Berita Faktapagi.com hari ini

Masukkan Serial Number dibawah ini

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Minggu, Mei 03, 2026

Menyedihkan, Setelah Kuliah 3 Tahun, Lulus D3 Di Lebel Pangkat Serda

Gedung Unhan foto istimewa.
FAKTAPAGI.COM.Duka mendalam dirasakan ratusan orang tua kadet program Diploma 3 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Setelah 3 tahun menempuh pendidikan vokasi dengan sistem asrama dan pembinaan semi-militer, putra-putri mereka dilantik menjadi prajurit TNI dengan pangkat Sersan Dua (Serda), golongan Bintara. Pangkat Serda tersebut sama persis dengan output lulusan Sekolah Calon Bintara (Secaba) TNI reguler yang masa pendidikannya hanya 5 sampai 6 bulan. Padahal selama kuliah, seluruh biaya hidup kadet D3 Unhan ditanggung negara melalui beasiswa penuh Kementerian Pertahanan.

“Kami sedih, anak kami 3 tahun dipisah dari keluarga, digembleng pagi-siang-malam. Makan, tidur, kuliah semua diatur negara. Tapi lulusnya disamakan dengan yang sekolah 5 bulan. Rasanya pengorbanan 3 tahun itu hilang,” ungkap UN, salah satu orang tua kadet D3 Unhan asal Surabaya, Jumat (01/05/2026) kemarin.

Seperti diketahui masyarakat Umum, bahwa masa pendidikan 3 tahun di Fakultas Vokasi Logistik Militer Unhan, dengan kurikulum akademik di tambah pelatihan dasar kemiliteran adalah, sesuatu yang mempunyai nilai lebih dan luar biasa di banding pendidikan di Universitas lainnya.

Adapun untuk biaya  selama pendidikan menggunakan biaya negara secara penuh. Berdasarkan LAKIP Kemhan 2023, pagu Unhan Rp 434,6 miliar per tahun. Estimasi nilai beasiswa per kadet D3 mencapai ratusan juta rupiah selama 3 tahun untuk asrama, makan, dan seragam.

Ironisnya, lulusan D3 Unhan setelah dilantik disamakan dengan lulusan SMA yang mengikuti seleksi Bintara TNI dan dilantik dengan pangkat Sersan Dua.(Serda)

Pengamat Militer menilai kebijakan ini perlu dievaluasi, menurut Komisi I DPR RI. “UU No. 34 Tahun 2004 Pasal 26 menegaskan pangkat didasarkan kualifikasi. Publik wajar bertanya, apakah kualifikasi 3 tahun kuliah vokasi pertahanan setara dengan kualifikasi 5 bulan Secaba? Jika iya, untuk apa negara investasi 3 tahun?” ujarnya.

Para orang tua kini berharap Presiden Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan 2019-2024 yang menggagas Unhan sebagai kampus bela negara, dapat meninjau kembali skema pembinaan karier lulusan D3 Unhan agar lebih berkeadilan dan sepadan dengan lama pendidikan serta anggaran negara yang dikucurkan (tim).

Sabtu, Mei 02, 2026

Mubes Ke II Ayongk Taman, Gunawan Terpilih Kembali Secara Aklamasi

Berfoto bersama usai acara pembukaan Mubes ke II Ayongk Taman oleh Camat Nanga Taman, Sabtu (02/05/2026) di Rirang Jati Desa Rirang Jati kecamatan Nanga Taman kabupaten Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Camat Nanga Taman, Robertus Robi membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) ke II Suku Ayongk Taman kabupaten Sekadau. Acara yang bertajuk "bersama bersatu musyawarah Ayongk Taman Sekadau yang maju diera modern" dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus, Sabtu (02/05/2026) di Rirang Jati Desa Rirang Jati kecamatan Nanga Taman kabupaten Sekadau.

Dalam sambutanya Robi mengatakan, secara populasi suku Taman di kecamatan Nanga Taman adalah suku terbesar, suku ını bermukim di 6 desa dan 21 Dusun.  "Populasinya hampir 10 jiwa, jika digabung seluruh kabupaten Sekadau jumlah jiwa suku Taman sekitar 15 ribuan jiwa," ungkapnya.

Sejak dilantik jadi camat Nanga Taman, dirinya merasa berhubungan erat dengan warga suku Taman, meskipun dirinya ada sedikit darah Taman dari ibu.

Menurut dia, suku Taman juga punya andil besar dalam gawai Dayak tahun 2025, karena waktu itu Sub suku Taman yang menjadi tuan rumah. Sub suku Taman juga menurunkan tim untuk berpartisipasi dalam perlombaan pada Gawai Dayak tahun lalu.

Bahkan kata dia lagi, sub suku Dayak Taman juga punya andil menemukan Helikopter yang jatuh di wilayah kecamatan Nanga Taman beberapa waktu lalu. Artinya, kita semua punya andil sesuai kemampuan kita untuk memajukan kabupaten Sekadau.

Pada kesempatan itu ia berpesan kepada para orang tua yang hadir agar selalu menjaga anak-anaknya, untuk tidak terkontaminasi dengan pergaulan bebas seperti mengkonsumsi Narkoba.

Karena, jika sudah terkontaminasi barang haram ını,maka masa depan anak kita akan terganggu.

"Mari jaga anak kita dari narkoba, agar generasi kita kedepannya kuat dan berintegritas," pesan Camat.

Ia juga mengucapkan selamat melaksanakan Mubes Ke II Sub Suku Ayongk Taman, siapapun yang terpilih nanti dalam Mubes adalah yang terbaik,kami dari Forkompincam Nanga Taman siap bekerjasama.

"Ingat jika ada konflik misalnya dengan investor selesaikan dengan baik dengan cara musyawarah jangan arogan," pesannya.

Ditempat yang sama ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kecamatan Nanga Taman Petrus Onem dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pengurus Ayongk Taman tentu akan berdampak baik terhadap kehidupan adat di kecamatan Nanga Taman, karena suku Taman memang berdomisili di kecamatan Nanga Taman. 

Menurut dia, setiap perkumpulan atau Ormas yang bergerak pada bidang adat istiadat adalah mitra DAD, karena jika ada permasalahan adat, DAD cukup berkomunikasi dengan para pengurus sub suku. Dengan begitu komunikasi akan mudah dilakukan, bahkan setiap permasalahan yang muncul bisa secepatnya dipecahkan. 

"Inilah salah satu dampak positifnya jika pengurus sub suku sudah terorganisir dengan baik," katanya

Selamat melaksanakan Mubes, silahkan dipilih, siapapun ketua terpilih kiranya bisa membawa kemajuan sub suku Ayongk Taman.

Sementara itu Gunawan ketua umum Ayongk Taman kabupaten Sekadau periode 2022-2026 dalam sambutanya mengatakan,Mubes ke I Ayongk Taman dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2022. Pada Mubes pertama agendanya adalah pemilihan pengurus inti, dari hasil Mubes tersebut terbentuklah struktur pengurus Ayongk Taman periode 2022-2026. Setelah dilantik kata dia, pengurus yang sudah terbentuk langsung bergerak mengadakan rapat serta membentuk struktur lainnya.

Selama periode pertama, pengurus sudah melakukan berbagai upaya termasuk menyelesaikan visi dan misi organisasi. Yang pertama dilakukan adalah membahas AD-ART organisasi, dan menetapkan 65 orang pengurus.

"inilah langkah-langkah yang dilakukan setelah Mubes pertama, sub suku Ayongk Taman kabupaten Sekadau,"ucapnya.

Kemudian selanjutnya kegiatan pengurus setelah dikukuhkan,para pengurus menghimpun dana untuk kegiatan organisasi, degan cara sumbangan para pengurus,karena organisasi tidak memungut iuran anggota.

Tugas yang sudah dilakukan selama periode pertama adalah mendampingi warga yang tersangkut kasus hukum maupun kasus lainnya. 

Mengurus legalitas organisasi seperti Akta Notaris dan Surat Keputusan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia,mendaftarkan ke Kesbangpol dan AHU sudah diterbitkan pada tanggal 26 September 2024.

"Terlibat langsung dalam kegiatan gawai Dayak serta berpartisipasi dalan perlombaan,dan menjadi tuan rumah ritual Gawai Dayak tahun' 2025," katanya.

Pada Mubes ke II ini kata Gunawan lagi, dirinya dipercaya kembali untuk memimpin sub suku Ayongk Taman untuk periode 2026-2030.

Atas kepercayaan tersebut, ia mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia Mubes dan para peserta yang telah mempercayai dirinya kembali untuk menahkodai Ayongk Taman kabupaten Sekadau.

"Dirinya bertekad akan membawa organisasi ını lebih baik kedepan," katanya.

Kami kata dia lagi, akan terbuka untuk melakukan komunikasi dengan organisasi lain,karena setiap organisasi tentu memiliki andil untuk ikut serta membangun kabupaten Sekadau dengan kemampuan masing-masing.

Mubes ke II dihadiri penasihat Paulus Misi pengurus dan anggota perkumpulan Ayongk Taman,  Kades Sungai Lawak, Kades Pampang Duak ( Meliau), Temenggung Dayak Taman, Kadus, Kadat,Tokoh masyarakat Dayak Taman,Ketua DAD kecamatan Nanga Taman.(tar).



  

Aksi Damai Buruh Berlangsung Aman, Pengamanan Humanis, Massa Apresiasi Pihak Keamanan

 

Aksi masa yang melakukan longmarch ke halaman kantor gubernur Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasinya, Jumat (01/05/2026) kemarin.

MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Ratusan massa Partai Buruh yang terdiri dari berbagai elemen diantaranya, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Serikat Petani Indonesia (SPI), Komunitas Nelayan dan masyarakat menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kantor Gubernur Sumut. Dalam orasinya massa menyampaikan beberapa tuntutan Nasional dan tuntutan daerah diantaranya, menuntut agar Presiden dan DPR RI segera mengesahkan Undang-Undang (UU) tenaga kerja yang baru yang pro buruh. 

Hari ini kita Partai Buruh dengan beberapa elemen antara lain, FSPMI, SPI, Komunitas Ojol, Komunitas Nelayan, Mahasiswa dan warga menggelar aksi unjuk rasa memperingati May Day dengan titik kumpul depan Istana Maimun menuju Kantor Gubsu.

 "Kami membawa beberapa tuntutan yang terdiri dari tuntutan nasional dan daerah, "jelas Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, SH didampingi Sekretaris, Ijon Hamonangan Tuah Purba, pada wartawan, Jumat (01/05/2026). 

Tiba di depan Kantor Gubernur massa yang dipimpin langsung, Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo, SH, langsung menggelar orasi. Beberapa tuntutan yang disampaikan dalam orasi antara lain, secara Nasional massa meminta agar Presiden dan DPRI segera mengesahkan UU ketenagakerjaan yang baru yang pro buruh. Kedua, pemerintah diminta agar segera menghapuskan sistem kerja outsourching dan menolak upah murah. 

Sedangkan untuk tuntutan daerah, beberapa poin tuntutan yang disampaikan antara lain, minta agar Gubernur Sumut Bobby Nasution segera membuat perumahan murah layak huni untuk buruh. Kedua, menolak PHK terhadap buruh TPL. 

Kalau buruh TPL di PHK harus dicarikan solusinya, karena ini PHK massal. Ketiga, meminta Gubernur secara khusus menyelesaikan kasus-kasus perburuhan di Sumut. Keempat, minta Gubsu melaksanakan reforma agraria dengan membagikan sertifikat tanah untuk buruh dan petani. 

Kelima, minta Gubsu agar memperhatikan nasib korban banjir di Langkat yang sampai sekarang belum juga diperhatikan oleh pemerintah. 

Massa aksi juga mengapresiasi pengamanan humanis yang dilakukan jajaran Poldasu. Sehingga aksi unjuk rasa peringatan May Day di Medan berlangsung aman dan kondusif. 

Pantauan wartawan, usai berorasi, sekitar 10 orang perwakilan massa aksi diterima oleh perwakilan Gubsu untuk berdialog langsung ke Kantor Gubsu. Usai berdialog dengan perwakilan Gubsu massa kembali ke halaman Kantor Gubsu dan menyampaikan kalau aspirasi mereka tidak disampaikan ke Gubernur massa akan menggelar aksi pada, Senin tanggal 4 Mei 2026.

Dalam momen tersebut, massa aksi memberikan bunga secara simbolis kepada para Polwan  sebagai apresiasi telah melakukan pengamanan secara humanis(tim).

Jumat, Mei 01, 2026

Muhadarah PPMINI, dihadiri Mahasiswa PKLT Korong Lubuak Aro dari Poltekkes Kemenkes Padang

Berfoto bersama usai kegiatan Muhadarah Ponpes PPMINI, Rabu (29/04/2026) malam.
PADANG PARIAMAN-FAKTAPAGI.COM. Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Nurul Ikhlas (PPMINI) kembali menggelar kegiatan Muhadarah. Program Muhadarah termasuk program unggulan para santri. Muhadarah kali ini terasa spesial bagi para santri karena dihadiri kelompok mahasiswa PKLT Korong Lubuak Aro Nagari Tandikek dari Poltekkes Kemenkes Padang, Rabu (29/04/2026) malam.

Kegiatan Muhadarah dimulai pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB malam dan berlangsung cukup meriah dan penuh semangat. Para santri PPMINI tampak antusias mengikuti kegiatan ini, karena dibarengi dengan kegiatan sosialisasi Perilaku hidup bersih & sehat (PHBS. 

Serta sosialisasi pengelolaan sampah untuk santri PPMINI. Kegiatan sosialisasi dilakukan setelah acara Muhadarah (latihan ceramah) selesai yang dipandu langsung oleh kakak-kakak dari mahasiswa PKLT Korong Lubuak Aro. 

Pimpinan PPMINI, Tk. Abdul Jamil Al Rasyid S.Hum, juga mengungkapkan ketika dihubungi awak media mengatakan, Alhamdulillah hari ini kita kedatangan kakak-kakak dan abang-abang dari Poltekkes Kemenkes Padang. 

"Terima kasih saya ucapkan kepada PKLT Korong Lubuak Aro sudah bersedia melakukan sosialisasi kepada santri kami, karena dengan adanya sosialisasi ini santri sudah bisa mengetahui bagaimana pola hidup yang bersih dan cara mengelola sampah dengan baik” ucapnya dengan penuh semangat.

Kegiatan Muhadarah dan sosialisasi ini ditutup dengan foto bersama antara santri dan mahasiswa PKLT Poltekkes Kemenkes Padang (Rasyid)

Warga Lingkungan IX Tolak M.Salim Sebagai Ketua Kepling. Salbiah: Salim Tidak Amanah,Siapapun Yang Jadi Kepling Terserah.

 

Aksi damai warga menolak penunjuk M.Salim sebagai Kepling IX, Kamis (330/04/2026) di kantor camat kota Medan.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Sekitar 25 orang warga Jalan Perwira II, Lingkungan IX, Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur geruduk Kantor Walikota Medan.Kedatangan warga tersebut adalah untuk melindungi protes terhadap penunjukkan langsung dan pengangkatan terhadap saudara M. Salim sebagai Kepala Lingkungan (Kepling IX), Kamis (30/04/2026)

"Kami minta Walikota Medan mencopot M. Salim sebagai Kepling IX. Karena menurut kami, ia tidak amanah sewaktu menjabat Kepling. Siapapun yang menjadi Kepling IX kami terima asal jangan M. Salim,"ungkap  Salbiah  seorang warga kepada wartawan, Kamis (30/04/2026) di sela-sela aksi protes.

Dikatakan dia lagi, warga yang sudah datang di Kantor Pemko Medan sejak pukul 09.00 WIB baru diterima sekitar pukul 11.45 WIB oleh salah seorang staff Bagian Tata Pemerintahan (Bag Tapem) Pemkot Medan. Lalu oknum Bag Tapem tersebut berjanji akan segera menyampaikan keluhan warga Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur ke atasan. 

"Selain itu kami juga disuruh menandatangani petisi penolakan atas pengangkatan M Salim sebagai Kepling. Warga yang ikut menyampaikan aspirasi hari ini juga diintimidasi oleh M Salim dengan ancaman tidak akan mendapat bantuan lagi,"ungkap Salbiah. 

Warga berharap, aspirasi mereka segera ditindaklanjuti Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Jika aspirasi mereka tidak ditanggapi, warga akan kembali mengerahkan massa ke Pemkot Medan menagih janji Walikota. 

Sebelumnya emak-emak warga Perwira II, Lingkungan IX, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur juga pernah mendatangi Kantor Camat Medan Timur Jalan HM Said, Medan belum lama ini dengan aspirasi yang sama yakni, menolak pengangkatan M Salim  sebagai Kepala Lingkungan (Kepling) IX.

Kedatangan emak-emak ke kantor camat melakukan aksi damai untuk mempertanyakan pemilihan dan pengangkatan kepling karena adanya dugaan skenario oleh oknum camat dan lurah, aksi demo sempat ricuh karena tiga jam lebih para pedemo menunggu Camat Medan Timur tak kunjung menemui para pendemo sambil membawa poster bertuliskan penolakan M. Salim menjadi kepling lingkungan IX, kericuhan mereda setelah camat keluar dari ruangannya. 

Massa emak-emak akhirnya diperbolehkan masuk kedalam aula kantor camat untuk menyampaikan aspirasinya,

"Kami tidak mau M.Salim menjadi Kepling kami. Karena sebelumnya saat beliau menjabat sebagai Kepling IX dia tidak amanah dan mengecewakan kami sebagai warganya. Kami tetap mendukung Endang Priska menjadi Kepling ,"ungkap Irmawati salah seorang warga.

Warga lainnya Rini mengatakan Endang tidak di lantik sementara mendapat dukungan 350 suara. "Dan sewaktu menjabat selalu humanis tidak pernah menyusahkan kami masyarakat semua urusan di buatnya gratis,"jelasnya.

Sementara, sambung Rini, sewaktu M Salim menjabat Kepling pada tahun 2021-2022 ketika mengurus surat selalu dikenakan biaya semua urusan pakai uang.kinerja M Sallim sudah buruk di mata warga. 

Adapun alasan penolong terhadap  terhadap M. Salim diantaranya, sewaktu Salim menjabat Kepling IX tidak amanah, urusan surat menyurat susah, bantuan untuk masyarakat tidak pernah sampai ke masyarakat, banyak bantuan ditimbun dirumah, keluhan masyarakat tidak pernah didengar selama dia menjadi Kepling IX. 

Warga menilai isu dugaan suap menerpa pengangkatan kepling IX Pulo Brayan.Aspirasi emak-emak dijawab Camat Fernanda yang menyebutkan, pengangkatan Kepling ada mekanismenya, Camat beralasan M Salim dinilai lebih baik dari pada Endang.

Sontak kericuanpun terjadi emak emak para pendemo berteriak tidak terima dengan apa yang disampaikan camat. Para emak-emak menduga penilaian subjektif tersebut sudah settingan, karena pengangkatan Kepling IX Pulo Brayan diduga kuat orangnya Camat dan oknum anggota DPRD  ucapan sejumlah emak-emak yang kesal sambil keluar dari aula

Menanggapi aksi warga Perwira II, Lingkungan IX, Camat Medan Timur, Fernanda dalam wawancaranya mengatakan, pengangkatan Kepling sesuai dengan mekanisme yang diatur melalui Perda Kota Medan Nomor: 9 Tahun 2017 dan Perwal Kota Medan Nomor : 21 Tahun 2021 tentang pengangkatan  dan pemberhentian Kepala Lingkungan.

"Kami akan terus melakukan pengawasan kepada, M. Salim. Jika nantinya dia melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku segera kami copot,",tegas Camat

Emak-emak pendemo yang kecewa atas keputusan Camat yang ngotot M. Sallim menjadi kepling IX pulo Brayan, dalam hal ini warga Lingkungan IX pulo Brayan protes dan mengkritik Walikota Medan Rico Waas yang tidak tegas dalam pengawasan dalam pengangkatan kepling dan mendesak menonaktifkan Camat Medan Timur dan lurahnya dugàan adanya terlibat kecurangan tidak netral, dalam waktu ini warga akan kembali melakukan aksi demo ke kantor walikota ungkap seorang ibu rumah tangga  yang kesal warga Lingkungan IX (tim)

Miris !!! Mantan Kanit Narkoba Gunakan POD Mengandung Narkotika, Bersama Wanita di Tempat Umum

Diduga oknum DK saat di Polda Sumut foto dok.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM. Dunia kepolisian Sumatera Utara kembali diguncang skandal memalukan.Dimana seorang perwira menengah berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) berinisial DK yang menjabat sebagai Kasubagminopsnal Ditsamapta Polda Sumut tertangkap kamera sedang menggunakan pod getar atau vape yang diduga mengandung zat narkotika, sambil bermesraan dan melakukan perbuatan asusila dengan seorang wanita di tempat umum. Video rekaman ini kini menyebar luas di media sosial dan menjadi sorotan publik Nasional, beberapa waktu lalu.

Dalam rekaman yang berdurasi sekitar 3 menit itu, terlihat jelas DK tengah duduk berdekatan dengan seorang wanita yang disebutnya sebagai "rusa" atau informan kasus, dan aktif menghisap perangkat vape yang dikenal di kalangan gelap sebagai pod getar—jenis vape yang cairannya sering dicampur dengan sabu atau zat psikotropika berbahaya.

Ia bahkan menawarkan perangkat POD yang sama kepada wanita tersebut sambil meyakinkan dengan kata aman. Padahal tugas utamanya justru memerangi peredaran barang haram tersebut.

Tak hanya berbagi barang yang diduga ilegal, DK juga terlihat melakukan sentuhan-sentuhan tidak senonoh, merangkul erat, hingga berbisik-bisik yang bernada mesum. Bahkan ia sempat menyatakan akan mengajak wanita itu "ngamar" sebagai bentuk imbalan informasi.

Semua tindakan itu dilakukan di area publik di jalan Gatot Subroto di depan showroom Toyota, yang mudah dilihat orang lain, seolah tak ada rasa malu maupun takut melanggar aturan disiplin Polri.

Yang makin menyakitkan, saat kejadian berlangsung, DK adalah menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumut, yang seharusnya menjadi garda terdepan pemberantasan narkoba. Alih-alih menjadi contoh tauladan yang baik, ia justru menjadi contoh buruk yang mencoreng nama besar institusi kepolisian

Setelah videonya viral dan menjadi perbincangan luas, DK akhirnya dimintai keterangan awak media. Namun jawaban yang dilontarkannya justru menuai kecaman dan dianggap tak masuk akal. Ia berkilah bahwa itu semua bagian dari strategi penyamaran untuk membongkar jaringan narkoba, dan wanita itu adalah sumber informasi yang penting.

Namun penjelasan itu dianggap hanya alasan belaka. Bagaimana mungkin tugas dinas harus disertai penggunaan barang terlarang, perbuatan mesum, melanggar norma kesusilaan dan di duga kuat tidak memiliki surat perintah tugas yang sah dari Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara .

Merespons kasus yang menggemparkan ini, Hardep Ketua DPW Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI) Sumatera Utara,angkat bicara

"Fenomena ini sangat memprihatinkan sekaligus memalukan. Bagaimana mungkin seorang pejabat yang diamanahi tugas membasmi narkoba, justru menjadi pelaku penyalahgunaan barang terlarang tersebut?.

Ironisnya lagi, ia menjadikan posisi dan tugasnya sebagai kedok untuk berbuat sewenang-wenang, bahkan melakukan tindakan asusila dengan dalih memelihara sumber informasi atau yang kerap disebutnya rusa.

Prinsipnya tegas,apakah rekaman itu baru atau lama, selama yang bersangkutan masih berdinas dan memakai seragam kepolisian, maka setiap tindakannya harus menjadi contoh teladan. Tindakan di tempat umum seperti ini telah menjadi contoh buruk yang sangat berbahaya bagi masyarakat. Citra dan kepercayaan publik tidak bisa dibangun hanya dengan slogan, tetapi dengan tindakan nyata yang bersih dan berintegritas.

Ia kemudian menekankan pentingnya langkah tegas yang harus diambil pihak berwenang.

“Kami mendesak Direktorat Profesi dan Keamanan (Propam) Polda Sumut untuk segera melakukan penyelidikan mendalam dan menindak tegas oknum ini tanpa pandang bulu. Kehormatan institusi dan kepercayaan rakyat jauh lebih berharga dibandingkan mempertahankan satu orang yang sudah jelas melanggar aturan dan hukum. Berikanlah hukuman maksimal yang setimpal dengan kesalahannya, agar menjadi efek jera bagi seluruh personel Polri, di mana pun bertugas,"katanya Kamis (30/04/2026) kemarin.

Masyarakat dan sejumlah elemen organisasi juga sepakat menuntut DK di  proses yang transparan dan adil. Pemberhentian Tidak Hormat (PTDH) adalah solusi bagi oknum polisi yang nakal. Mereka ingin melihat apakah Polri benar-benar serius membersihkan jajarannya, atau hanya sekadar memberi sanksi ringan yang tak memberi efek jera.

APPI Sumut akan terus memantau setiap perkembangan kasus ini dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat secara akurat dan berimbang.

Sampai berita ini dirilis, DK sudah ditempatkan dalam Penempatan Khusus (Patsus) di bawah pengawasan Propam Polda Sumut. Hasil tes laboratorium untuk memastikan kandungan isi pod getar dan kondisi tubuh DK masih dalam proses dan ditunggu publik (tim).

Kamis, April 30, 2026

Kukuhkan BP4, Wabup Sebut Keluarga Adalah Lembaga Kecil

 

Pengukuhan pengurus BP4 kabupaten Sekadau oleh wakil Bupati Sekadau,.Kamis (30/04/2026) di Aula kantor Kemenag Kabupaten Sekadau.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Bupati Sekadau Subandrio, SH.MH mengukuhkan Badan Penasihatan Pembina Dan Pelestarian Perkawinan (BP4) kabupaten Sekadau masa jabatan 2026-2031. Dalam tugasnya BP4 akan melakukan pembinaan kepada warga yang pra nikah maupun pada saat perceraian. Artinya,tugas mulia sedang menanti usai dikukuhkan, Kamis (30/04/2026) di Aula kantor Kemenag Kabupaten Sekadau.

Dalam sambutannya Wabup mengatakan, bahwa keluarga adalah lembaga terkecil,semua kehidupan yang baik atau buruk berawal dari keluarga.

"Kesejahteraan sebuah negara diukur dari keluarga," ujarnya mengawali sambutannya.

Menurut dia, BP4 bertugas untuk membimbing putra-putri kita yang mau menikah untuk diberikan edukasi kepada pasangan, supaya kedepannya tidak terjadi perceraian. Dikatakan dia lagi, pra nikah sangat penting bagi setiap pasangan, karena pasangan tersebut bisa di edukasi soal pernikahan. Disamping itu, edukasi pra nikah juga bisa mencegah stunting, karena saat pra nikah setiap pasangan diberikan pengertian untuk memahami kelahiran anak yang sehat.

Tugas yang tak kalah pentingnya adalah memberi penyuluhan hukum agama kepada pasangan yang mau menikah.

"Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau siap bekerjasama dengan BP4 terkait penyuluhan pra nikah kepada pasangan calon pengantin," kata Wabup.

Ditempat yang sama ketua BP4 Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)H.Mi'rad, S.Ag. M.A.P. dalam sambutanya mengatakan, bahwa pengukuhan BP4 sebagai bentuk peneguhan amanah kebangsaan, karena dalam tugasnya sehari-hari BP4 sangat erat hubungannya dengan urusan sosial, untuk mencegah perceraian.

"Karena keluarga adalah amanah, serta ibadah sosial yang bernilai tinggi," katanya.

Sebab, jika keluarga sudah tidak harmonis lagi maka secara langsung berdampak pada masa depan anak-anak. Untuk diketahui pada tahun 2025 sebanyak 620 pasang menikah di KUA Sekadau, jumlah ini diluar nikah sirih. Artinya, jika merunut data ini cukup besar, dan angka ını belum termasuk yang nikah sirih.

Menurut dia, cerai ada dua jenis yakni cerai talak dan cerai gugatan. Disini tugas dan fungsi BP4 diuji karena salah satu tugas penting adalah mencegah perceraian itu terjadi. Dengan cara memberikan pengertian kepada pasangan yang hendak bercerai. Karena lanjut dia, tahun 2025 angka perceraian di Kalimantan Barat cukup tinggal sekitar 20 ribu. "Maka dari itu dibutuhkan tugas pengurus BP4 untuk melakukan pencegahan serta membimbing pasangan suami-istri jika ada masalah. Kendati kata dia, masalahnya hanya satu yakni ekonomi keluarga.

"Setelah dilantik bekerjalah sesuai tugas dan fungsinya, karena masyarakat menunggu pembinaan dan saran dari kalian,"ingatnya.

Hadir pada acara tersebut, ketua pengadilan agama Sanggau, kepala Kemenag kabupaten Sekadau serta para undangan lainnya (tar)

Setelah Dilantik, Sulisnan Sah Jabat Kades Sungai Ringin.

Pengambilan sumpah jabatan kepala Desa Sungai Ringin oleh Camat Sekadau Hilir atas nama Bupati Sekadau, Rabu (29/04/2026) di gedung KMP Desa Sungai Ringin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM.Bupati Sekadau melalui camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto melantik Sulisnan kepala Desa terpilih Sungai Ringin hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2022-2030. Setelah dilantik kepala Desa terpilih sah menduduki jabatannya dan segera melakukan langkah konkrit untuk melanjutkan program kepala desa sebelumnya, terutama terkait program Jumat bersih. Acara pelantikan tersebut dilaksanakan, Rabu (29/04/2026) di gedung KMP Desa Sungai Ringin.

Dalam sambutanya Camat Sekadau hilir, Gustiar Indarto mengatakan,bahwa dirinya melantik kepala desa terpilih Desa Sungai Ringin sesuai arahan dan surat penunjukan dari Bupati Sekadau.

Menurut dia, mekanisme proses pemilihan sudah berjalan aman dan lancar, karena hasil pemilihan sudah sukses dan hari ini bisa dilantik. "Trimakasih kepala Pj Kades yang sudah menfasilitasi pemilihan kades. Sehingga berjalan baik dan lancar,"ucapnya 

Ia berharap kepada kepala desa terpilih segera melakukan langkah konkrit, untuk mengelola semua aspek termasuk terkait pengelolaan keuangan desa dan pelaporan keuangan Desa.

Ia juga meminta kepada semua pihak untuk mendukung visi dan misi kepala Desa terpilih dalam memajukan desa sungai Ringin dan melanjutkan program kepala desa yang lama,terutama terkait pengelolaan sampah 

"Galakan juga Jumat bersih untuk menjaga kebersihan lingkungan,buat jadwal untuk melaksanakan Jumat gotong royong," pesannya.

Karena lanjut dia, aplikasinya sudah dilaunching oleh Bupati. Untuk itu, Desa Sungai Ringin harus mampu menjaga lingkungan karena Desa ını termasuk penghasil sampah terbesar di kabupaten Sekadau dengan Desa Mungguk.

Sementara itu ditempat yang sama Sabas, S.IP kepala Dinas Pemerintah Desa (Pemdes) dalam mengatakan,bahwa pentingnya seorang kepala desa memahami arti dari desa itu sendiri serta otonomi Daerah. Menurut dia, Desa sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, artinya desa itu sendiri ujung tombak Pemerintah terkecil dalam sebuah Negara seperti Indonesia.

Dikatakan dia lagi, yang harus dipahami oleh para kepala desa adalah, makna otonomi daerah. Otonomi adalah hak, wewenang, dan kewajiban desa untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan adat istiadat setempat. 

Ini mencakup pengelolaan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat yang didasarkan pada prinsip kemandirian tanpa menghilangkan ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Berikut makna otonomi Desa, dalam otonomi Desa memiliki kewenangan asli yang bukan sekadar pemberian pemerintah, melainkan hak bawaan untuk mengatur urusan lokal.

Serta Penyusunan Peraturan Desa (Perdes)dan membuat aturan sendiri terkait ketertiban lingkungan atau pengelolaan pasar desa. Pengelolaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa): Mengelola potensi ekonomi lokal seperti desa wisata, pengelolaan air bersih, atau agrowisata secara mandiri. Perencanaan Pembangunan Desa: Menentukan prioritas pembangunan (seperti jalan desa atau irigasi) melalui Musyawarah Desa (Musdes).Pengelolaan Anggaran Desa (Dana Desa): mengatur dan menggunakan dana dari pusat/daerah sesuai kebutuhan prioritas masyarakat setempat

Ia berharap kepada kepala Desa yang baru dilantik untuk terus konsisten melanjutkan program kepala desa terdahulu, karena sudah masuk dalam program unggulan desa.

"Desa Sungai Ringin memiliki potensi yang baik,maka kelola lah dengan baik," pesannya

Sementara itu kepala Desa terpilih Sulisnan dalam sambutanya mengatakan, dirinya sudah menjadi kepala desa Ke 13 selama desa Sungai Ringin menjadi Desa. Ia berjanji akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat Sungai Ringin dan akan mengembankan tugas mulia yang sudah digariskan oleh para pendahulunya.

"Kini saya sudah dilantik artinya semua yang terjadi saat sebelum pemilihan sudah selesai, kita kembali lagi bersama sebagai kelompok masyarakat yang satu dalam satu desa dan satu keluarga," ucapnya.

Ia bertekad akan membawa Desa Sungai Ringin ke arah yang lebih sesuai keinginan para pendahulu dan masyarakat desa Sungai Ringin.

Jika nanti ada salah dan keliru ketika melaksanakan tugas sebagukepala desa, dirinya mohon saran dan masukan dari semua pihak, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda.

"Saya minta dukungan dari semua pihak agar saya bisa melaksanakan tugas ını dengan baik," pintanya (ar).


Rabu, April 29, 2026

Hadiri Pelantikan Kades, Kepala Dinas Pemdes Minta Pahami Secara Mendalam Apa itu Desa

Berfoto bersama usai acara pelantikan kepala desa Sungai Ringin yang terpilih PAW oleh camat Sekadau Hilir, Rabu (29/04/2026) di gedung KMP Desa Sungai Ringin.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Kepala Dinas Pemerintah Desa (Pemdes) Sabas, S.Io menghadiri pelantikan kepala desa Sungai Ringin Pergantian Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2022-2030. Pelantikan tersebut dilaksanakan oleh camat Sekadau Hilir Gustiar Indarto mewakili Bupati Sekadau sesuai surat rujukan. Acara pelantikan berjalan lancar, Rabu (29/04/2026) di Gedung KMP desa Sungai Ringin.

Dalam sambutanya kepala Dinas Pemdes mengatakan,bahwa pentingnya seorang kepala desa memahami arti dari desa itu sendiri serta otonomi Daerah. Menurut dia, Desa sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, artinya desa itu sendiri ujung tombak Pemerintah terkecil dalam sebuah Negara seperti Indonesia.

Dikatakan dia lagi, yang harus dipahami oleh para kepala desa adalah, makna otonomi daerah. Otonomi adalah hak, wewenang, dan kewajiban desa untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal-usul, dan adat istiadat setempat. Ini mencakup pengelolaan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat yang didasarkan pada prinsip kemandirian tanpa menghilangkan ikatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Berikut makna otonomi Desa, dalam otonomi Desa memiliki kewenangan asli yang bukan sekadar pemberian pemerintah, melainkan hak bawaan untuk mengatur urusan lokal.

Serta Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) membuat aturan sendiri terkait ketertiban lingkungan atau pengelolaan pasar desa. Pengelolaan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa): Mengelola potensi ekonomi lokal seperti desa wisata, pengelolaan air bersih, atau agrowisata secara mandiri. Perencanaan Pembangunan Desa: Menentukan prioritas pembangunan (seperti jalan desa atau irigasi) melalui Musyawarah Desa (Musdes).Pengelolaan Anggaran Desa (Dana Desa): mengatur dan menggunakan dana dari pusat/daerah sesuai kebutuhan prioritas masyarakat setempat

Ia berharap kepada kepala Desa yang baru dilantik untuk terus konsisten melanjutkan program kepala desa terdahulu, karena sudah masuk dalam program unggulan desa.

"Desa Sungai Ringin memiliki potensi yang baik,maka kelola lah dengan baik," pesannya.

Ditempat yang sama dalam sambutanya Camat Sekadau hilir, Gustiar Indarto mengatakan,bahwa dirinya melantik kepala desa terpilih Desa Sungai Ringin sesuai arahan dan surat penunjukan dari Bupati Sekadau.

Menurut dia, Mekanisme proses pemilihan sudah berjalan aman dan lancar, karena hasil pemilihan sudah sukses dan hari ini bisa dilantik. "Trimakasih kepala PJ kades yang sudah menfasilitasi pemilihan kades. Sehingga berjalan baik dan lancar,"ucapnya 

Ia berharap kepada kepala desa terpilih segera melakukan langkah konkrit, untuk mengelola semua aspek termasuk terkait pengelolaan keuangan desa dan pelaporan keuangan Desa.

Ia juga meminta kepada semua pihak untuk mendukung visi dan misi kepala Desa terpilih, dalam memajukan desa sungai, serta melanjutkan program kepala desa yang lama,terutama terkait pengelolaan sampah 

"Galakan juga Jumat bersih untuk menjaga kebersihan lingkungan,buat jadwal untuk melaksanakan Jumat gotong royong," pesannya.

Karena lanjut dia, aplikasinya sudah dilaunching oleh Bupati. Untuk itu, Desa Sungai Ringin harus mampu menjaga lingkungan karena Desa ını termasuk penghasil sampah terbesar di kabupaten Sekadau dan Desa Mungguk.

Sementara itu,ditempat yang sama Lamat Pj kepala desa Sungai Ringin dalam sambutanya dirinya menjabat sebagai PJ kepala Desa sungai Ringin sejak bulan April 2025 sampai bulan April 2026. "Artinya kurang lebih setahun, dirinya menjabat kepala Desa," ujarnya.

Menurut dia, selama menjabat sebagai kepala desa sudah banyak yang dilakukan terhadap perangkat desa, semoga apa yang diberikan bisa menjadi bekal bagi kami untuk meneruskan program desa sungai ringin selama menjabat sebagai PJ kades. Ia berharap agar Kepala Desa yang baru dilantik kiranya mampu menyelaraskan program yang sudah ditentukan serta penyelesaian SPJ yang belum dibuat, mari kita kerjasama agar semuanya berjalan baik.

"Saya berharap, agar kades yang baru dilantik supaya tetap konsisten dengan program," ucapnya.

Sementara itu kepala Desa terpilih Sulisnan dalam sambutanya mengatakan, dirinya sudah menjadi kepala desa Ke 13 selama desa Sungai Ringin menjadi Desa. Ia berjanji akan melakukan yang terbaik bagi masyarakat Sungai Ringin dan akan mengembankan tugas mulia yang sudah digariskan oleh para pendahulunya.

"Kini saya sudah dilantik artinya semua yang terjadi saat sebelum pemilihan sudah selesai, kita kembali lagi bersama sebagai kelompok masyarakat yang satu dalam satu desa dan satu keluarga," ucapnya.

Ia bertekad akan membawa Desa Sungai Ringin ke arah yang lebih sesuai keinginan para pendahulu dan masyarakat desa Sungai Ringin.

Jika nanti ada salah dan keliru ketika melaksanakan tugas sebagai kepala desa, dirinya mohon saran dan masukan dari semua pihak, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat maupun tokoh pemuda.

"Saya minta dukungan dari semua pihak agar saya bisa melaksanakan tugas ını dengan baik," pintanya.

Hadir pada acara tersebut, Kapolsek Sekadau Hilir, Danramil Sekadau Hilir, kepala desa se-kecamatan Sekadau Hilir, para Kabag Kabid dari SKPD Pemerintah Kabupaten Sekadau, para tokoh masyarakat, ketua dan anggota BPD serta para Kadus ketua RT desa sungai Ringin serta para undangan lainnya (tar).

Berniat Liburan ke Serian, Dodi Warga Indonesia Dihadang Dan Dilaporkan Ke Polisi Malaysia

Foto ilustrasi.
ENTIKONG-FAKTAPAGI.COM. Berniat ingin libur untuk mengisi waktu libur panjang di negri Jiran Malaysia tepatnya di Serian Serawak, Dodi seorang jurnalis asal Indonesia  justru mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan. Kejadian tersebut bermula pada saat Dodi sedang mengantri untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian di Imigrasi  Malaysia,.pada saat juga dia tiba-tiba dihadang oleh seseorang yang tak dikenal, setelah itu ia langsung dilaporkan kepolisian setempat, Selasa (28/4)2026) kemarin.

Dirinya berencana hendak ke Serian Serawak, untuk berangkat ia telah menyiapkan semua dokumen yang diperlukan, untuk memperoleh Cap dari keimigrasian ia juga antri seperti layaknya semua orang. Karena sejatinya tujuannya hanya untuk berwisata dan bersilaturahmi ke Serian tanpa maksud melakukan peliputan, karena kartu pers Indonesia memang tidak berlaku di sana.

Namun, tiba-tiba datang seseorang berpakaian preman mencegat,orang tersebut langsung mendekati dan menghadang aktivitasnya dengan sedikit intimidatif.

Tanpa ada penjelasan,orang tersebut menuduh ada kejanggalan pada dirinya, hanya saja orang tersebut tidak menjelaskan kejanggalan apa, bahkan ia langsung membawa masalah ini ke petugas kepolisian yang bertugas di lokasi. Akibat laporan tersebut, Dodi pun langsung dipanggil dan dimintai keterangan secara mendalam oleh Polisi Malaysia.

"Pihak kepolisian malaysia sempat memeriksa Handphone saya dan tidak menemukan bukti saya  mengambil gambar ataupun video, tapi saya tetap di paksa dan dilarang melanjutkan perjalanan," jelasnya.

Setelah diperiksa oleh Polis Malaysia dokumen Dodi dinyatakan lengkap dan sah, namun proses pemeriksaan yang berlangsung cukup lama membuat suasana menjadi tidak nyaman dan merusak suasana liburannya. 

Ia merasa kecurigaan yang berlebihan oleh Polisi Malaysia,hanya karena identitasnya sebagai seorang awak media.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai keamanan dan kenyamanan wisatawan asing, khususnya warga Indonesia yang ingin berkunjung ke Malaysia.

Menanggapi hal ini, kalangan pers menilai tindakan orang tak dikenal yang seenaknya melapor dan menghadang orang adalah tindakan yang tidak profesional dan mencemarkan nama baik daerah tersebut.

Mereka menegaskan bahwa profesi jurnalis memiliki hak yang sama untuk berlibur dan bepergian seperti masyarakat biasa, selama tidak melanggar hukum dan memiliki dokumen keimigrasian yang lengkap.

Sampai saat ini belum diketahui apa motif orang tak dikenal tersebut melapor dirinya ke Polisi.

"Atas perlakuan tersebut dirinya tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Serian dan memilih segera kembali ke Indonesia demi menjaga keamanan dan kenyamanan diri," (Tino).