Berita Faktapagi.com hari ini

Iklan

Iklan

HANDI IDUL FITRI

HANDI IDUL FITRI

Berita Kedua 14 (7artikel)

BERITA KETIGA 21

Sabtu, Juli 25, 2026

Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf, PWI Diam

 

Foto ilustrasi AI
FAKTAPAGI.CO. Ada bilang, sebaiknya Prabowo jangan dikasih pidato, bisa panas negeri ini. Terbaru, begitu dikasih microphone, ia langsung menuduh wartawan, jurnalis, pengamat, LSM sebagai londo ireng. Untuk sementara AJI minta RI-1 minta maaf. Sementara PWI masih diam, atau takut? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!.Kalau politik Indonesia itu warung kopi, maka pidato Prabowo Subianto di Harlah ke-28 PKB, 23 Juli 2026, adalah kopi hitam dicampur sambal, durian, dan bensin. Sekali seruput, semua langsung melek. 

Tiba-tiba keluar satu jurus dari gudang sejarah yang mungkin sudah berdebu, bersarang laba-laba, rayap pun ogah mengunyahnya, "londo ireng." Kata yang dulu dipakai buat menyebut pribumi membantu penjajah Belanda itu mendadak disulap menjadi rudal balistik politik. 

Sasarannya bukan VOC, bukan Jan Pieterszoon Coen, melainkan wartawan, jurnalis, pengamat, sampai LSM. Waduh... sejarah rupanya sekarang bisa disewa harian.

Logikanya bikin kepala muter seperti kipas angin seharga 1,8 triliun. Dulu "londo ireng" identik dengan orang yang bekerja untuk kolonial. Sekarang, orang membawa kamera, mengetik berita, mengkritik kebijakan, atau sekadar bertanya dalam konferensi pers, bisa mendadak naik kasta menjadi keturunan VOC edisi 5G.

Kalau begini terus, jangan-jangan besok tukang parkir yang bertanya "karcisnya, Pak?" ikut dicurigai agen Hindia Belanda.

Presiden pun mengeluarkan angka pamungkas. Katanya pemerintah telah memperbaiki lebih dari 67 ribu sekolah. Namun media, menurutnya, justru sibuk memotret sekolah yang masih rusak. Wartawan dianggap doyan mencari genteng bocor ketimbang ruang kelas baru. 

Pengamat dicurigai. LSM ditanya siapa yang menggaji. Kalimat itu meluncur seperti mercon satu dus. Bunyinya bukan "duar" lagi, melainkan "duar-duar-duar" sampai ayam kampung pun lupa arah pulang.

Begitu pidato selesai, republik langsung berubah menjadi grup WA ormas saat dengar ada investor mau beli tanah. Semua bicara bersamaan. 

AJI meminta permintaan maaf Prabowo. YLBHI mengingatkan, stigmatisasi terhadap kebebasan sipil. Sementara itu, PWI memilih memainkan jurus legendaris Nusantara, mode hening maksimal. Diamnya bukan lagi seperti ikan di akuarium. Ini sudah level patung di bundaran. Burung gereja bisa bikin sarang di pundaknya tanpa merasa terganggu.

Nah, di sinilah sinetronnya mulai mengalahkan rating drama 1.000 episode. Waktu Hotman Paris melontarkan ucapan yang dianggap melecehkan wartawan, PWI bergerak secepat promo tanggal kembar. Belum sempat kopi dingin, laporan polisi sudah meluncur. 

Tetapi sekarang, ketika istilah "londo ireng" keluar dari mulut kepala negara, langkahnya mendadak berubah seperti kura-kura sedang menarik gerbong kereta. Pelan sekali. Pelan sampai siput menyalip sambil melambaikan tangan.

Publik pun mulai garuk-garuk kepala sampai ketombe ikut berdiskusi. Apa keberanian organisasi wartawan memiliki mode otomatis? Kalau lawannya artis, gas penuh. Kalau lawannya presiden, mendadak sinyal hilang. Jangan-jangan mikrofon PWI sedang masuk mode pesawat. Atau mungkin tombol suaranya tertinggal di ruang rapat yang AC-nya terlalu dingin.

Drama ini akhirnya terasa seperti sirkus politik terbesar di Asia Tenggara. Ada presiden yang menghidupkan istilah kolonial, wartawan merasa dilabeli, organisasi pers masih mengukur arah angin, pengamat sibuk menganalisis, dan rakyat hanya bisa membeli singkong goreng ukuran jumbo. 

Semua sibuk berdebat tentang "londo ireng", sementara warung kopi di sudut kampung mungkin lebih damai membahas KDMP.

Kini panggung tinggal menyisakan satu pertanyaan besar. Akankah PWI mengeluarkan jurus sama kerasnya seperti saat menghadapi Hotman Paris? Atau justru memilih menjadi ahli meditasi nasional terus diam sambil berharap badai berlalu sendiri? Entahlah. Yang jelas, politik Indonesia memang tidak pernah kehabisan penulis skenario. Pastinya selalu ada tontonan gratis (oleh Rosadi Jamani ketua satu pena Kalbar/redaksi).


Guntur Sahputra Calon Tunggal Ketua PAC PP Medan Denai

Proses pendaftaran Guntur Sahputra sebagai kandidat bakal calon ketua PAC PP Medan Denai,  Jumat (24/07/2026) di Medan Denai.

MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Usai menunaikan ibadah Sholat Jumat dan menggelar aksi sosial Jumat Berkah di Masjid Al-Falah. Guntur Sahputra mendatangi Sekretariat PAC Pemuda Pancasila Medan Denai untuk mendaftarkan diri secara resmi sebagai salah satu kandidat bakal calon Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai periode 2026–2029, Jumat (24/07/2026) di jalan Medan Denai.

​Dengan atmosfir penuh kebersamaan, solidaritas, dan kekeluargaan mewarnai prosesi pendaftaran yang berlangsung di Sekretariat PAC Pemuda Pancasila Medan Denai, Jalan Denai.

​Dukungan Mutlak dari Seluruh Pimpinan Ranting. ​Kehadiran Guntur Sahputra menjadi bukti nyata soliditas organisasi di tingkat akar rumput. Ia hadir didampingi langsung oleh barisan Kepemimpinan Komando Inti (KSB) dari seluruh ranting Kecamatan Medan Denai

​Diantara deretan pimpinan ranting yang hadir memberikan dukungan penuh adalah, ​Jumarik ketua Ranting Denai,Een ketua Ranting Menteng,Syamsul ketua Ranting Binjai, Joni Karo-Karo Ketua Ranting TSM III,Ketua Ranting TSM II beserta jajaran, Azhar Rambe, S.Pd. ketua Ranting TSM I.

​Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Plt Ketua PAC Pemuda Pancasila Medan Denai, Muhammad Sueb, Ketua Steering Committee (SC) Budi Irwansyah, serta disaksikan langsung oleh pengurus Badan Pembina dan Pengawas PAC (BP2AC) MPC Pemuda Pancasila Kota Medan.

​Ketua Steering Committee (SC),Budi Irwansyah, menegaskan bahwa panitia telah menjalankan tahapan pendaftaran secara transparan, terbuka, dan demokratis bagi seluruh kader terbaik Pemuda Pancasila sejak Senin, 20 Juli 2026.

​Kami memberikan kesempatan yang sama luasnya kepada seluruh kader Pemuda Pancasila di Kecamatan Medan Denai yang memenuhi syarat untuk maju. Hingga penutupan resmi pada tanggal 24 Juli.

"Hanya Guntur Sahputra satu-satunya kader yang mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas pendaftaran untuk masa bakti 2026–2029," ujar Budi Irwansyah.

​Lebih lanjut, Budi mengonfirmasi bahwa Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai akan digelar hari Minggu, tanggal 26 Juli 2026 di Gedung Wisma Menteng, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai .

​Melalui RPP ini, diharapkan seluruh tahapan berjalan dengan aman, tertib, kondusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah mufakat.

​Dengan masuknya pendaftaran ini, Guntur Sahputra menegaskan kesiapannya untuk memimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai ke arah yang lebih solid, berwibawa, modern, serta semakin dicintai masyarakat melalui program-program pengabdian yang nyata (tim).

Jumat, Juli 24, 2026

Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU

 

Tersangka YY bersama barang bukti yang berhasil di sita oleh tim dari Polda Riau dan Polres Kampar beberapa waktu lalu.
SUMATERA UTARA-FAKTAPAGI.COM.Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Kampar berkomitmen untuk memberantas peredaran Narkoba. Pada pengerebekan kali tim berhasil  mengamankan seorang pria berinisial YY (42) dan mengamankan barang bukti berupa Narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengatakan, bahwa pengungkapan kasus tersebut hasil informasi dari masyarakat yang diterima tim opsnal, terkait adanya dugaan sebuah gudang narkotika di Jalan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Mendapatkan informasi tersebut tim gabungan lalu melakukan penyelidikan,  dan berhasil menemukan sebuah rumah kontrakan yang diduga dijadikan gudang penyimpanan narkotika. 

"Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti narkotika,” kata Kombes Putu, Jum’at (24/07/2026).

Ia menjelaskan, bahwa penangkapan dilakukan tanggal 30 Juni lalu sekitar pukul 12.00 WIB. Saat penggeledahan di rumah kontrakan pertama, petugas menemukan barang bukti narkotika. 

"Sesuai pengakuan tersangka, petugas lalu melakukan penggeledahan di rumah kontrakan lain, yang juga digunakan untuk menyimpan narkotika," terang Kombes Putu.

Dari dua lokasi tersebut, petugas menyita empat bungkus sabu dengan berat kotor empat kilogram, 48.411 butir pil ekstasi, 21 bungkus serbuk dan pecahan ekstasi dengan berat kotor sekitar 535 gram, 322 cartridge yang mengandung etomidate, serta 729 butir Happy Five.

Berdasarkan hasil interogasi, YY berperan untuk menjemput, menyimpan, mendistribusikan, serta mengantarkan barang haram tersebut sesuai perintah dari bosnya.

"Dari pengakuan YY, ia sudah lebih dari setahun menjadi kurir narkoba. Hasil kejahatannya dibelikan mobil dan motor," lanjutnya.

Saat ini petugas masih memburu pihak yang diduga mengendalikan peredaran narkotika tersebut, serta mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang terlibat.

Selain itu, petugas juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) guna menelusuri dan menyita aset yang diduga berasal dari hasil tindak pidana narkotika.

Tersangka beserta seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolda Riau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut (tim).

Gelar Upacara Hari Anak, Kodim Sanggau Ajak Sayangi Anak Dan Ciptakan Lingkungan Yang Nyaman

 

Suasana kegiatan upacara peringatan hari anak nasional oleh Kodim 1204 Sanggau sebagai momentum untuk lebih menyayangi anak sebagai aset bangsa, Kamis (2307/2026) di lapangan Makodim Sanggau.
SANGGAU-FAKTAPAGI COM. Kodim 1204/Sanggau menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Bertindak sebagai inspektur upacara Pasi Pers Kodim 1204/Sanggau Kapten Inf Y Santos, di Lapangan Apel Makodim 1204/Sanggau, Jalan Padi No. 1, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (23/07/2026) kemarin.

Dalam amanatnya Mentri Perlindungan Perempuan dan Anak Republik Indonesia yang dibacakan oleh Inspektur Upacara,menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional ke-42 mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema hari anak ını sebagai alarm bagi kita bahwa perlindungan, pemenuhan hak, serta pembinaan karakter anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa,demi mewujudkan generasi Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Usai upacara, Kapten Inf Y Santos menyampaikan, bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata,tapi sesungguhnya sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap tumbuh kembang anak.

Karena menurut dia, anak adalah aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, pendidik, dan seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang anak. 

"Kodim 1204/Sanggau siap mendukung setiap upaya yang bertujuan melindungi hak-hak anak dan membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta memiliki semangat bela negara," ujarnya.

Sehingga kata dia, melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 ini, Kodim 1204/Sanggau berharap agar semangat "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Maka dari itu lanjut dia, kolaborasi seluruh pihak, agar setiap anak Indonesia memperoleh haknya untuk tumbuh, berkembang, berpartisipasi, serta terlindungi dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi sehingga mampu menjadi generasi penerus yang berkualitas bagi bangsa dan negara.

Pada upacara tersebut  Letda Inf Yoga Yogi bertindak sebagai Komandan Upacara dan Pelda Samsuhadi sebagai Perwira Upacara. Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1204/Sanggau dan Yonif TP 833/BD (sumber Pendim 1204 Sgu/redaksi).

Kamis, Juli 23, 2026

Oleh Jacob Eresta. Fadli Zon : Setelah Menjadi Menteri Tetap Tak Lupa Pada Kawan Lama

 

Fadli Zon dan rekan-rekannya (foto istimewa ).
FAKTAPAGI.COM.Silaturahmi sahabat dan kerabat GMRI(Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia) jumpa  kawan-kawan dari Fadli Zon Library, Jl. Danau Limboto No. 96 Jakarta Pusat, Senin malam, 20 Juli 2026 sungguh mengasyikkan.nya Setalah cukup  berbincang-bincang seperlunya, acara ngobrol tentang spiritual yang cukup booming menampilkan syukuran sekaligus peringatan pertama perayaan Keyakinan Penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa, di kediaman Dr. Yudi Latief, 19 Juli 2026 mendapat apresiasi dari berbagai kalangan

Obrolan serius tentang spiritual  sepakat berlanjut di Coffe seberang jalan Danau Limboto berikut berbagai aspek yang dapat terus dikembangkan untuk masa depan Bangsa dan negara Indonesia yang sangat memerlukan  therapy spiritual agar kerusakan dan pengkhianatan terhadap amanah rakyat seperti yang termuat dalam pembukaan UUD 1945 dapat segera dinikmati. 

Saat obrolan di coffe sedang asyik dan semakin serius,   tiba-tiba staf ahli Menteri Kebudayaan mendapat telepon, bila Menteri akan datang. Secara spontan kawan-jawan GMRI ikut menyambut kedatangan Menteri  sekitar pukul 10.00 malam untuk diminta pendapat mengenai acara besar yang akan segera dilaksanakan dari kerajaan yang ada di Bali.

Sementara acara konsultasi kawan-kawan dari Bali ini berlangsung, kerabat dan sahabat GMRI kembali menikmati kopi dan makanan ringan sambilI ulang ngobrol ngalur-ngidul untuk memanjangkan program launching "Kitab MA HA IS MA YA" paling lambat September 2026.

Tiba-tiba telepon masuk dari kawan Library Fadli Zon ih untuk minta bergabung, karena memang persahabatan antara Sri Eko Sriyanto Galgendu selaku Pemimpin Spiritual Nusantara dengan Fadli Zon sebagai tokoh budaya danng penyinta sejarah dan memiliki museum keris terbesar -- panjang 13 mater ding Karena wajar, bila Sri Eko Srinyanto Galgendu berkomentar sangat terkesan pada sikap ugahari Fadli Zon -- setelah menjabat Menteri -- tetap tidak lupa dengan kawan lamanya. 

Ekspresi itu tampak dari penerimaan Fadli Zon yang tidak  formal memposisikan diri sebagai Menteri -- tanpa agenda -- mau menerima sahabat kerabat GMRI pada pukul 10.00 makan hingga menjelang saat sholat subuh bercerita sambil mendengar komentar tentang seluk-beluk spiritualitas yang dia sebut sebagai by on religius.. 

Bahkan ikhwal soal keris yang menjadi koleksi cukup banyak di Library Fadli Zon miliknya itu, lengkap dengan koleksi koran masa lalu, arca, kaca mata Soekarno dan Hatta, foto masa silam lebih darit seabad lalu juga ada dalam koleksi perpustakaan pribadi Fadli Zon.

Nilai-nilai spiritual tentang keris pun mampu dibabar Fadli Zon dengan pemikiran ilmiah. Seperti ketika mulai hendak membuat keris itu tempo doeloe dimulai dengan tirakat, doa, mencari petunjuk yang terkait erat dan kuat dengan jiwa dan batin serta hubungan dengan sang pencipta yang menjadi energi kehidupan bagi manusia. 

Atas dasar dedikasi, prestasi, reputasi yang dilakukan dengan serius, Fadli Zon dalam usia yang masih relatif muda, kelahiran Jakarta, 1 Juni 1971 wajar melalui  sejumlah jabatan penting serta gelar terhormat Batagak  Datuk Bojo Dirajo Nan Kuniang Fadli Zon SS.M.Sc, seperti yang tertulis  indah dibawah foto bersama tokoh masyarakat adat Sumatra Barat yang terbingkai apik tergantung di ruang tamu Fadli Zon Library.

Begitulah informasigdut yang bisa diperoleh, dari sekitar 50.000 buku koleksi Fadli Zon Library, berikut naskah kuno, perangko, piringan hitam dan koran tempo dulu. Dan seabrek pengalaman dan jabatan yang pernah nya mulai dari Ketua HKTI (2015- 2020 dan 2020-2025), Ketua Ikatan Keluarga Besar Minangkabau (IKM) 2017-2019. Dan Ketua Umum Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) 2019-2024. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 2008 sampai sekarang. 

Jabatan penting lainnya yang pernah dijabat Fadli Zon adalah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI (2014-2019). President Global Organization Parlementarians Against Corruption (GOPAC). Ketua Umum For Development  di international Studies (1993-1996), Anggota Asian Conference on Religion and Peace (ICRP) 1996-1998. Danpengurus ICRP 1996-1998. Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia 2010-2015. 

Setelah menjadi Menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu,, tidak lupa dengan kawan lama, agaknya patut  menjadi contDengan kebanggaan bagi aktivis dan tokoh, sehingga tak seperti kacang lupa dengan dengan kulitnya.  Atau seperti tebu, habis manis, sepah dibuang. Yang menarik dan mengagumkan, pengetahuan dan pemahaman bahkan kecerdasan spiritualitas Fadli Zon sungguh luar biasa serta sangat mengagumkan.(Red)

AMPH Sumut : Kejaksaan Mandul Tak Berani Menahan Febri Adriasyah

 

Aksi massa AMPH saat melakukan orasi di depan kantor kejaksaan tinggi Sumatera Utara sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Kejagung tidak menahan mantan Jampidsus Febri Ardriansyah terkait kasus Mega korupsi di Indonesia Rabu (22/07/2026)
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Massa Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati) di jalan Jenderal AH Nasution, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, tanggal 22 Juli kemarin. Meskipun pada aksi tersebut sempat diwarnai ketegangan dan aksi bakar ban, namun massa tetap mendesak agar Kejagung segera memenjarakan mantan Jampidsus Febri Adriansyah dan mengungkap skandal korupsi besar di negara ini. 

Hari ini kami AMPH Sumut menggelar aksi karena merasa kecewa terhadap Kejagung yang tidak menahan mantan Jampidsus, Febri Adriansyah. 

"Anehnya Kejagung hanya menetapkannya sebagai tersangka,"ujar Alan Pane SH,Kordinator AMPH Sumut, kepada para wartawan. 

Dalam aksi tersebut masa mendesak dan menuntut agar pihak terkait mendengarkan 7 tuntutan diantaranya , pertama, segerabpenjarakan Febri Adriansyah mantan Jampidsus dan ungkap skandal korupsi besar di negara ini. Kedua, segera periksa Jaksa Agung karena diduga melindungi Febri Adriansyah selama menjadi Jampidsus dengan mendapatkan setoran dari Febri Adriansyah. 

Ketiga, Febri mendapatkan perlindungan dari, SS. Keempat, Kejaksaan mandul tidak berani tahan Febri Adriansyah. Kelima, segera reformasi Kejaksaan. Keenam, selamatkan institusi ini dari pelaku koruptor dan terakhir, kembalikan TNI ke barak dan jangan lagi menjaga di Kejaksaan. 

Aksi sempat diwarnai ketegangan, saat massa minta agar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati) hadir menemui massa. Karena permintaan tersebut tak dipenuhi, massa yang kecewa kemudian meluapkan kekesalannya dengan melakukan aksi bakar ban, sebagai bentuk mengobarkan api perlawanan. 

"Kami juga kecewa tadi  karena permintaan kami agar Kajatisu datang menemui massa tidak dipenuhi. Kami juga berencana bakal menggelar aksi jilid II dengan menghadirkan jumlah massa yang lebih banyak lagi,"ungkap Alan. 

Puas berorasi dan menyampaikan pendapatnya, massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke kediamannya masing-masing (tim).

Rabu, Juli 22, 2026

HOTMA Dukung Peryataan Hotman Paris Hutapea

 

Masa yang tergabung dalam HOTMA melakukan orasi di depan kantor Kejaksaan untuk mendukung upaya Hotman Paris Hutapea.
MEDAN-FAKTAPAGI.COM.Massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (Hotma) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jl. Jendral AH Nasution Medan, Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Selasa (21/07/2026) di Medan.

Dalam tuntutannya, massa Hotma mendukung pernyataan, Hotman Paris Hutapea sebagai Tim Kuasa Hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah yang belakangan viral di media sosial (Medsos). 

"Bahwa pernyataan Hotman Paris Hutapea ada benarnya yang menyebut tersangka FA sebagai kebanggaan Presiden. Karena pada saat beliau menjabat Jampidsus dan Satgas PKH, berhasil mengungkap kasus korupsi kurang lebih senilai Rp 430 triliun,"ungkap Kordinator Aksi, Famati Gulo, SH, MH pada wartawan, Selasa (21/07/2026) kemarin.

Lebih jauh dikatakan, meskipun kini, FA  telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus Korupsi dan TPPU dan telah disita barang bukti emas dan uang tunai di dalam brankas, sekali lagi, Hotma mendukung pernyataan tim Pengacara, Hotman Paris Hutapea yang mengatakan agar FA diberikan penghargaan dan keistimewaan terhadap penanganan perkara FA, karena FA merupakan kebanggaan bapak presiden.

Diakhir pernyataannya, Famati berharap Kejaksaan Agung dapat mempertimbangkan berbagai saran dan masukan yang disampaikan Hotman Paris dalam membela kliennya, sebagaimana yang telah menjadi perhatian publik dan viral di media sosial.

Pantauan wartawan, massa aksi yang diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum),  Rizaldi, S.H., M.H. dan perwakilan Kejatisu, Maria Magdalena Sembiring. Usai berorasi masa juga memberikan selebaran pernyataan sikap/dukungan agar nantinya disampaikan ke Kajatisu (tim).

Pererat Silaturahmi, Humas Polsek Entikong Ajak Awak Media Ngopi Bareng

Suasana ngopi santai antara awak media dan Humas Polsek Entikong dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan bertukar informasi, Selasa (21/07/2026) malam di warkop Naco tugu Balai Karangan Kecamatan Selatan.
SANGGAU-FAKTAPAGI.Com.Hubangan Masyarakat (Humas)Polsek Entikong Polres Sanggau AIPDA Ali Akbar melakukan silahturahmi dengan para awak media dengan cara ngopi bareng, Selasa malam  (21/7/2026) di Warkop Naco Tugu Balai Karangan Kecamatan Sekayam.

Ketua Forum Wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (FW-LSM) Poros  Utara Saepul mengatakan, bahwa ngopi bersama ını sebagai saran silaturahmi untuk mempererat komunikasi antar para awak media dengan jajaran kepolisian sektor Entikong.

Suasana santai menyelimuti suasana ngopi sambil ngobrol santai membahas berbagai hal yang  menyangkut situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Entikong."ujar Saepul kepada faktapagi.com.

Lebih lanjut Saepul mengatakan,bahwa silahturahmi tersebut juga menjadi kesempatan bagi insan pers berdialog langsung menyampaikan berbagai informasi dan dinamika yang berkembang ditengah masyarakat. 

"Komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan media dinilai penting dalam mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," katanya.

Saepul, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kanit Humas Polsek Entikong, yang telah mengajak rekan-rekan media untuk duduk bersama dalam suasana santai.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kanit Humas Polsek Entikong," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan seperti ini sangat positif demi mempererat tali silaturahmi, sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik antara kepolisian dan insan pers.

Ia menambahkan,.bahwa kemitraan antara kepolisian dan media perlu terus dibangun. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sementara pihak  kepolisian juga membutuhkan dukungan media dalam memberikan edukasi serta informasi terkait Kamtibmas.

Sementara itu Tino awak media dari faktapagi.com, mengatakan dirinya banyak mengucapkan berterima kasih kepada Humas Polsek Entikong yang telah Sudi meluangkan waktu bersama kami awak media.

"Jarang-jarang Humas mau mengajak ngopi bareng seperti ini," ujarnya.

Kami berharap  semoga ke depan silaturahmi dan komunikasi seperti ini bisa terus dilakukan.

Sementara itu Kanit Humas Polsek Entikong AIPDA Ali Akbar berharap komunikasi dan sinergi antara Polsek Entikong dengan insan pers diwilayah Poros Utara dapat terus terjalin dengan baik.

Kegiatan ngopi bareng berjalan dengan baik,penuh canda tawa (tino).


Buka Acara Gawai, Wagub Minta Bukan Ajang Untuk Mabuk-Mabukan

 

Pemukulan Gong Oleh Wakil Gubernur Kalbar dan Bupati Sekadau sebagai tanda dibukanya acara Pekan Gawai Dayak yang ke XV kabupaten Sekadau tahun 2026, Selasa (21/07/2026) di Betang Youth Center.

SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Wakil Gubernur (Wagub)Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan bersama Bupati Sekadau Aron, SH membuka secara resmi kegiatan Gawai Dayak yang ke XV tahun 2026 kabupaten Sekadau. Kegiatan Gawai kali ini mengambil tema “Melestarikan Adat dan Budaya Dayak sebagai jati diri dalam membangun Sekadau yang berbudaya dan berkelanjutan, Selasa (21/07/2026) di Betang Youth Center jalan Panglima Naga komplek pasar baru desa Sungai Ringin kecamatan Sekadau Hilir.

Dalam sambutannya Wagub mengucapkan terimakasih kepada para sponsor yang sudah membantu meringankan beban anggaran bagi panitia untuk pelaksanaan gawai Dayak ke XV kabupaten Sekadau.

"Atas nama pemerintah Provinsi Kalimantan Barat saya mengucapkan selamat melaksanakan pekan Gawai Dayak ke 15 kabupaten Sekadau,"ucapnya.

Dikatakan dia,bahwa jika bukan karena keinginan kuat para panitia barang kali kegiatan Gawai mungkin tidak terlaksana karena efesiensi besar-besaran oleh Pemerintah Pusat. Namun, berkat andil semua pihak termasuk para investor yang juga membantu meringankan beban panitia.

"Terimakasih kepada para investor di kabupaten Sekadau," ujarnya.

Ia yakin dengan memberikan sumbangan perusahaan aman dan tidak sakit. 

"Coba dari dulu prilaku investor seperti itu, tidak keluar Kalimat saya untuk menunjuk mata orang-orang, semoga yang seperti ını di pertahankan,"imbuhnya.

Menurut dia,pada momentum Gawai bukan hanya sekedar acara seremonial belaka, tapi lebih kepada pelestarian budaya ditengah zaman modern seperti ını. 

"Saya yakin dan percaya suku apapun yang tidak melestarikan adat budayanya pada saat sekarang lama kelamaan akan punah dengan sendirinya,"katanya.

Karena lanjut dia,budaya menjadi sangat penting, ia meminta agar suku Dayak di Kalbar untuk secara kontinyu mengadakan event budaya setiap tahunnya,disamping sebagai wujud pelestarian budaya, ada tiga hal yang harus dilakukan oleh orang Dayak pertama berdaulat dibidang politik, Dayak memiliki SDM Dayak yang mumpuni, siap memimpin di daerahnya, hal ini kita teruskan lewat Gawai yang kita lakukan, kedua berkepribadian secara budaya serta berdaulat dibidang ekonomi namun belum kuat, kedepannya investor dan pengusaha lahir dari Dayak dan pemimpin Dayak yang memiliki finansial yang menyokong dana untuk PGD.

"Saya ingin investasi di Kalbar memiliki dampak langsung terhadap masyarakat,"pintanya

Serta kata dia lagi, semua persoalan sosial yang selama ini masih dirasakan sebagian masyarakat, harus kita tuntaskan. Pemerintah akan terus memberikan perlindungan terhadap pelaku investasi dengan catatan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Beberapa konflik antara masyarakat dan pengusaha yang selama ını terjadi di Kalimantan Barat sebisa mungkin akan kita minimalisir. Pajak air permukaan, berpotensi capai 1,7 triliun.

Bahkan lanjut dia, investasi di Kalbar ada 1000 lebih, baik investasi bidang perkebunan dan tambang,semua itu ada pada peraturan perundang-undangan agar wajib bayar pajak.

Saat ını ada sekitar Rp. 26 miliar dana pajak yang  masuk ke kas Daerah pemerintah provinsi Kalbar, maka dari itu ia meminta agar semua kendaraan milik perusahaan agar dimutasi ke nomor polisi Kalbar .dengan plat KB, hal ini mengingat kerugian kita merusak jalan,menguras BBM, yang diperuntukan untuk Kalbar namun bayar pajaknya malah untuk Daerah lain,. karena setelah dilakukan efesiensi oleh Pemerintah Pusat, hingga 2 tahun terakhir sudah 1 triliun APBD provinsi Kalbar di potong Pemerintah Pusat.

Untuk itu ia meminta agar setiap perusahaan yang memiliki kendaraan motor maupun kendaraan roda empat roda enam dan kendaraan lainnya harus mengunakan Plat KB, yang ikut lelang juga utamakan plat KB, SPBU dahulukan plat KB, ditempat lain juga melakukan itu maka di Kalbar kami terapkan seperti itu.

Jangan hanya mencintai Sawit namun tidak mencintai lahannya, begitu juga tambang tanah milik Kalbar, tukar dengan kepedulian sosial. Beberapa hari lalu PLN hidup mati hidup mati semua itu akibat bocor Boiler, akibat krisis energi, pemerintah provinsi Kalbar ingin menyuplai Energi untuk Kalbar.

Kedepannya pemerintah provinsi Kalbar ingin konversi Batu Bara dengan Cangkang Sawit, pabrik Sawit berdampak nyata untuk pemenuhan energi yang berdampak di Kalimantan Barat. Sebanyak 140 PKS di Kalbar bisa penuhi energi listrik untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat Kalimantan Barat

"Ia berharap kepada perusahaan agar jangan lagi menjual cangkang Sawit keluar  Kalbar,himbauan ini kita lakukan untuk meringankan beban kita untuk membangun Kalimantan Barat ini.

"Karena banyak perusahaan menggunakan kalimat ayu tingting alamat palsu," ujarnya.

Ia berpesan kepada masyarakat Dayak kabupaten Sekadau,agar ketika Gawai jangan minum-minum terlalu berlebihan. Bahkan, jangan minum malah dilombakan sampai mabuk, karena sejatinya minum hanya ritual suku Dayak. 

"Karena Gawai adalah sesuatu yang sakral bagi suku Dayak,bukan ajang untuk mabu-mabukan," pesannya.

Ditempat yang sama Bupati Sekadau Aron,SH dalam sambutanya mengatakan, bahwa Gawai Dayak adalah rangkaian penutupan seluruh gawai Dayak di kabupaten Sekadau selesai dan ditutup dengan Gawai Dayak Kabupaten.

Akibat efesiensi kata dia lagi,tahun ini hampir tidak melaksanakan Gawai Dayak, namun berkat keuletan jajaran Panitia dan DAD yang cekatan mencari bantuan dana dari para donatur yang begitu antusias untuk menyukseskan Gawai, akhirnya membuahkan hasil sehingga hari ını kita bisa melakukan pembukaan Gawai yang ke XV.

Menurut dia, Gawai merupakan acara untuk melestarikan adat budaya Dayak kabupaten Sekadau. Seperti contoh tarian kolosal seperti yang kita saksikan. semua itu adalah tarian yang pernah dilakukan oleh para leluhur kita dulu.

Sehingga sebagai generasi penerus Dayak, mereka paham dan mengerti budaya Dayak di kabupaten Sekadau 

"Atas nama Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau saya mengucapkan terimakasih kepada sub suku benawas sebagai tuan rumah pada Gawai Dayak tahun ını.

Hampir Rp 70 juta sumbangan dari semua kampung Benawas dan ditambah sponsor lainnya, untuk meringankan anggaran Gawai. "Ini contoh yang baik buat kita semua dan sub suku lain di kabupaten Sekadau," kata Aron.

Menurut dia,aslinya kegiatan Gawai adalah ritual mengantar benih ke Jurong, tujuannya agar tahun-tahun depan ketika Gawai bisa mendapatkan rejeki padi yang melimpah. "Sejatinya Gawai adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan yang mahakuasa agar setelah diberikan hasil panen yang melimpah," katanya.

Ia meminta kepada seluruh pemilik stand selama perhelatan Gawai agar menjaga kebersihan, untuk diketahui satu hari saja di kota Sekadau sampah bisa mencapai 14 ton, beberapa tahun kedepan TPA tidak cukup, makanya para pemilik stand agar pahami masalah sampah. Jangan jadi beban baru bagi petugas sampah di kabupaten Sekadau.

"Sebagai penutup saya banyak mengucap trimakasih kepada TNI, Polri di kabupaten Sekadau yang telah menjaga keamanan selama pembukaan dan pawai budaya tadi.Setiap tahunnya tamu undangan yang hadir selalu banyak yang hadir," katanya.

Sementara itu Jefray Raja Tugam ketua DAD kabupaten Sekadau dalam sambutanya meminta agar selama perhelatan Gawai tidak dinodai oleh hal-hal yang kurang baik,demi menjaga marwah suku Dayak kabupaten Sekadau. 

Karena sejatinya kegiatan Gawai adalah tempat kita bersenang-senang dan bersilaturahmi antar teman dan kerabat, bukan ajang untuk ugal-ugalan.

"Minum jangan sampai mabuk, karena jika mabuk bisa merubah prilaku orang," pesannya.

Sementara itu ditempat yang sama Bernadus Mohtar, ketua panitia Gawai ke XV tahun 2026 dalam laporan mengatakan, ia menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah maupun dan Pemerintah Provinsi Kalbar, para donatur, dan tuan rumah sub suku Benawas,  yang telah memberikan support, sehingga semua rangkaian acara pembukaan Gawai bisa berjalan dengan baik.

“Kami ajak seluruh lapisan masyarakat Sekadau bisa datang meramaikan dan menyaksikan perhelatan gawai Dayak kabupaten Sekadau” pintanya.

Turut Hadir Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan bersama istri, Bupati Sekadau Aron bersama istri, Wakil Bupati Sekadau Subandrio bersama istri, Ketua DPRD Prov. Kalbar Aloysius, Wakil Bupati Sanggau Susana Harvena, Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama, Pasi Intel Kodim 1204/ Sanggau Kapten Inf Fian, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Hermanto dan beberapa anggotanya, Ketua DAD Kabupaten Sekadau Jeffray Raja Tugam, Ketua-ketua DAD di 7 Kecamatan, Ketua MABT Harianto, Ketua MABM Safi'i Yanto 

Kepala SKPD Provinsi Kalbar dan sejumlah kepala SKPD kabupaten Sekadau, Raja Kusuma Negara Sekadau, Ketua Ormas Dayak, pihak Perusahaan, Instansi Perbankan dan Koperasi CU serta semua ketua Paguyuban se-Kabupaten Sekadau(tar/wos).

Selasa, Juli 21, 2026

Bersinergi Dengan Polri, Koramil Sekadau Hilir Ikut Amankan Pawai Gawai Dayak

Petugas dari Koramil Sekadau Hilir bersama Pol PP dan Polri dari Polres Sekadau dalam rangka pengamanan Pawai Budaya Gawai Dayak ke 15 kabupaten Sekadau, Selasa (21/07/2026) pukul 07.00 WIB.
SEKADAU-FAKTAPAGI.COM. Untuk membantu memperlancar lalulintas pawai budaya pada momen kegiatan Gawai Dayak ke 15 kabupaten Sekadau tahun 2026. Koramil 1204-15 Sekadau berkolaborasi dengan Polri untuk melaksanakan pengamanan lalulintas selama kegiatan pawai Budaya sebagai rangkaian kegiatan pembukaan Gawai Dayak,di kawasan Betang Youth Center, Jalan Panglima Naga, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Selasa (21/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB. 

Pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh rangkaian pawai budaya dapat berlangsung lancar. Bersinergi dengan Polri Koramil-1204-15 Sekadau Hilir serta Pemerintah Daerah, panitia, dan unsur terkait lainnya untuk mengatur arus lalulintas para peserta pawai maupun masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

Pawai budaya Gawai Dayak menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya dari utusan Dewan Adat Dayak (DAD) tujuh kecamatan, paguyuban, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum pelestarian adat dan budaya Dayak sekaligus mempererat persatuan serta kebersamaan di tengah masyarakat.

Komandan Koramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten Arm Syarif Mahendra menyampaikan, bahwa kehadiran personel TNI di lapangan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat.

"Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh peserta dan masyarakat yang mengikuti Gawai Dayak. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan budaya ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses," ujarnya.

Dengan pengamanan yang optimal dari aparat gabungan, pelaksanaan Pawai Gawai Dayak ke-XV Kabupaten Sekadau berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap pelestarian budaya serta penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat(pendim 1204 Sgu/redaksi).