, Pelangi, Pelita Bobby Paradep, Pajar Riau, PT Palapa, Simpati Star, Sampagul, Paimaham, Candra, Sipirok Nauli, Lorena, Simarjarunjung Jet Star, Armada Trans, Karona, Almashar, Parisma, Kepin Pratama Trans, Pinem, Bintang Utara, Batang Pane Baru, PT Intra, PT Rapi, PT ALS, PT Medan Jaya dan PO Sibualbuali.

Keberadaan pool tersebut dinilai berpotensi menjadi salah satu penyebab kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. Pasalnya, dalam monitoring juga ditemukan bus yang memarkirkan kendaraan di bahu jalan.

Selain itu, terdapat sejumlah pool bus yang lokasinya berdekatan. Salah satu yang disorot berada di sekitar Simpang Indogrosir, yakni pool Bintang Utara Putra dan Rajawali.

Aktivitas bus yang keluar-masuk pool, ditambah kendaraan yang berhenti atau parkir di bahu jalan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang, dinilai dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Kondisi tersebut menjadi persoalan tersendiri mengingat Jalan Sisingamangaraja merupakan salah satu jalur utama di Kota Medan yang memiliki volume kendaraan cukup tinggi.

Temuan ini sekaligus menunjukkan perlunya penertiban dan pengawasan terhadap aktivitas pool angkutan umum yang tidak sesuai dengan ketentuan. 

Penataan lokasi pool, larangan menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan serta pengaturan keluar-masuk bus menjadi hal penting untuk mengurai kemacetan di koridor S.M. Raja.

Pemerintah Kota Medan bersama instansi terkait diharapkan dapat menindaklanjuti hasil monitoring tersebut dengan melakukan pemeriksaan dan penertiban terhadap pool bus yang masih beroperasi di lokasi yang tidak sesuai ketentuan.

Dengan demikian, fungsi Jalan Sisingamangaraja sebagai jalur utama lalu lintas dapat kembali berjalan optimal dan aktivitas angkutan umum tidak menjadi salah satu pemicu kemacetan di Kota Medan.

Sementara, Pengamat Transportasi USU, Dr M Ridwan Anas, ST, MT menambahkan, secara makro memang Kota Medan sudah macet. Jadi kalau di jam-jaman puncak Jalan Sisingamangaraja juga mengalami kemacetan, ditambah lagi masalah pool bus yang berada di sepanjang Jalan Sisingamangaraja makin memperburuk kinerja jalan. 

"Untuk itu law enforcement dan kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Begitu juga dengan kesadaran para pemilik bus agar menganjurkan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal juga dibutuhkan,"jelasnya. 

Sebab, selama ini, sambung, Dr M Ridwan, sudah ada regulasi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal. "Maka peran kita semua untuk memberi  tahu agar perilaku naik di pool di pindah ke terminal,"katanya (tim).

Cegah Masyarakat Terpapar Kabut Asap, Relawan Sekadau Bagi-bagi Masker

 

Ketua GOW kabupaten Sekadau Ny, Wiwin Atriana Subandrio bersama relawan saat membagikan masker kepada pengguna jalan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak terpapar kabut Asap, Kamis (20/08/2026) di tugu PKK Sekadau.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Tim Relawan Peduli Kemanusiaan Kabupaten Sekadau sukses melaksanakan aksi berbagi 1.500 lembar masker. Pembagian masker secara gratis ını sebagai bagian dari misi peduli terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda beberapa wilayah di Kalimantan Barat, khususnya Kabupaten Sekadau,Kamis (20/08/2026) kemarin.

Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan masker tersebut dikoordinir oleh  tim lapangan Indra Suherman, SE,.komandan Pasukan Amal Sholah Sekadau (PASKAS SEKADAU)

Di sela-sela kegiatan sekretaris Relawan Peduli Kemanusiaan Kabupaten Sekadau, Chairani, mengatakan bahwa, pembagian masker kepada masyarakat pengguna jalan raya dan pejalan kaki adalah untuk mengurangi paparan kabut asap yang saat ını sangat marak.

“Kami membagikan masker untuk membantu melindungi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dari paparan kabut asap,” katanya.

Dikatakan dia, bahwa rute pembagian masker ini dilaksanakan di beberapa titik, yakni bundaran Tugu PKK serta titik lainnya dan berkolaborasi dengan Paskas Sekadau, PPTQ Nurul Hikmah Sekadau, Ponpes Madinatul Huda Sekadau dan juga dihadiri oleh ketua GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Sekadau Ny. Wiwin Atriana Subandrio dan Personel Pos Lalulintas Polres Sekadau, sebagai pengatur lalulintas selama kegiatan.

Menurut dia,jika melakukan kondisi kabut asap yang terjadi saat ını, memang perlu masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Selain itu kata dia, masyarakat juga harus peka terhadap potensi Karhutla, dengan cara menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya sumber api.

"Tim tidak hanya membagikan masker, tetapi juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan raya untuk juga mencegah Karhutla serta segera melaporkan bila menemukan titik api," katanya.

Kami pada momentum pembagian masker tersebut ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, jika melihat titik masyarakat diminta segera melaporkan ke pihak terkait agar titik Api tidak berkembang menjadi kebakaran.

"Pada momentum pembagian masker kami juga minta masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar setiap api yang muncul segera dipadamkan dan melaporkan ke pihak terkait," ucapnya (tar/man).


Jumat, Agustus 21, 2026

Cegah Karhutla, Kodim 1204/Sanggau Intensifkan Patroli dan Pantau Titik Api

 

Upaya pencegahan api merambat saat kegiatan pembakaran Ladang masyarakat oleh aparat dari TNI Kodim1204 Sanggau, Jumat (21/08/2026) siang.
SANGGAU-FAKTAPAGI.COM.Kodim 1204/Sanggau terus mengintensifkan patroli dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk mengantisipasi sekaligus respons cepat terhadap adanya titik api yang terpantau di sejumlah wilayah, Jumat (21/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kodim 1204/Sanggau mengerahkan 50 orang personel dibawah pimpinan Kapten Inf Abdul Azis Siregar, serta diperkuat 100 personel Yonif TP 833/BD yang dipimpin Letda Inf Tri Wibowo. 

Seluruh personel disiagakan untuk melaksanakan patroli, pemantauan, serta penanganan titik api di lapangan.

Untuk mendukung kegiatan, personel dilengkapi berbagai sarana dan prasarana, antara lain tiga unit kendaraan Damkar, satu kendaraan tangki air, empat truck, satu ambulance, 33 unit sepeda motor KLX/CRF, dua sepeda motor BNPB, pompa jinjing, pompa 23 HP, water tank portable, APD Karhutla, SCBA, HT serta satu unit drone untuk membantu pemantauan dari udara.

Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat enam titik api di wilayah Kabupaten Sanggau dengan total luasan sekitar 2,5 hektare. Titik tersebut berada di Desa Semoncol, Kecamatan Balai sebanyak dua titik dengan luas sekitar 0,4 hektare, Desa Balai Tinggi, Kecamatan Meliau sebanyak dua titik dengan luas sekitar 0,9 hektare, serta Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir sebanyak dua titik dengan luas sekitar 1,2 hektare.

Berdasarkan rincian hasil pemantauan yang diterima, terdapat empat titik api di wilayah Kabupaten Sekadau, yakni satu titik di Desa Menawai, Kecamatan Belitang Hilir dengan luas sekitar 0,8 hektare dan tiga titik di Desa Karang Betung, Kecamatan Nanga Mahap dengan luas sekitar 2,1 hektare.

Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya., S.I.P menegaskan,bahwa kesiapsiagaan dan kecepatan dalam menangani Karhutla menjadi hal penting, mengingat kondisi kebakaran dapat meluas apabila tidak segera ditangani.Patroli dan pemantauan akan terus ditingkatkan. 

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.

Secara umum, situasi wilayah Kodim 1204/Sanggau hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Kodim 1204/Sanggau bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan guna mencegah meluasnya Karhutla serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat(sumber Pendim 1204/redaksi)

Bersama Pemangku Kepentingan, Upaya Pencegahan Karhutla!

 

Penyerahan bantuan Sarana dan prasarana pemadam kebakaran oleh Bupati kepada kepala Desa di wilayah kerja PT. Agro Andalan, Jumat (21/08/2026) di halaman kantor PT.Agro Andalan.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Bupati Sekadau Aron, SH ingin mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) ditengah musim kemarau yang diprediksi akan berkepanjangan saat ını.Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla yang melibatkan Bupati Sekadau, Dinas Perkebunan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, unsur Muspika (Camat, Danramil, dan Polsek), serta pelaku usaha, termasuk PT Agro Andalan, di Kantor PT Agro Andalan di Desa Setawar, Jumat (21/08/2026) di kantor PT.Agro Andalan desa Setawar.

Dalam kesempatan tersebut,para pemangku kepentingan kembali mengingatkan pentingnya selalu waspada bersama semua pihak untuk mencegah terjadinya karhutla,terutama selama kondisi cuaca masih kering.

“Kondisi kemarau yang masih berlangsung perlu kita sikapi bersama. Masyarakat kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan terlebih dahulu, karena selain berisiko menimbulkan kebakaran, kondisi ketersediaan air saat ini juga belum mendukung untuk melanjutkan kegiatan perladangan”, ujar Aron, S.H., Bupati Sekadau. 

Bupati mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk para pelaku usaha seperti PT Agro Andalan dalam upaya pencegahan karhutla. Menurutnya, kondisi kemarau yang berkepanjangan tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas pertanian masyarakat.

Sementara itu ditempat yang sama Nasarius, S.Sos, Kepala Desa Setawar selaku perwakilan desa yang ada di wilayah kerja PT Agro Andalan.

Dalam sambutannya ia memberikan apresiasi kepada semua pemangku kepentingan termasuk PT Agro Andalan, dimana masyarakat diberikan dukungan yang baik dari sisi informasi maupun sarana dan prasarana dalam upaya mencegah Karhutla. 

Sementara itu Bayu Suharsono kepala BPBD Sekadau dalam sambutanya menyampaikan, bahwa musim kemarau diperkirakan masih akan panjang hingga bulan September mendatang. Untuk itu masyarakat diimbau untuk bijak dalam melakukan kegiatan  perladangan, khususnya saat membuka lahan dengan cara membakar.

"Semua pihak diminta lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan sekitar," ingat Bayu sapaan akrabnya.

Sementara itu pihak PT Agro Andalan turut memberikan bantuan peralatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla berupa knap sack sprayer.  Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat, khususnya dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

“Pencegahan karhutla membutuhkan perhatian dan kerja sama dari semua pihak, dan setiap bagian punya peranannya masing-masing. Dengan kerja sama yang baik, kita berharap risiko karhutla dapat diminimalkan”, jelas Suryadi, Plantation Head, PT Agro Andalan (tar/man).